LEGENDA PENDEKAR GILA

LEGENDA PENDEKAR GILA
EVISODE 32


__ADS_3

” maaf pangeran,kami tidak dapat memberi tahukan di sini, sebaiknya pangeran ikut kami ke ruang utama,karena kami akan memberi menjawab pertanyaan pangeran.”


Xio nan hanya bisa mengangguk dan mengikuti ketua com Lao ke ruang utama.


ketua com Lao lalu mempersilahkan xio nan untuk duduk di singgasana kebesaran khusus buat ketua utama di klan naga hijau.


” silahkan duduk pangeran.”


” apa apaan ini?bukankah itu khusus buat ketua?”


" kali ini pangeran lah yang berhak duduk di tempat itu?”


” maaf ketua,sudah saya katakan,jangan panggil saya dengan sebutan pangeran,karena sebutan itu membuat telinga saya gatal.”


” tidak pangeran.”


ketua com Lao hanya bisa menjura sambil berlutut,seakan dirinya bersalah.


” bangunlah ketua,terserah kalian saja mau panggil apa.”

__ADS_1


” makasih pangeran,saya akan jelaskan pertanyaan pangeran sebelumnya.


leluhur kami pernah mendapat amanah dari para keturunan pendekar pembunuh naga,dia ditugaskan untuk mengabdi pada seorang pangeran dunia persilatan yang akan muncul dengan membawa sebuah pedang es abadi.


bertahun tahun leluhur kami menunggu pangeran itu,sampai akhirnya dia menutup mata,dan tugas itu di berikan pada keturunannya,sampai akhirnya pangeran muncul sendiri di klan ini.”


” apa....apakah leluhur kalian tidak salah mendengar?bukankah itu sudah terjadi ratusan tahun?”


” maaf pangeran,ramalan dari keturunan pendekar pembunuh naga tidak mungkin salah,karena selain pendekar pembunuh naga adalah pendekar nomor satu di jamannya,dia juga seorang peramal yang tidak ada tandingannya.”


” Hem...”


xio nan melirik wajah ketua com Lao,tampak penuh kejujuran dan tidak ada kebohongan dari raut wajah ketua com Lao.


” baiklah setelah kalian bertemu aku yang memegang pedang es abadi ini,apa yang kalian inginkan?”


” maaf pangeran kami akan mengembalikan pedang hijau,dan akan menjadi abdi setia pangeran,selama sisa hidup kami."


” mengembalikan pedang naga hijau?apa maksud ketua?”

__ADS_1


” ini adalah wasiat dari keturunan pendekar pembunuh naga pada leluhur kami,setelah ratusan tahun ternyata pangeran baru muncul di sini.”


lalu ketua com berjalan ke arah putranya untuk mengambil pedang naga hijau,dan memberikannya pada xio nan.


pedang naga hijau yang mengeluarkan sinar kehijauan perlahan sinar hijau itu meredup dan hilang sama sekali menjadi sebuah pedang berkarat yang seluruh tubuh pedang terukir seekor naga.


ketua com tidak terkejut saat melihat perubahan pedang itu di tangan xio nan,tetapi xio nan hampir saja melemparkan pedang karena xio nan seperti melihat dirinya berada di tubuh pedang yang sedang haus darah membantai begitu banyak manusia.


walau dia tidak tau apakah orang yang di dalam tubuh pedang itu musuh atau orang yang tidak bersalah,tetapi xio nan bergidik melihat ribuan mayat tergeletak tanpa nyawa.


senyum sinis xio nan menatap ribuan mayat yang mengeluarkan bau amis karena bermandikan darah, dirinya berjalan dengan tenang menginjak mayat mayat tanpa sedikitpun merasa ngeri menuju seseorang yang tubuhnya di selimuti asap hitam dan sebuah tongkat berkepala tengkorak menatap dirinya.


tiba tiba pemandangan itu hilang,xio nan kembali ke dalam kesadarannya.


dan pedang hijau yang ada di tangannya terjatuh,xio nan mundur dia tidak ingin menatap lama lama ke pedang naga hijau yang kini menjadi pedang berkarat.


aduh...


maaf para reader karena sudah sangat lama menunggu,sudah lebih sepuluh hari saya tidak menulis karena saya sangat sibuk,dan jarang pegang hp.

__ADS_1


sekali lagi mohon maaf pada reader.🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2