
Pagi ini aku bangun seperti biasanya di temani oleh urszula, Ursina dan Arne akan tetapi aku tak melihat kabold hitam kemarin di sekitar kami. Setelah lama melihat sekitar untuk mencari kabold itu akhirnya aku menemukan dia.
Kabold itu terlihat terluka akibat dari serangan monster dan tubuhnya di basahi oleh darah miliknya.
"Hei apa yang terjadi dengan mu?, kenapa kau berdarah sangat banyak?".
Karena khawatir dengan kondisinya aku langsung mengobatinya dengan sihir penyembuhan. Ia pun langsung sembuh dari luka lukanya sayangnya sekarang ia langsung pingsan tak sadarkan diri.
Setelah menyembunyikan aku pergi ke arah tempat ia muncul di hadapanku tadi, kemudian aku menemukan bahwa ia tadi sedang bertarung dengan sisa kabold yang belum kami bunuh malam tadi. Kesetiaan miliknya sangatlah kuat sampai sampai ia rela mengorbankan dirinya sendiri untuk kami.
Melihat itu aku teringat tentang diriku yang pernah membunuh para goblin sendirian walupun saat itu aku belum terlalu kuat. Pembantaian yang di lakukan oleh kabold itu membuatku semakin percaya bahwa kabold itu akan menjadi seorang yang kuat sama sepertiku.
Ketika sedang mengingat ingatan lamaku, aku teringat sebuah janji milikku dan para gadis yang ku selamatkan dari para goblin, kami berjanji akan bertemu lagi besok kalau tidak salah.
Hari ini aku tak ingin pergi keluar untuk berburu, soalnya hari ini aku sedang tidak mood dan intuisi ku mengatakan untuk tidak pergi berburu atau aku akan sangat menyesali perbuatan ku. Karena tak pergi berburu, hari ini kami hanya memakan daging kabold sebagai sarapan dan beberapa buah buahan yang ada di penyimpanan makanan milik kabold king.
Kami tak memiliki banyak kegiatan yang bisa kami lakukan di sini. Sebenarnya aku ingin sekali keluar untuk berburu sayangnya intuisi ku mengatakan untuk tidak pergi berburu.
Oleh sebab itu aku memutuskan untuk mengotak atik points skill milikku.
Pertama-tama aku akan mencari skill yang berguna untuk bertahan hidup dan selanjutnya aku akan mencari sihir baru. Setelah lama menelusuri skill yang bisa aku beli akhirnya aku menemukan skill yang cocok untuk ku yaitu [intimidation resistance(1)], kegunaannya sama seperti namanya. Kemudian ada juga skill [apprissal(1)] skill ini berguna untuk mengidentifikasi sesuatu, Lalu ada juga skill [item box] skill untuk menyimpan barang, Itu semua adalah skill yang ku beli untuk bertahan hidup dan harganya sangat mahal yaitu 125sp, akibatnya aku tak bisa membeli sihir baru.
Pada akhirnya aku hanya membeli skill yang tidak berguna di pertarungan dan hanya satu yang berguna Yaitu [intimidation resistance(1)] hanya satu ini yang berguna di pertarungan. sisa sp ku sekarang adalah 34sp.
Kemudian aku kembali memeriksa skill yang mungkin bisa aku beli dengan 34 sp dan akhirnya aku menemukan satu skill yang sepertinya sangat berguna Yaitu [Telekinesis]. Sekarang aku bisa menggerakkan barang dengan menggunakan skill ini walaupun setiap menitnya mengkonsumsi 1mp.
Sekarang aku bisa mengelus kepala urszula dan Ursina. Hehehe senangnya diri ku bisa mengelus mereka. kembali ke topik, setelah membeli skill baru aku menghabiskan seluruh points skill milikku, aku tak begitu peduli soal points skill yang habis pasalnya sekarang aku mempunyai skill yang bagus hanya dengan menggunakan points skill. Karena sudah membeli skill baru aku ingin sekali mencobanya terutama skill apprissal dan item box soalnya ketika aku di bumi dulu setiap membaca komik atau novel isekai pasti main character mempunyai skill ini. Tanpa basa basi aku langsung menggunakan skill Apprissal untuk menilai barang milik kabold king Yaitu pedang besarnya.
[Nama barang: None
Jenis: Pedang besar
Atribut: None
Efek: meningkatkan atk sebesar 5+
Sepertinya pedang milik kabold king cuma pedang biasa dan tak memiliki atribut apapun. Pedang besar ini seperti tak memiliki kegunaan saja pasalnya pedang ini cuma menaikan atk sebesar 5+ dan beratnya saja mencapai 50kg. Ketika di ingat ingat sebenarnya kabold king cukup kuat bisa dengan mudah mengayunkan pedang ini dengan leluasa. Aku iri dengan kabold yang bisa memegang senjata dan aku tak bisa sama sekali. Tunggu saja saatnya tiba aku akan menjadi monster dengan bentuk humanoid yang terkuat.
__ADS_1
Tiba tiba dari belakangku terdengar suara seseorang terengah-engah, ia bersuara
“Ah, maafkan aku tuan karena sudah merepotkanmu untuk menyelamatkan ku”
Ternyata itu adalah kabold hitam yang aku selamatkan tadi saat ia sedang sekarat setelah melawan banyak kabold sekaligus sendirian, ia sekarang sudah pulih walaupun belum puih total dari cidera yang ia terima selama pertarungan.
“Sudah kewajiban ku sebagai pemimpin untuk menyelamatkan bawahannya”.
Pertkataanku malah membuatnya semakin gusar dan gelisah.
“Maafkan bawanmu ini tuan karena tak dapat melindungi dirinya sendiri”
“Sudahlah kau takperlu memikirkannya lagi dan sebaiknya kau memulihkan dirimu terlebih dahulu, juga sebaiknya aku memberimu sebuah nama agar aku mudah memanggilmu, biarkan aku memikirkannya sebentar”
“Terima kasih tuan karena sudah memberikan sebuah kesempatan untuk ku agar dapat di beri nama oleh dirimu, aku berjanj tidak akan mengkhianati ekspetasi mu”
“Ahhh, aku baru ingat bahwa kau mirip dengan sesuatu di kehidupan lama ku”
“Kehidupan lama tuan?”
“Ahh kau tak perlu memikirkannya dan mulai sekarang nama mu adalah anubis, seorang dewa yang menguasai kematian. Jangan buat aku menyesali telah memberimu nama seorang dewa dan jadilah kuat agar kau tak membuat malu nama anubis”
Setelah itu percakapan antara kami pun berhenti berbicang dan mulailah suasana yang canggung untungnya urszula datang kepadaku dan langsung bertannya.
“Tuan kumbang kenapa kau tak berburu hari ini kenapa tidak pergi berburu?, jika tuan tak ingin pergi berburu biarkan kami berdua saja yang pergi benarkan ursina?”(urszula).
“Bukannya aku tak ingin pergi berburu hanya saja intuisi ku mengatakan untuk tak pergi keluar dan sebaiknya kalian tidak pergi bermain main keluar paham?” Dengan tegas aku melarang mereka untuk pergi keluar.
“Ehh, kukira hanya aku yang mempunyai intuisi agar tidak keluar, ternyata tuan kumbang juga mempunyai intuisi yang sama dengan ku”(Arne). Tiba tiba arne datang di belakang ku dan langsung menyela pembicaraan ku dengan urszula tanpa permisi sedikit pun serta membawa buah buahan di tangan kanan serta tangan kirinya.
“Hey Arne, menyela pembicaraan antara dua orang itu bukalah perbuatan yang baik kautahu”. Aku merasa kesal karena pembicaraan ku dengan urszula di sela olehnya,walaupun itu bukanlah sesuatu yang bisa di besar besarkan akan tetapi mengajarkan kepada mereka sebuah sopan santun bukanlah hal yang buruk bukan?.
“Hehe maafkan aku kalau menyela pembicaraaan kalian”(Arne).
“Sudahlah yang penting kau tak akan mengulanginya lagi dan belajar dari kesalahan yang telah kau perbuat”.
Setelah itu kami semua sepakat untuk tidak keluar dari sarang kabold king dan tinggal di dalam sampai matahari terbenam. Karena sudah tak ada lagi yang bisa di lakukan, aku hanya bisa berbicang bincang bersama mereka sepanjang hari dan menghabiskan waktu dengan merawat luka anubis.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian, Kami sudah merasa mati kebosanan karena tidak ada hal yang dapat kami lakukan dan hanya bisa berbincang satu sama lain. Karena kebosanan ku sudah terlalu banyak akhirnya aku menggunakan skill [Telekinesis] dan aku mengelus kepala urszula dan ursina untuk pertama kalinya dan mereka pun tiba tiba merasa kebingungan.
“Ehh kenapa merasa kepalaku sedang di elus?”(Urszula).
“Kak kau juga merasakan merasakan di elus juga?”(Ursina).
“Apakah kalian tidak senang jika aku mengelus kepala kalian?”
“EHHHHH, tapi bagaimanakau melakukannya tuan kumbang?, bukankah tangan mu sangat kecil?”(Urszula).
“Hehehe, aku mempunyai skill [Telekinesis] makanya aku bisa mengelus kepala kalian”.
“Jadi sekarang kau bisa mengelus kami dengan leluasa”(Urszula & Ursina).
Mereka terlihat senang saat aku mengelus kepala dan mereka sama sekali tak bisa menyembuyikan perasaan senang yang mereka rasakan dan itu membuatku senang juga.
Setelah lama bercangkrama akhirnya kami selesai juga pada malam hari. Sampai saat ini aku tak percaya kalo kami bisa kalau kami bisa melewati hari dengan hanya berbincang satu sama lain, saat dalam percakapan tadi aku mengetahui fakta bahwa Arne sang dryad sudah hidup lebih dari 100 tahun di hutan ini maka dari itulah ia mengetahui banyak hal tentang ekosistem di hutan besar yang kami tinggali, sayangnya ia hanya mengetahui informasi sampai ke area 2 dan area seterusnya ia sama sekali tak mengetahui apapun.
Berakhirlah hari ke 11 kami dengan sigkat
Nama: None
Ras: the golden fighting rhinoceros beetle
Level: 45
Atribut: HP [425/425] | MP [202/202] | STR [217] | INT [112] | AGI [123] | DEX [127] | LUK [99] | VIT [155]
Skill: [STRONG BODY] [KETAHANAN FISIK(5)]
[KETAHANAN LELAH(3)] [REGENERASI (5)] [KETAHANAN KOROSIF(3)] [KETAHANAN PANAS (3)] [RAMMING(4)] [SEMBUNYI(2)] [MELARIKAN DIRI(2)] [SILENT KILL(2)][SIHIR API(3)] [SIHIR AIR(1)] [SIHIR ANGIN(2)] [SIHIR BUMI(3)] [KOROSIF(3)] dan [ALL LANGUAGES] [TELEPATI] [SIHIR PENYEMBUHAN (1)] [TRANSFER SKILL] [SKILL THIEF(1)] [ACCELERATION(2)][LEADERSHIP(2)][DEFENSE(5)][Telekinesis] [intimidation resistance(1)] [apprissal(1)][item box].
Syarat evolusi:Capai level 101 dan bunuh monster dengan beberapa level di atas mu.
Skill points:0sp
*NOTE*
__ADS_1
MAAF YAA BARU UP SEKARANG SOALNYA KEMARIN SELAIN HP AUTHOR YANG SEMPAT RUSAK DI TAMBAH ADA TUGAS DARI GURU 3 BAB LAGI………….