Lelaki Pilihan Mama

Lelaki Pilihan Mama
lelaki pilihan mama eps 14


__ADS_3

"apa mama yakin aku akan bahagia dan bisa mencintai ardian?


ma..hati dan perasaan seseorang tidak bisa di paksakan ma.mama juga tidak bisa menjamin kehidupan rumah tangga ku akan bahagia ucap ku lirih.


aira..mama tidak mau tau,kamu harus bisa menerima ardian ini demi kelangsungan kerja sama perusahaan papa mu dan juga pak baroto.dan juga kebahagiaan mu ucap mama tegas.


aku tak bisa membantah lagi mendengar ucapan mama,aku hanya bisa berdoa semoga apa yang sudah menjadi pilihan mama itu akan menjadi yang terbaik buat ku ke depan nya.


air mata ku pun tak bisa ku bendung lagi aku menangis sejadi jadinya di kamar ku.


semua pertanyaan ada di dalam fikiran ku, mungkin kah aku akan bahagia dan bisa menerima ardian menjadi suamiku.aku pun tertidur mungkin karena kelelahan.


"seperti biasa ardian setiap pagi selalu menjemput ku ke kampus.


aira..aira..bangun ardian sudah menuggu mu dari tadi ucap mama.


aku keluar dari kamar,aira hari ini tidak kekampus ma.aira lagi gak enak badan kata ku.

__ADS_1


"lho..lho..kamu sakit sayang mama bertanya kepada ku?


ya..ma cuma sedikit flu dan pusing kata ku.ma tolong bilangin ke ardian kalau aku gak ke kampus hari ini,aira masuk ke kamar dulu ma.


"ya sayang kamu istirahat aja dulu balas mama."


ardian menelepon ku, ngapain pria aneh ini menelpon ku lagi kata ku.abaikan saja gak penting juga gumam ku,aku merasa terganggu juga akhirnya aku mengakat nya.


"ada apa lagi kamu menelpon ku,bukan kah tadi aku sudah pesan sama mama aku lagi gak enak badan jadi hari ini aku tidak kekampus.sebaiknya kamu pulang saja.


"eh..wanita jelek aku tidak mengajak mu ke kampus,tapi aku mau membawa kamu ke dokter sekarang kamu siap siap perintah nya.


ya...sudah kalau begitu aku akan menyuruh mama saja ke kamarmu.ardian langsung memutuskan sambungan telepon nya begitu saja.


tidak lama mama pun masuk ke kamar ku memang sengaja tidak aku kunci.


sayang..ayo kamu ganti baju kasian lho ardian sudah menunggu mu dari tadi.

__ADS_1


"ya..ma aku siap siap dulu".


ardian pun langsung tersenyum melihat ku.gimana ko gak mau menolak sih kata nya tadi gak mau ke dokter ejek nya.


" dasar pria aneh balas ku sambil memandang nya dengan kesal.


jangan melihat ku seperti itu kata ardian kamu tambah jelek,ayo cepat masuk mobil.


saat sudah Sampai di ruang dokter,ardian aku pingin pulang saja,aku takut ardian rengek ku.ardian malah tertawa kecil.


"sudah jelek penakut lagi dia malah tambah mengejekku.


dokter cantik dan ramah itu mempersilahkan kami duduk.istri bapak sakit apa tanyak dokter cantik itu?


baru saja aku ingin menjawab pertanyaan sang dokter cantik,tapi ardian mendahului omongan ku.


"istri saya flu dan sedikit pusing dok.."dengan enteng tanpa beban dia bilang aku istri nya.

__ADS_1


aira....lepas kan tangan mu bisik nya sambil menahan tawa.


aku baru menyadari aku menggandeng tangan nya dengan erat.mungkin karna rasa takut yang membuat semua ini terjadi,wajah ku sudah seperti buah tomat yang merah menahan malu.


__ADS_2