LEGENDA PENDEKAR

LEGENDA PENDEKAR
07 tuan muda chu


__ADS_3

jiang chen akhirnya merasa pusing dengan hal hal ini.


"aku harus berjalan jalan keluar. selain untuk melegakan pikiranku yang berantakan, juga untuk melihat lihat dunia baruku.aku harus tetap berpura pura seperti kepribadianku sebelumnya. namun jika ada idiot yang mencari provokasi, aku tidak keberatan menenggelamkannya dalam ludahku.kekekekeke,"


dia perlahan berdiri dengan senyum bodoh di ujung bibirnya.


jiang chen berjalan keluar dari manor jiang dengan langkah yang mantap dan hidung terangkat tinggi. terbiasa pergi tanpa pengawalan ketat, tuan muda jiang berjalan menyusuri jalanan ibu kota denga bangga dan terkesan tiran.


"rumah bordil tidak mungkin untuk ku kunjungi sekarang, tapi tempat perjudian berbeda. aku akan kesana nanti."


tiba tiba...


"hahahhaa, tuan muda jiang, tidak di sangka., hari ini kita bertemu"


jiang chen berbalik dan ternyata, dari belakang jiangchen, muncul sekumpulan orang dengan seragam khas prajurit rumah tangga jendral dengan seorang pemuda tampan yang sedang tersenyum berjalan di tengahnya, seolah olah matahari yang di kelilingi bintang bintang.


"sial, kenapa aku merasakan kedinginan di punggungku saat melihat orang ini tersenyum"


jiangchen melihat mereka sambil berpikir demikian..namun di luar, dia pura pura tersenyum liar dan berkata.

__ADS_1


"ternyata tuan muda chu yang pesolek dari keluarga pertama, angin apakah yang membawa tuan muda chu hingga bisa sampai ke sini?"


tuan muda chu menjawab.


"hahhahaha ini adalah berkah untuk bisa bertemu dengan saudara muda jiang, angin yang membawaku adalah angin keberuntungan,mungkin hari ini aku akan bepergian dengan tuan muda chu"


jiang chen terperangah dengan ini semua. namun dia dengan cepat cepat menjawab.


"tuan muda, aku adalah orang bebas, kemana kakiku melangkah, kesitu aku pergi."


"tuan muda jiang adalah bijak, jika demikian maka hari ini, aku akan berjalan bersama dengan tuan muda jiang"


"tuan muda chu, adalah baik jika anda tidak bepergian denganku, keberuntunganku buruk"


tuan muda chu sedikit curiga dengan gerak gerik jiang chen yang sedikit gelisah.


"*mungkinkah bocah ini akan bertemu dengan seseorang penting dalam kegelapan? hmmmm tidak salah lagi melihat dari sikapnya. apa pun yang terjadi, aku akan mengikutinya dan menggagalkan rencananya"


"*saudara jiang, hari ini adalah hari baik, dan sebagai ucapan selamat karena saudara jiang bisa 'selamat dari malapetaka' maka aku akan bepergian bersamamu hari ini dan mengalami beberapa hal baik"

__ADS_1


"saudara chu, apakah anda yakin?"


jiang chen pura pura serius dengan tatapan yang sedikit di paksakan.namun itu membuat spekulasi tuan muda chu makin kuat bahwa jiang chen akan melakukan pertemuan rahasia.


"yakin"


"bersumpahlah saudaraku"


di sini jiang chen memainkan taktik psikologis jawaban singkat untuk menjebak tuan muda chu dalam perangkapnya, dengan sedikit akal surgawinya yang perlahan mengontrol pikiran tuan muda, maka semua berjalan sesuai dengan kemauannya.


"yah, aku tuan muda chu, bersumpah kepada langit untuk bepergian bersama tuan muda jiang hari ini, terlepas dari apapun."


"hehehehe maka aku akan merepotkan saudara chu untuk mengikutiku"


sudut mulut tuan muda chu sedikit berkedut saat mendegar nada narsisme jiangchen seolah olah, tuan muda chu adalah pengemis yang meminta berjalan bersamanya.namun dengan senyum terpaksa, dia berkata.


"saudara jiang, pimpin jalan"


dalam hati jiang chen dia melompat lompat dalam luapan kegembiraan.

__ADS_1


"hahahhahahah, boca *****, kau **** bodoh. sekarang lihat, ayahmu akan membawamu ke rumah bordil, di sana ayah ini adalah raja dan kamu adalah hamba, aku akan menhancurkan reputasimu, kita akan lihat bagaimana reputasimu saat kau terlihat keluar dari rumah bordil siang bolong.wakakakakakakaka"


__ADS_2