
Xio nan mengajak com sung dan me mey untuk meninggalkan desa itu, gagal sudah xio nan untuk menitipkan me mey di desa ini,kakek wu tidak dapat menahan xio nan dan teman temannya, kesalahannya akibat kesombongannya membuatnya harus kehilangan tongkat saktinya dan gagal berteman dengan xio nan.
tetapi baru saja xio nan beberapa langkah meninggalkan mereka, senyum kakek wu kembali menghiasi bibirnya, tampak dari jauh adik seperguruannya bersama 2 muridnya sedang berjalan memasuki desa mereka.
“ tuan pendekar, mohon jangan tinggalkan desa kami, karena adik seperguruan ku sudah datang, dan tuan pendekar dapat menyakan mengapa guru kami sangat mengenal pendekar tongkat naga. “
“ maaf kakek tua, aku sudah tidak perduli... “
walau xio nan mengucapkan kata-kata itu hanya berbisik, tetapi kakek wu sangat jelas mendengarnya, tetapi kakek wu tidak habis akal dia pun kembali berteriak.
“ apakah tuan pendekar tidak ingin mengetahui kisah pedang naga biru? “
sontak langkah xio nan berhenti, bahkan com sung juga menaikan alisnya.
selain pedang Naga hijau dan pedang naga merah, dia tidak pernah mendengar pedang naga biru.
“ kakak seperguruan, apa yang kau ucapkan? apakah kau lupa pedang naga biru adalah rahasia Perguruan kita? “
sekelabat bayangan yang saat ini muncul di hadapan kakek wu, tampak tidak senang pada kakek wu yang sembarangan berkata.
“ adik seperguruan apakah kau tidak lihat tongkat sakti ku itu? “
kakek wu menunjuk ke tanah di mana tongkat saktinya telah patah menjadi beberapa bagian.
“ apa yang terjadi dengan tongkat mu kakak seperguruan? "
kali ini kakek tambun yang baru muncul menaikan alisnya, dan menatap kakek wu meminta jawaban.
“ tongkat ku telah di patahkan oleh pemuda itu, dan apakah kau masih ingat ucapan guru kita? “
__ADS_1
kakek tambun itu seakan tidak percaya dengan jawaban kakak seperguruannya.
“ apa.... "
kakek tambun itu membulatkan matanya, dia menatap pemuda yang tidak terlalu jauh dari dia berdiri saat ini.
kakek tambun itupun langsung menjatuhkan diri,berlutut pada xio nan sambil berkata lantang.
“ tuan pendekar saya ci pao lo, murid kedua dari guru kami bai chi akan menyerahkan pedang naga biru pada tuan pendekar. “
xio nan yang masih bingung dengan dengan dua kakek seperguruan itu, kini semakin bingung dengan berlutut nya kakek tambun dan berkata padanya seakan sedang mengigau, bahkan kakek wu juga ikut berlutut di samping kakek tambun itu.
“ kakak com, apa yang mereka ucapkan? apakah kakak com tau tentang pedang naga biru? “
“ entahlah pangeran, saya juga baru mendengar tentang pedang naga biru. "
“hem... apakah mereka sudah gila? “
“ hati hati pangeran, sepertinya kemampuan kakek tambun itu jauh lebih hebat dari kakek sombong itu. “
“ saya tau kakak com,sebaiknya kita ikuti permainan mereka, aku masih penasaran dengan pedang naga biru yang mereka katakan. “
“ baiklah pangeran, andai mereka menipu izinkan aku membunuh mereka pangeran. "
xio nan hanya mengangguk dan mendekati kedua kakek itu.
“ apakah dunia sudah terbalik, dua orang kakek berlutut di hadapan pemuda ingusan seperti saya“
“ tuan pendekar Terima kasih tuan mau kembali, izinkan saya menceritakan tentang pedang naga biru, sebelum pedang itu akan kami berikan pada pemilik sahnya. “
__ADS_1
“ pemilik sah? “
“ benar pendekar, ketahuilah pedang naga biru adalah milik keturunan dari pendekar legenda yang di sebut pendekar pulau es, pedang naga biru adalah pecahan dari lima naga yang bersemayam di sebuah kipas lima naga milik dari pendekar rajawali sakti putra dari pendekar pulau es yaitu cia bu ki. “
“ darimana kakek mengetahui silsilah dari legenda pendekar pulau es? “
“ tuan pendekar jangan bingung, guruku adalah bai chi,salah satu keturunan dari Jendral sein bu, anak angkat dari pendekar pulau es,dan nenek moyang guruku juga murid dari pendekar pulau es. “
“ jendral sein bu? ya saya ingat dia adalah putra daripada jendral sein ji,guruku pernah bercerita tentang dia, dan dia juga di kenal sebagai pendekar serat jiwa. “
“ benar pendekar, nenek moyang guru kami adalah keturunan dari jendral sein bu. “
“ maaf kakek, bukankah jendral sein bu tidak pernah menikah?“
“ tuan pendekar,pada saat terjadi pertarungan antara pendekar tongkat naga dan Putra raja iblis,dunia mengalami kiamat,semua hancur termasuk istana kerajaan rata dengan tanah, bahkan jendral sein bu juga mengalami hal yang sangat luar biasa, jendral sein bu terluka akibat tidak dapat menahan kekuatan dari pertarungan pendekar tongkat naga dengan putra raja iblis, walau jarak pertarungan mereka ribuan mil jauhnya,jendral sein bu mengalami luka yang sangat parah,dan beruntung dia di selamatkan oleh seorang wanita, setelah beberapa hari tertimbun di reruntuhan istana,setelah jendral sein bu sembuh mereka pun menikah, dan di karuniai seorang putri“
hem.. jadi jendral sein bu memiliki seorang putri? guru tidak pernah cerita tentang itu? apakah guru tidak mengetahuinya?
xio nan bertanya tanya di dalam hati, tanpa ada yang bisa jawab.
Saat ini saya sedang mudik ke batu bara desa suka raja Sumatra utara,saya mohon maaf karena cersil ini tidak terlalu sinkron update nya.
tidak seperti cersil saya sebelumnya.
dan di hari lebaran ini izinkan saya meminta maaf pada kalian semua.
minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
selamat hari raya Idul fitri 1443 h..