Legenda Kumbang Terkuat

Legenda Kumbang Terkuat
Day 12


__ADS_3

Pagi ini aku bangun seperti biasanya dan di temani oleh urszula dan ursina di samping kanan dan kiri ku, kemarin kami hanya menghabiskan waktu dengan berbincang di sarang kabold dan pagi hari ini kami akan pergi menuju goa tempat tinggal lama kami.


Tak memerlukan banyak waktu hingga kami semua sampai di depan goa tempat tinggal kami.


“ahh rasanya seperti sudah sangat lama kita tak melihat goa ini”(Ursina).


“Benar padahal kita Cuma pergi dua hari dari goa ini”(Urszula).


“Dari pada membahas itu lebih baik kalian pergi mandi di sungai sana, bau tubuh kalian sangat menyengat”.


Aku menggoda mereka dengan iseng dan itu sangat menyenangkan, karena aku dapat melihat muka cemberut mereka walaupun mereka hanya beruang. Setelah bercada dengan mereka aku pun pergi keluar goa bersama Arne, aku akan pergi berburu dan Arne akan menjadi pemandu hutan untuk ku karena dia mempunyai skill yang berguna untuk mengendalikan tanaman di sekitar tempat dia berada.


Di tengah tengah perjalanan kami melihat sekumpulan orang dengan baju zirah sedang berkumpul di dekat pinggir hutan. Aku dan Arne lantas kebingungan dengan situasi yang kami lihat dan di tengah tengah para prajurit itu ada 3 orang gadis manusia dan 1 gadis elf yang aku selamatkan dari para goblin.


Di tubuh para gadis itu terlihat ada bekas luka lebam dan salah satu dari mereka yaitu gadis petualang, mukanya terlihat terluka oleh sebuah tebasan tepat di dahinya sampai ke dagunya, bekas tebasan itu terlihat seperti bekas tebasan yang di lakukan dengan sebuah pisau dan sepertinya orang yang menebas muka gadis itu sudah berpengalaman.


Ketika melihat pemandangan itu lantas aku terpancing amarah, ini merupakan sebuah kelemahan milikku yaitu mudah terpancing amarah dan sifat ini merupakan salah satu sifat yang mudah untuk di manfaatkan oleh karena itu aku berniat untuk merubah sifat milikku ini walaupun sangat sulit. Tanpa kami sadari para manusia berzirah itu sudah menemukan posisi tempat kami mengamati mereka dan para prajurit itu langsung maju ke arah kami bersembunyi.


Melihat mereka pergi menuju arah kami aku dan Arne langsung pergi dari tempat persembunyian kami, bukannya aku takut melawan mereka atau apa hanya saja aku berniat untuk menyelamatkan para gadis itu dan langsung pergi bersembunyi lagi dari hadapan para prajurit.


Tak butuh waktu lama sampai aku dan Arne dapat tempat persembunyian baru, hal ini di sebabkan oleh salah satu dari kemampuan kami aku mempunya skill [Sembunyi(2)] dan Arne dengan kemampuannya yang bisa bergabung dengan tanaman manapun yang berada di sekitarnya sesuka hatinya.


Dengan kemampuan kami tak seorang pun dari para prajurit mengetahui posisi kami sebenarnya padahal, kami berada tepat di samping base camp mereka berkumpul. Persembunyian kami yang sudah ku percaya tak seorang pun akan mengetahui keberadaannya akhirnya terbongkar oleh seorang kakek kakek dengan tongkat sihir berukuran 1 meter di tangannya.


Kakek itu dengan cepat menemukan tempat persembunyian kami ketika ia tiba di base camp tersebut, walupun tak terlihat kuat tetapi pada kenyataannya ia sangat lah kuat aku tau itu dengan sekilas melihat kemampuannya dengan skill[Apprisal(1)] dan kemampuan dia yang aku lihat sebagai berikut.


Nama: Zeff reakna


Job: Greet Wizard


Level:123


Atribut: HP [513/513] | MP [401/401] | STR [81] | INT [125] | AGI [93] | DEX [177] | LUK [73] | VIT [83]


Skill:[Sihir api(5)] [Sihir angin (3)] [Ketahanan sihir(2)] [Sihir non atribut(3)] [Perapalan cepat(2)] [Deteksi musuh (3)]


Ketika melihat levelnya tak mungkin aku tak kagum di buatnya, Pasalnya aku melihat seseorang yang mempunyai level yang di atas milikku dan ini pertama kalinya untukku soalnya aku dulu belum bisa melihat status milik orang lain dan hanya bisa mengira ngira seberapa kuatnya musuh yang akan aku lawan.


Apalagi ketika aku melihat atribut yang ia miliki, Ia memiliki MP yang banyak dan sayangnya atributnya hanya di fokuskan pada MP nya saja dan tak menambahkan untuk atribut yang lain sepertiku. Seketika terlintas di kepalaku untuk melawannya walaupun ia memiliki sihir yang lebih tinggi tetapi ia hanya fokus pada sihir dan tak mencakup lainnya, hal ini bisa ku manfaatkan untuk membunuhnya dengan cepat sayangnya ia memiliki skill [Deteksi musuh(3)] yang membuatku susah untuk mendekatinya.


Lebih baik aku dan Arne pergi dari Base camp mereka terlebih dahulu sebelum menyelamatkan 4 gadis yang mereka tangkap, kemudian aku dan Arne pergi masuk mendalami hutan dengan Arne di dapan dan aku di belakang untuk menjaganya dan dia untuk memanduku masuk ke dalam pelosok hutan untuk bersembunyi. Kalian mungkin bertanya tanya kenapa aku dan Arne tak pergi ke goa tempat tinggal kami, soalnya jika kami pergi ke goa untuk bersembunyi para prajurit itu pasti akan tau dimana tempat kami tinggal dan mudah untuk mereka menyerbu kami dalam sekali serang,


Dengan begitu kami pun masuk kedalam hutan meninggalkan para prajurit di belakang kami dan langsung mengambil posisi siap untuk menyerang dengan tiba tiba, beberapa saat kemudian para prajurit telah tiba di dekat kami akan tetapi aku tak melihat pak tua itu di sekitar mereka dan ini menjadi sebuah keuntungan besar bagiku dan Arne.

__ADS_1


Tak lama setelah prajurit itu tiba di dekat kami, satu persatu dari para prajurit mati secara misterius tak seorang pun dati mereka menyadari dan mengetahui bagaimana cara mereka mati tiba tiba, berbeda dengan ku dan Arne yang tau kalau kami yang membunuh mereka satu persatu. Aku dengan menggunakan [Silent kill(2)] dan Arne dengan sihir alam miliknya, kami berdua membunuh para prajurit itu sama mudahnya dengan membalik telpak tangan dan saat para prajurit yang mengejar kami telah tewas sepenuhnya


aku pun naik level.


[Anda naik level]


[Anda naik level]


[Anda naik level]


Ketika naik level aku sangat kegirangan dan hampir melupakan penyerangan yang kami alami, belum selesai di situ saat aku masih kegirangan aku kembali mendengar suara notifikasi di kepalku.


[Skill [Sembunyi] anda naik level]


[Skill [Silent kill] anda naik level]


Bukan hanya level personalku yang naik ternyata level skill ku juga naik ketika selsai membunuh semua prajurit itu, aku sangat berterima kasih pada kalian yang sudahmati untukku hehehe. Tak sampai di situ juga sekali lagi aku mendengarkan suara notifikasi di kepalaku.


[Fitur baru terbuka, sekarang host dapat mengupgrade skill dengan point skill].


Apaaaa!!!!, ketika mendengar suara notifikasi itu aku sangat terkejut dan tak bisa berkata kata pasalnya aku bisa mengupgrade skill tanpa harus menggunakannya secara terus menerus dan hanya dengan menggunakan skill point aku bisa mengupgradenya.


Tanpa pikir panjang aku langsung ingin meningkatkan skill ku sayangnya aku hanya bisa meningkatkan salah satu skill karena aku baru tahu kalau meningkatkan skill itu sangat mahal dan harganya berbeda tergantung dengan level skill dan jenis skill, pada akhirnya aku hanya bisa meningkatkan skill [sembunyi(3)] menjadi [Sembunyi(4)] dan itu menghabiskan semua point skill milikku.


Awalnya aku merasa menyesal telah mengupgrade skill ini akan tetapi akhir akhirnya aku menyadari efek dari skill ini sangat bagus dan ini dapat di gunakan untuk bersembunyi dari jangkauan deteksi pak tua itu


Pada saat aku ingin melawan pak tua itu lagi, aku tiba tibadi hadang oleh Arne sebelum bergerak lebih jauh, aku pun kaget tiba tiba dihadang oleh Arne kemudianaku bertanya padanya kenapa dia menghadang ku.


“kenpa kau menghadang ku?”


Tanyaku padanya.


“Aku tahu kau akan pergi melawan pak tua itu tapi sebelum itu aku ingin kau tahu bahwa pak tua itu sangat kuat dan sebaiknya kau mengingat bahwa ada orang yang menunggu kepulangan kita berdua”(Arne).


“Benar juga katamu, baiklah aku tak akan kesana terlebih dahulu”.


Sambil mengatakan itu aku oun mengurungkan niat ku untuk melawan pak tua itu dan pergi pulang bersama Arne ke goa tetapi sebelum kami pergi aku berbincang dengan Arne sebentar.


“Hey Arne aku lupa memberitahu mu sesuatu”.


“Apa itu tuan kumbang?”(Arne).


“Sebenarnya hari ini aku mempunyai janji dengan seseorang dan sebaiknya kau pulang lebih dulu”

__ADS_1


“Katakan padaku itu tak memiliki hubungan dengan pasukan ini”(Arne).


“Ini tak ada hubungannya dengan mereka, aku berjanji”.


“Baiklah aku akan pulang lebih dulu dan jangan lama lama di luar karena sebentar lagi akan malam dan para pasukan itu bisa saja berkemungkinan menyergap kita”(Arne).


“Iya iya aku tak akan lama lama dan jangan lupa bawakan hewan buruan untuk Urszula dan ursina kalau kau pulang”.


Sambil mengatakan itu aku pun pergi meninggalkan Arne sendirian dan pergi menuju ke arah tempat 4 gadis itu di tawan. Tak butuh waktu lama aku sampai ke tempat mereka di tawan dan langsung pergi menuju arah mereka, di sana aku melihat mereka di kurung di dalam sebuah sel yang berbentuk sangkar dan satu gadis elf ada di tempat berbeda dengan wanita manusia.


Ketika aku hendak menuju ke arah para gadis itu di kurung, aku melihat ada dua orang penjaga yang menjaga sel mereka dan 5 orang yang menjaga sel gadis elf. Tak butuh waktu lama aku membunuh mereka semua karena mereka semua bukan lawanku makanya aku dengan mudah membunuh mereka semua, setelah itu aku membebaskan para gadis dan membawa mereka semua pergi dari sel itu.


Para gadis itu masih tak sadar diri dan aku membawa mereka semua dengan menggunakan skill [Telekinesis] untuk mengangkat mereka pergi menuju ke arah goa dan tak lupa menggunakan skill [Sembunyi(4)] untuk menyembunyikan kehadiran kami agar tak di sadari orang lain.


Tak lama kemudian aku telah sampai di goa tempat kami tinggal dan langsung merawat mereka menggunakan sihir penyembuhku, kagetnya aku saat aku menggunakan sihir penyembuh luka di muka gadis petualang langsung hilang begitu saja dan bekasnya pun tak tersisa sedikit pun.


Tak lama setelah itu datang lah urszula, ursina, arne serta anubis mendekati ku dan langsung bertanya padaku.


“Tuan kumbang siapa gadis yang kau bawa ini?”(Ursina).


Sambil memasang muka cemberut ia bertanya padaku.


“ahh,mereka ini gadis yang ku selamatkan dulu dari para goblin dan sekali lagi aku menyelamatkan mereka, dan ngomong ngomong kenapa kalian di sini dan bukannya tidur? Bukankah hari sudah malam? Lebih baik kalian pergi tidur sana”


Aku kemudian menyuruh mereka pergi tidur, kemudian aku membawa para gadis itu masuk keruangan ku untuk mengistirahatkan mereka.


Dan begitulah hari ke 12 berakhir


Nama: None


Ras: the golden fighting rhinoceros beetle


Level: 48


Atribut: HP [445/445] | MP [219/219] | STR [225] | INT [122] | AGI [143] | DEX [134] | LUK [99] | VIT [165]


Skill: [STRONG BODY] [KETAHANAN FISIK(5)]


[KETAHANAN LELAH(3)] [REGENERASI (5)] [KETAHANAN KOROSIF(3)] [KETAHANAN PANAS (3)] [RAMMING(4)] [SEMBUNYI(4)] [MELARIKAN DIRI(2)] [SILENT KILL(3)][SIHIR API(3)] [SIHIR AIR(1)] [SIHIR ANGIN(2)] [SIHIR BUMI(3)] [KOROSIF(3)][ALL LANGUAGES][TELEPATI] [SIHIR PENYEMBUHAN (1)] [TRANSFER SKILL] [SKILL THIEF(1)] [ACCELERATION(2)][LEADERSHIP(2)][DEFENSE(5)][Telekinesis] [intimidation resistance(1)] [apprissal(1)][item box].


Syarat evolusi:Capai level 101 dan bunuh monster dengan beberapa level di atas mu.


Skill points:0sp

__ADS_1


*Note*


HALO SEMUANYA CHAPTER KALI INI LEBIH ****PANJANG**** SOALNYA MULAI SENIN BESOK AKU ULANGAN JADI GA BISA UP.


__ADS_2