
Pagi hari ini aku bangun seperti biasanya di pagi hari yang cerah, di sebelah ku ada 4 gadis yang masih tertidur lelap layaknya seorang mayat tak bergerak sedikitpun. Sepertinya mereka sengat kelelahan akibat dari perbuatan para prajurit yang kami lawan kemarin.
Ketika mereka bangun nanti akan aku tanya pada mereka kenapa mereka sampai terluka begitu parah dan tertangkap oleh prajurit bersenjata itu. Lebih baik aku keluar dulu dari sini dan melihat yang lain.
Di saat aku keluar dari ruang tempat tidurku, aku di kaget kan dengan anubis yang tidur sambil duduk di depan kamar tidurku, sepertinya dia menjaga ku semalam dan aku tak menyadarinya sedikitpun, bukankah dia masih dirawat kemarin dan belum bangun? lebih baik aku tak memikirkan hal itu.
Kemudian aku pergi menuju kamar urszula, Ursina dan Arne untuk memeriksa mereka dan semuanya masih tertidur lelap terutama Arne yang sangat kelelahan kemarin karena kami berdua melawan banyak prajurit.
Setelah memastikan bahwa mereka baik baik saja aku kemudian pergi keluar goa untuk berburu di sekitar sini dan sebaiknya tidak keluar lebih jauh lagi. Setelah berkeliling lama, akhirnya aku menemukan hewan untuk di buru,
tak perlu waktu lama aku langsung membunuhnya kemudian membawanya pulang ke goa.
Sesampainya di goa aku langsung di suguhkan dengan situasi yang agak canggung, pasalnya para gadis yang aku selamatkan malah terlihat melawan anubis dan lainnya, terutama gadis petualang yang langsung mengambil posisi bertarung dengan kedua tangan kosong.
Kemudian aku mendarat di tengah tengah mereka dengan seekor rusa di punggung ku.
"Hei!! kenapa kalian jangan berkelahi".
aku dengan cepat menghentikan perkelahian mereka dan merekapun langsung menghentikan perkelahian nya, kemudian aku menjelaskan pada para gadis tentang situasi saat ini, ketika aku menjelaskan pada mereka tentang situasi saat ini mereka terlihat sangat bersyukur dan sedih pada saat bersamaan.
"maafkan kami telah membuat masalah pada mu tuan kumbang".
Salah satu dari gadis itu meminta maaf padaku karena mereka merasa telah membuat masalah padaku padahal mereka sama sekali tidak salah.
"Sudahlah jangan di pikirkan, sebaiknya kita masak terlebih dahulu, Apakah salah satu dari kalian bisa memasak?"
"Kami bisa memasak tuan dan kebetulan job kami adalah chef".
Para wanita kembar itu langsung menjawab pertanyaan ku dan mereka ternyata adalah chef, itu membuat ku sedikit terkejut soalnya pada perkenalkan pertama mereka memperkenalkan diri sebagai pedagang dan ternyata mereka adalah chef.
Kemudian aku membiarkan mereka memasak walaupun hanya bisa memasak dengan menggunakan teknik bakar, masakan mereka sudah sangat enak mungkin ini efek dari job chef mereka.
Setelah sarapan pagi aku pun bertanya pada mereka tentang apa yang terjadi semenjak mereka tinggal di desa itu.
"sebenarnya kami bisa sampai ke kondisi saat ini karena salah satu penduduk desa itu melaporkan kepada bangsawan yang mengelola desa tersebut, kemudian...".
Mereka pun menceritakan pada kami tentang kejadian yang menimpa mereka, pada dasarnya mereka hanyalah korban fitnah dari seorang penduduk yang melapor pada bangsawan tempat mereka tinggal.
Penduduk itu mengatakan pada bangsawan bahwa para gadis adalah utusan dari iblis yang tinggal di dalam hutan dan mereka di suruh untuk memata-matai desa tersebut, oleh karena itu mereka langsung di tangkap oleh bangsawan itu.
Pada saat mereka ingin di tangkap ada seorang pak tua yang menghalangi para prajurit untuk menangkap para gadis, aku berasumsi pak tua yang membela mereka adalah pak tua yang sama dengan pak tua yang menjadi rekan ku waktu itu.
__ADS_1
Pak tua itu berkali kali mengatakan bahwa mereka buka utusan iblis dan berkali kali berunding dengan para prajurit, pada akhirnya para prajurit tidak memperdulikan kata pak tua itu dan langsung menculik para gadis lalu menyiksa mereka dan mengakibatkan luka di muka gadis petualang walaupun sudah aku sembuhkan.
Setelah para gadis di culik pak tua itu langsung cemas dan langsung pergi ke kamp prajurit untuk mencari para gadis, sayangnya ia malah di hadang oleh para penduduk desa yang telah di hasut untuk menahan pak tua itu dan berakhir dengan pak tua itu tidak bisa melakukan apa apa.
Sekarang aku tau bahwa nyawa para gadis ini terancam karena pernah dekat dengan ku dan mereka sudah tak punya tempat tinggal lagi, lebih baik aku membawa mereka bersama kami.
Akan tetapi hanya dua di antara mereka yang bisa bertarung dan dua lainnya hanya seorang chef, tidak baik untuk meninggal mereka begitu saja setelah kejadian yang mengerikan itu.
Untung saja aku datang lebih cepat untuk menolong mereka dan merekapun selamat dengan hanya menderita luka yang lebih sedikit.
Jika saja aku terlambat sehari saja mungkin mereka semua sudah jadi mayat membusuk atau mungkin mereka di jadikan budak, Sepertinya niatku untuk membawa mereka bersama adalah jalan yang paling tepat.
Setelah menceritakan tentang permasalahan yang terjadi akhirnya mereka semua nangis terisak-isak dan sepertinya Arne beserta urszula dan Ursina sangat marah besar pada prajurit itu, begitu juga dengan ku yang dari awalnya sudah tak dapat menahan emosi ku lagi.
Walaupun begitu kami tetap diam di dalam goa ini dan tak pergi membalas dendam langsung, di karenakan kami tahu bahwa di hutan ini ada eksistensi yang lebih kuat dari kami dan jika kami menyerang secara sembrono akan mengakibatkan kematian.
Oleh karena itu kami akhirnya memutuskan untuk membuat persiapan sebelum melawan para prajurit dan menyiapkan peralatan untuk kami gunakan, tak lama setelah itu kami memulai perbincangan tentang rencana memulai penyerangan.
Arne yang sudah sangat mengenal area pertama hutan ini lantas memimpin rancangan yang kami persiapkan, lalu kami semua mulai membuat rancangan penyerangan dan pada akhirnya kami mendapatkan sebuah rencana ,yaitu:
Pertama, aku akan bertindak sebagai pengalihan untuk membuat para prajurit menyerbuku.
Ketiga, anubis dan Arne akan bertindak sebagai penyerang utama yang akan menyerang kamp prajurit yang telah pergi mengejar ku.
Terakhir, jika para prajurit belum tewas sepenuhnya aku akan menyerbu mereka semua dan untuk pak tua penyihir itu akan ku bunuh sendiri.
Dan begitu rencana kami secara garis besar dan untuk memulai penyerangan itu sendiri kami akan memulainya pada saat kondisi menguntungkan bagi kami. Untuk para gadis mereka semua tidak ikut berperang dan mereka semua akan tinggal di goa untuk beristirahat.
Penyerangan kali ini mungkin akan meningkatkan banyak level serta skill ku dan itu akan menjadi sebuah keuntungan yang luar biasa bagi ku, Lalu jika rencana kami berjalan dengan lancar aku berniat untuk melawan kadal raksasa setelah penyerbuan itu.
Mungkin dengan naiknya levelku setelah melakukan penyerbuan aku bisa melawan kadal raksasa yang pernah menindas ku dulu.
Pada dasarnya penyerbuan ini sangat membuat ku untung besar dan kerugian yang ku alami mungkin hanya sedikit.
Serta yang lain mungkin memiliki kesempatan untuk berevolusi setelah penyerbuan kali ini dan kami akan dapat menjelajahi area kedua dari hutan ini, Walupun kami saat ini belum tau apa pun tengang area kedua.
Setelah berbincang bincang aku menyadari bahwa hari ini sudah masuk ke siang hari dan Saatnya kami akan makan siang, kemudian aku pergi keluar bersama dengan anubis untuk berburu.
Di tengah perjalanan berburu kami berdua melihat bahwa para prajurit itu juga pergi berburu di dalam hutan, melihat kesempatan yang ada di depan mata kami langsung menyerang mereka diam diam.
Hasilnya para prajurit yang berburu itu mati semua dan aku naik satu level, serta hasil buruan para prajurit itu akan menjadi milik kami Sekarang, kami sangat untuk besar dalam hal ini.
__ADS_1
Kemudian kami langsung pulang ke rumah untuk makan siang yang akan di siapkan oleh saudari kembar, beberapa saat kemudian makanan sudah selesai dan kami pun makan siang.
Setelah makan siang, kami tak mempunyai kesibukan lainnya dan terlintas di pikiranku untuk melatih gadis petualang dan gadis elf,
lalu aku menyuruh Arne untuk melatih gadis elf dan anubis untuk melatih gadis petualang.
Awalnya anubis menolak hal itu pasalnya ia merasa tidak cukup kuat untuk melatih gadis petualang itu.
Akhirnya aku bisa meyakinkan anubis untuk melatih gadis petualang itu dan gadis itu pun berlatih dengan anubis, sedangkan untuk para saudari kembar mereka akan aku latih menggunakan sihir penyembuhan.
Urszula dan Ursina yang sekarang malah tidak mempunyai urusan lagi dan mereka memutuskan untuk berlatih berdua, Beberapa jam kemudian aku berhasil melatih saudari kembar untuk menggunakan sihir penyembuhan dan gadis elf berhasil menggunakan sihir tanaman seperti yang di ajarkan Arne, tetapi sepertinya gadis elf itu lebih ahli dengan panah di bandingkan dengan sihir tanaman.
Gadis petualang yang di ajak berlatih oleh anubis sekarang sudah dapat menggunakan teknik pedang yang lebih baik dan anubis sendiri sudah dapat menggunakan teknik tombak lebih baik, mereka berdua saling menguntungkan dalam hal teknik bertarung dan sepertinya anubis memiliki sejumlah mana yang lebih banyak daripada kabold pada umumnya.
Ketika kami sudah selesai berlatih hari sudah menjelang malam, aku pun langsung membuat sebuah ruangan di dalam goa menggunakan sihir bumi untuk membuat satu ruangan terpisah yang akan di gunakan sebagai tempat mandi. Lalu aku mengisi ruangan itu dengan sihir air serta memanaskan airnya dengan sihir api.
Setelah kami semua mandi, kami langsung masuk kemar tempat tidur dan langsung tidur, untuk para gadis mereka masih tidur di ruangan ku karena ruangan di dalan goa sudah tidak bisa di tambah lagi.
Begitulah hari ke 13 berakhir dengan cepat.
Nama: None
Ras: the golden fighting rhinoceros beetle
Level: 49
Atribut: HP [452/454] | MP [225/225] | STR [235] | INT [127] | AGI [148] | DEX [140] | LUK [99] | VIT [170]
Skill: [STRONG BODY] [KETAHANAN FISIK(5)]
[KETAHANAN LELAH(3)] [REGENERASI (5)] [KETAHANAN KOROSIF(3)] [KETAHANAN PANAS (3)] [RAMMING(4)] [SEMBUNYI(4)] [MELARIKAN DIRI(2)] [SILENT KILL(3)][SIHIR API(3)] [SIHIR AIR(1)] [SIHIR ANGIN(2)] [SIHIR BUMI(3)] [KOROSIF(3)][ALL LANGUAGES][TELEPATI] [SIHIR PENYEMBUHAN (1)] [TRANSFER SKILL] [SKILL THIEF(1)] [ACCELERATION(2)][LEADERSHIP(2)][DEFENSE(5)][Telekinesis] [intimidation resistance(1)] [apprissal(1)][item box].
Syarat evolusi:Capai level 101 dan bunuh monster dengan beberapa level di atas mu.
Skill points:10sp
***NOTE*
SEMOGA KALIAN MENIKMATI CHAPTER KALI INI DAN TETAP SUPPORT AUTHOR DENGAN CARA KOMEN DAN LIKENYA YANG BANYAK OK?
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA CHAPTER KALI INI DAN SAMPAI JUMPA LAIN WAKTU**
__ADS_1