
di ruang keluarga jiang.
"bocah sialan, jika kau berani lagi bermain mati, aku kakekmu akan memukulmu sampai mati!!"
jiang hai adalah kakek dari jiang chen, saat ini dia dalam keadaan dimana dia tidak tau apakah harus tertawa atau menangis, saat ini dia berpikir keras bagaimna menjelaskan ini di depan kaisar.
walaupun dia adalah veteran perang dan berjasa besar bagi kekaisaran, bagaimna pun, masalah ini adalah hal yang di luar imajinasi.
"kakek,cukup katakan saja pada kaisar bahwa cucumu mendapatkan berkat dari dewa. dia tidak mati,hanya terkena racun bius."
jiang chen akhirnya membuka suara, hanya ini yang bisa dia katakan sekarang.
----------------------------------------------------------------------
di istana awan besi.
prangggggg!!!
__ADS_1
bayangan, apakah kabar ini benar benar terjadi?
kaisar awan besi, tie bu tian melepaskan gelas anggur saat dia mendengar apa yang dikatan bayangan tentang kabar jiang chen yang hidup kembali. di sampingnya berdiri seorang yang seola olah tidak benar benar ada di tempat itu.terbungkus dalam jubah hitam dan kerudung besar yang melindungi seluruh wajahnya, membuat seorang tidak bisa menjelaskan apa jenis kelaminnya.
"tuanku, bawahan ini bisa menjamin bahwa jiang chen hidup kembali, bawahan ini juga memastikan bahwa jiang chen tidak berpura pura mati, vitalitasnya benar benar tidak ada saat dia di masukkan dalam peti mati".
kaisar berkata. "baiklah, ini juga bukan hal yang buruk. melihat dari situasi politik saat ini, jika cucu jiang tua benar benar mati, mungkin pergolakan besar akan terjadi dan hal buruk akan menimpa rakyat yang tidak bersalah. bayangan, kau bisa pergi."
kaisar tie bu tian berpikir sejenak, akhirnya dia menyuruh bayangan untuk pergi.
tiba tiba mahluk dalam jubah hitam, menghilang dari tempatnya tanpa membuat riak sedikitpun.
---------------------------------
akhirnya, seluruh kekaisaran awan besi di lemparkan dalam kekacauan akibat dari berita bahwa cucu tunggal jenderal tua jiang yang mati hidup kembali.
"aku tak percaya bahwa mukjizat benar benar ada,sialan jiang chen, rahmatnya benar benar luar biasa".
__ADS_1
"ya, aku juga berpikir bahwa bocah ini luar biasa"
"sial, aku berpikir bahwa tiran ini akan berkurang".
percakapan serupa terjadi di beberapa rumah makan di kekaisaran awan besi.
hal hal kecil tidak dapat di sembunyikan dari rakyat, apa lagi berita besar yang menyangkut cucu jenderal besar selama dua generasi.
----------------
kediaman jiang.
dalam ruang bawah tanah, jiang chen dalam perenungan besar.
"saat ini, aku bukan seorang suci lagi, aku harus memulai segalanya dari awal lagi."
sambil duduk bersila, jiang chen mulai melihat memori dari masa lalunya.
__ADS_1
"hhhmmm, dari semua tehnik yang ku kuasai, tehnik pedang adalah adalah tehnik paling kuat dan menakutkan. aku akan mencoba tehnik pedang dari kitab surgawi. namun sebelum itu, aku harus membersikan seluruh tubuh baru ini. dan ini adalah keluargaku sekarang, aku harus perlahan meningkatkan kekuatanku, pondasi yang baik adalah segalanya".
jiang chen tidak secara membabi buta meningkatkan ke kuatannya, sebagai seorang suci di masa lalunya, dia sadar betapa pentingnya pondasi seorang ahli beladiri. seperti sebuah bangunan, jika pondasinya tidak kuat, maka tidak akan lama, bangunan itu akan runtuh. hal yang sama juga terjadi untuk para ahli beladiri, mereka yang terburu buru, tidak akan pernah bisa sampai pada puncak dari dao beladiri.