LEGENDA PENDEKAR

LEGENDA PENDEKAR
10 menunjukkan kekuatan.


__ADS_3

di sebuah hutan yang tak terlalu jauh dari ibu kota, jiang chen berhenti dan perlahan berbalik.dengan senyum bodoh di mulutnya dia berkata.


"karena sudah mengikutiku begitu lama, mengapa tidak menunjukkan diri sekarang?"


tiba tiba di depan jiang chen perlahan keluar dari samping pohon, seorang dengan pakaian hitam dan tubuh sedikit kurus namun tatapan matannya setajam mata elang.


" ckckckck, sangat bagus,untuk bisa menemukan saya, visi anda cukup hebat. sayang kau harus mati hari ini."


sedikit terkejut, orang itu tersenyum misterius dengan senyum yang menunjukkan bahwa dia sedang melihat orang mati.


"idiot, apakah kau begitu percaya diri dengan kemampuanmu untuk membunuhku?"


jiang chen tertawa dan menyeringai.


"jiang chen, kultivasimu di tingkat ketiga tidak berguna untuk melawa tingkat ke 7 seperti saya. aku akan memberimu kematian cepat tanpa rasa sakit karena kau bisa menemukanku dengan cepat."


"hahahhaha maka buktika bahwa kau mampu melakukannya."


saat ini, jiang chen secara diam diam mempersiapkan dirinya. dia yakin akan mudah membunuh orang itu, tapi masalahnya adalah dia harus hati hati dengan trik yang kemungkinan bisa di mainkan orang ini.


"hmmm kau hanya membual tentang kekuatanmu, bagiku. kau hanya badut yang sedang melompat di depanku"


jiang chen tetap tenang dan percaya diri. hal ini membuat org itu sedikit waspada, dia curiga jiang chen membawa pengawal ke sini dan sembunyi dalam bayang bayang menunggu dia lengah.


"aku harus membunuhnya cepat, hal ini demi menghindari hal hal yang tidak perlu."

__ADS_1


tiba tiba dia mengeluarkan pedang pendek dan setipis sayap jangkrik dri bajunya.


"jiang chen, salahmu adalah kau membuat marah tuan muda chu, hari ini kau akan mati tanpa penguburan"


wossssss


dia tiba tiba melompat dan mengeluarkan seruan menyerang serta aura dri ahli tingkat 7 sangat kental dalam serangannya.


pedang pendek melesat bagaikan naga melayang di lautan.namun sedikit kejutan saat dia melihat jiang chen tetap tenang dalam menghadapi serangan mematikan ini.


tinggggg


bunyi besi beradu saat jiang chen tiba tiba mengambil sebuah belati dari jubahnya dan menangkis pedang pendek dengan akurasi yang sangat tepat.


keduanya terdorong saling menjauh.


kejutan dan ketakutan melintas di mata sang pembunuh. dia tidak percaya dengan apa yg di lihatnya.


tidak mungkin, sial, bukankah tuan muda mengatakan dia hanya tingkat ke tiga, apa tingkat ke tiga, ini adalah aura tingkat ke enam, namun kenapa aku samar samar merasakan bahwa auranya bahkan bisa menyaingi alam tingkat 9? "


dengan jedah ini, jiang chen tidak membuang waktu, dengan cepat dia menyerang dengan belati di kedua tangannya, gerakan tangan dan kakinya sangat serasi saat di bergerak.


dia memainkan ilmu pedang dari kitab surgawi dengan nama ilmu pedang ilusi langkah hantu.


ilmu pedang ini sangat hebat, itu bisa menciptakan selusin pedang dan gerak kaki yang seolah olah mundur pada hal sedang maju untuk menyampaikan salam dari pintu neraka.

__ADS_1


sesuai namanya sperti hantu yang bisa bergerak tanpa batas, jiang chen ketika hampur sampai pada musuh, tiba tiba kakinya berputar dan seolah mundur.


milhat ini, si pembunuh senang, ini kesempatannya, tanpa mempedulikan pertahanan, dia maju dengan gaya memotong dari atas, namun tiba tiba dia merasakan bahaya dari samping.


crassssss.


dri sanping, sebuah belati mengiris sampai isi perutnya tumpah ke tanah.t


tatapan tak percaya terlihat di matanya.


dengan mulut penuh darah, dia bicara.


"ka..kau, bagaimana bisa, bagaimana bisa. membunuhku.."


bukkk...


akhirnya dia jatuh dlaam keheningan abadi. matanya masi menatap jiangchen dengan tatapan tidak percaya dan tidak mau mati.


"huf, jika hanya ini, kau jangan bermimpi untuk membunuhku.tuan muda chu? hehehe, kita akan bermain sampai salah satu dari kita mati."


jiang chen mengeluarkan aura membunuh yang sangat tebal sampai sampai, orang yang bersembunyi selama ini menggigil kedinginan di tulangnya.


"sungguh aura membunu yang kuat"


jiang chen menyingkirkan mayat lalu berjalan kembali seolah olah tidak ada yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2