Legenda Kumbang Terkuat

Legenda Kumbang Terkuat
Day 14


__ADS_3

Pagi hari ini aktivitas ku masih seperti biasanya tak berubah sedikitpun, dimulai dengan membangunkan mereka yang masih tidur kemudian lanjut berburu mencari makanan lalu berlatih sebentar.


Siang hati ini kami akan pergi menyerbu pasukan manusia yang berada di sekitar goa, tetapi sebelum itu akan lebih baik jika kami mencari informasi tentang musuh sebanyak yang kami bisa. Lalu aku dan Arne pergi berdua lagi untuk mencari informasi tentang musuh.


Setelah berjalan untuk beberapa menit aku dan Arne akhirnya tiba di perkemahan para prajurit dan kami bersembunyi sembunyi untuk mencari informasi.


Beberapa saat kemudian salah seorang prajurit itu yang terlihat lebih tangguh dari yang lain datang dan mulai mengumumkan sesuatu.


"Dengarkan semuanya! kita akan menyerang goa tempat iblis itu berada jadi kalian harus bersiap secepat mungkin!!".


Setelah mendengar pengumuman itu aku tak mungkin tak kaget pasalnya mereka akan menyerang kami dahulu dan Sepertinya rencana kami kemarin sudah tak berguna lagi, tak perlu waktu lama aku dan Arne langsung pergi ke goa secepat mungkin untuk memberitahu yang lain.


Tak lama kemudian kami sampai di goa dan mereka sepertinya sudah tahu kalau kami akan tiba jadi mereka semua sudah bersiap, kemudian aku dan Arne menjelaskan kepada mereka tentang para prajurit yang akan menyerbu kita terlebih dahulu.


"Jika mereka akan menyerbu kita Bukankah lebih mudah bagi kita untuk melenyapkan mereka semua?".


Gadis elf tiba tiba menyela pembicaraan yang sedang berlangsung.


"Apa maksudmu? dan bagaimana caranya?".


Aku yang tak tau maksud dari elf itu lantas berbicara dengannya menggunakan telepati seperti biasanya.


"Begini tuan Kumbang, jika mereka akan menyerbu kita maka seharusnya kita bersiap untuk bersembunyi dan ketika mereka datang kita langsung menyergap mereka semua, bagaimana?".


"Hmm boleh juga ide mu, dengarkan semuanya sekarang kita akan bersembunyi dan kalian saudari kembar lebih baik kalian tak bertarung dan terus bersembunyi kalau bisa".


Setelah itu aku langsung mengubah denah goa dan tak lupa membuat area persembunyian kami serta beberapa jebakan yang kami pasang di luar maupun di dalam goa, walaupun begini aku masih tak yakin dengan kemenangan kami pasalnya ketika merombak goa dan memasang jebakan mana milikku terkuras banyak dan butuh setengah hari untuk memulihkannya.


Kemudian kami semua bersembunyi di dalam goa ditempat yang gelap, sedangkan dua gadis perempuan kembar bersembunyi di dalam ruangan yang tertutup karena mereka tak ingin menjadi beban selama pertarungan.


Tak butuh waktu lama para prajurit sudah tiba di depan goa lengkap dengan armor mereka yang tabal dan keras.


"Iblis kumbang serahkan diri mu atau kami akan menghancurkan goa ini", Teriak komandan mereka di dapan barisan.

__ADS_1


Aku sama sekali tak menyahut perkataan komandan itu, bagaimana bisa aku menyahut komandan itu sedangkan aku sendiri tak bisa berbicara dan hanya bisa menggunakan telepati, bukankah aneh tiba tiba mengirim telepati ke musuh mu?.


Sekali lagi komandan itu berteriak,


"Sekali lagi aku peringatkan, keluar secepatnya iblis kumbang atau kami akan hancurkan goa ini!", sekali lagi aku mengacuhkan perkataannya dan itu membuat para prajurit serta dirinya marah.


Setelah menunggu beberapa saat, mereka kemudian memutuskan untuk menerobos masuk kedalam goa, alhasil mereka terjebak oleh jebakan yang aku pasang di depan goa.


Banyak dari mereka yang jatuh kedalam lobang yang berisi tombak runcing dari tanah, tak seorangpun yang terjatuh di dalam lobang selamat.


Hampir seperempat dari seluruh pasukan yang menyerbu telah mati karena jebakan ini, para prajurit yang selamat langsung panik akan tetapi komandan yang memimpin pasukan sangat cekatan, ia dengan cepat menertibkan para prajurit yang di Landa kepanikan akibat banyak dari mereka jatuh ke perangkap.


Padahal saat mereka di Landa kepanikan adalah waktu terbaik untuk mendapatkan tambahan korban, sayang komandan pasukan sangat terampil dalam memimpin para pasukan.


Para prajurit yang selamat langsung memasuki goa tak lama setelah di tertibkan oleh komandan, sayangnya sama seperti diawal tadi mereka semua jatuh ke perangkap yang aku buat, perangkap kali ini sedikit berbeda dari yang lain soalnya perangkap ini bukan untuk langsung membunuh akan tetapi untuk mengantar mereka perlahan lahan menuju ke dalam lobang besar yang cukup untuk menampung mereka semua.


Tak seorangpun dari mereka sadar bahwa mereka sudah berada di dalam lobang bahkan komandan itu sekalipun, tak berselang lama merekapun hendak berpencar mencari kami dan saat itulah mereka sadar bahwa mereka terjebak di dalam lobang.


Aku yang paham dengan situasi ini lantas tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada, aku pun memanggil urszula, Ursina, Arne dan anubis untuk maju. mereka dengan cepat datang di hadapan ku, kemudian aku menyuruh urszula dan Ursina untuk menyerang menggunakan sihir mereka dan Arne untuk menyerang serta mengganggu para prajurit dengan sihir tanamannya.


Aku dan anubis bisa maju ke dalam lubang untuk bertarung jarak dekat, anubis dengan menggunakan skill bertombak miliknya dan aku dengan skill , kami berdua menerobos masuk pasukan bersenjata itu perlahan lahan para prajurit tumbang.


Pertarungan sudah mulai selama lebih kurang 25 menit, selama itu aku terus mengaktifkan skill yang mengakibatkan aku terus kehabisan MP, walupun demikian aku tetap tak kenal lelah dan beberapa saat kemudian aku mendapatkan suara di kepalaku.


[Anda naik level]


Seketika semua status ku langsung di perbaiki tanpa kendala dan aku bisa terus melanjutkan pertarungan, berbeda dengan ku teman teman ku sudah sangat kelelahan dan mereka belum naik level, melihat hal ini aku berinisiatif untuk membantu mereka dengan cara membuat lebih banyak prajurit yang sekarat dan mereka akan membunuh para prajurit.


Tak perlu waktu lama kami sudah menghabisi setengah lebih dari para prajurit, sekarang para prajurit sudah tersisa seperempat dari jumlah total tadi dan kami sudah naik level sebanyak total 4 kali tak di ragukan lagi ini adalah panen besar. Para prajurit yang tersisa adalah komandan dan beberapa prajurit yang lebih handal dari yang lain.


Melihat hal itu komandan yang memimpin pasukan langsung tersungkur tak percaya bahwa sekelompok prajurit yang ia bawa mati begitu saja, Terlebih lagi ia terlihat sangat memprihatikan dengan muka yang sudah seorang mayat hidup.


Sepertinya mental komandan itu sudah hancur berkeping keping akibat dari pembantaian ini, dan sisa prajurit yang lain hanya akan menerima fakta bahwa mereka akan mati sebentar lagi. Tak mau menyia-nyiakan waktu kami langsung membunuh mereka semua dan hanya menyisakan komandan itu.

__ADS_1


Kemudian aku dan anubis mengangkut komandan itu ke atas untuk di jadikan tawanan, sebenarnya bukan itu alasan tepatnya, aku membawa komandan itu hidup hidup karena aku mengingat bahwa para gadis manusia dan elf mungkin pernah di lukai oleh komandan ini.


Setelah mengangkat komandan itu aku langsung menutup lobang tempat pembantai yang kami lakukan tadi dengan menggunakan dan langsung pergi menuju tempat persembunyian para gadis, dan juga kalau kalian bertanya kenapa gadis petualang dan gadis elf tidak ikut itu karena ketika aku melihat para pasukan musuh yang sangat banyak aku langsung menghalangi mereka untuk maju berperang.


Setelah membawa komandan yang terlihat setengah mati itu kehadapan para gadis, tiba tiba gadis petualang menyerang muka komandan itu. Aku pun bertanya tanya kenapa ia melakukan hal ini, kemudian gadis petualang itu menjawab.


"Dia adalah orang yang melukai mukaku saat itu makanya aku dengan reflek langsung menyerangnya".


Mendengar penjelasan gadis itu akau tak jadi marah padanya, kemudian komandan itu di sembuhkan oleh para gadis kembar dan aku memasukkan komandan kedalam sebuah ruangan gelap gulita yang sengat tertutup, untuk menahan ia atau memenjarakan ia agar tak kemana mana.


Setelah semua itu aku melihat keluar goa untuk mengecek keadaan hari ini dan terlihat hari ini telah memasuki jam sore, walaupun seharusnya kami masih bertenaga karena naik level di tambah dengan aku mempunyai skill ketahanan lelah jadi membuat ku lebih tahan dengan efek lelah, akan tetapi hari ini aku sangat lelah akibat pertempuran yang panjang dan aku memutuskan untuk tidur setelah pertempuran dan tidur di tengah tengah ruangan.


Tanpa terasa hari sudah menjelang malam kami semua telah tidur lelap di malam hari di tengah ruangan, tak seorangpun yang masih bangun dan tak seorangpun yang masih sanggup berdiri lagi selain aku dan para gadis yang tak bertarung.


Sekian hari ke 14 berakhir.


Nama: None


Ras: the golden fighting rhinoceros beetle


Level: 54


Atribut: HP [511/511] | MP [277/277] | STR [283] | INT [155] | AGI [173] | DEX [181] | LUK [99] | VIT [210]


Skill: | |


| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | .


Syarat evolusi:Capai level 101 dan bunuh monster dengan beberapa level di atas mu.


Skill points:152sp


HALO SEMUA MAAF YAA GA UPDATE LAMA BENER SOALNYA UAS NYA LAMA DAN MULAI BESOK UDAH UP KAYAK SEMULA KOK 1 HARI 1~2 CHAPTER KALO BISA DAN LAGI TERIMAKASIH UDAH KASIH SARAN KEMARIN

__ADS_1


__ADS_2