LEGENDA PENDEKAR

LEGENDA PENDEKAR
08 sahabat sejati


__ADS_3

bang!!!


"********!!! jiang chen terkutuk!! aku sangat membencimu sampai ke tulang, aku akan menjatuhkanmu!!!"


tuan muda chu yang saat ini berada di dalam halaman pribadinya, dapat di lihat dari sikapnya saat ini bahwa dia dalam suasana hati yang sangat buruk. para pengawal pribadinya hanya di sekitar hanya menundukkan kepala, bahkan bernafas pun sangat pelan, takut tuan mudanya tersinggung.


bagaimana tidak, selama seharian ini chu yang mengikuti jiang chen kemana pun sebagai janjinya, dan hal yang paling sial adalah mereka menghabiskan waktu di rumah pelacuran tanpa ada indikasi bahwa jiang chen akan bertemu dengan orang orang penting. selain itu, chu yang telah menarik uang dari sakunya dengan cara yang paling dominan.


chu yang tak akan melupakan saat saat dimana dia keluar dari rumah bordil dengan wajah merah karena anggur. banyak tatapan aneh yang melihat ke arahnya, seolah olah mata itu adalah hakim yang menunjukkan bahwa dia adalah pezinah yang tertangkap basah. banyak juga wajah wajah yang menunjukkan ekpresi jijik seolah olah berkata


"lihatlah ini adalah tuan muda dari bangsawan pertama yang terhotmat. dia adalah seorang pezinah yang suka berkeliaran di rumah rumah bordil. sangat bertolak belakang dengan wajah munafiknya."


tiap kali dia memikirkan ini, dia akan merasa ingin muntah darah karena kemarahan dan rasa malu. sambil menggeretakkan gigi,dia berkata.


"jiang chen kan, bagus, sangat bagus, aku akan membuatmu membayar semua ini dengan harga mahal."


tuan muda sangat marah.

__ADS_1


dari pintu, suara halus terdengar.


"chu yang, datang ke ruang keluarga satu jam dari sekarang. ayah ingin bicara denganmu"


chu yang tahu bahwa ini akan menjadi urusan yang panjang.


"baik". dia menjawab dengan suara berat.


--------------


jiang chen saat ini tidak tahu bahwa awan hitam sedang berkumpul karena ulahmya yang semborono dan licik.


"hahahaha saudara jiang, anda dan saya akhirnya bertemu lagi, sayang sangat merindukanmu.hahahha sejak kau bangkit lagi, aku tak bisa makan dengan tenang. ai saudaraku, aku merindukanmu"


jiang chen menoleh dan saat matanya fokus, dia terhuyung huyung dan hampir jatuh.


di depannya sekarang sesosok mahluk aneh seperti bakso raksasa yang terpantul naik turun melonjak ke arahnya, tangan dan kakinya sangat pendek jika di bandingkan dengan tubuhnya yang tertutup lemak.

__ADS_1


"sial, kenapa ada mahluk yang mengerikan seperti ini.? apakah dewa salah membuat sehingga dia menumpuk lemak terlalu banyak dan menhasilakan mahluk ini?.."


jiang chen akhirnya tau bahwa itu adalah sahabat karib jiang chen, fatty xuan. dia adalah anak pertama dari jenderal ke empat, pewaris sah keluarga xuan di ibu kota kekaisaran. dia juga teman jiang chen dalam menghabiskan uang di rumah judi dan Sahabat karibnya dalam menindas orang lain.


"hahahhahaha fatty, kau semakin gemuk, lihat dirimu, lemakmu saja sudah bisa membunuh sorang ahli."


jiang chen berbicara tanpa rasa malu sedikitpun.


fatty kemudian memegang bahu jiang chen dengan perasaan bangga dan bahagia. rasa tak tahu malu tercetak di wajahnya saat berkata.


"saudaraku, kata katamu sangat jahat. ini bukti bahwa kamu memang masih saudaraku, aku kwatir bahwa saat ku hidup lagi, jiwamu sudah jadi perempuan.hahahhaha"


wajah jiang chen berkedut saat dia mendengar faty berbicara dengan kejam dan tak tahu malu.


"enyah gemuk sial! apakah kau pikir aku akan menjadi banci dan pesolek murahan saat aku hidup"?


jiang chen mengamuk kata kata sampai ludahnya tercecer ke mana mana saat dia mengomeli saudarnya itu.

__ADS_1


"hahahahha baik baik, saudaraku, ayo masuk, mari kita buat beberapa ke untungan di dalam".


dalam bayang bayang, sepasang mata sedang mengamati duo bebal yang tak tahu malu ini saat mereka tertawa tawa memasuki rumah judi.


__ADS_2