Lelaki Pilihan Mama

Lelaki Pilihan Mama
lelaki pilihan mama eps 3


__ADS_3

dasar laki laki tak ada perasaan enak saja berkata seperti itu,dia fikir aku akan mau menikah dengan nya omel ku dalam hati.


dan akhirnya papa dan mama pun selesai makan malam bersama orang tua nya ardian mereka langsung menuju keruang tamu,aku dan ardian asik dengan fikiran masing masing,selesai makan dan ngobrol sebentar mereka pun izin pamit.


akhirnya aku pun merasakan sedikit lega tidak melihat wajah ardian yang sedari tadi menatap ku dengan tajam, seolah olah ingin mengmangsa ku.


"mama menghampiri ku"gimana dengan anak pak baroto tanyak nya?


mama besok saja kita membahas soal perjodohan ini.aku sudah ngantuk berat dan ingin melepas kebaya yang sedari tadi menempel di badan.


aku langsung masuk kamar mengganti baju dan menghapus make up yang sudah membuat wajah ku gatal.


jam sudah menunjukkan pukul 23:00 hampir tengah malam tapi mata ini enggan untuk terpejam, perjodohan ini membuat ngantuk ku hilang.


aku masih memikirkan pertemuan selanjutnya antara kedua orang tua ku dan kedua orang tua ardian


dan membayangkan ardian menjadi suamiku rasa nya ngeri juga.


🌤️🌤️🌤️🌤️

__ADS_1


"selamat pagi mama,papa dan juga nenek ucap ku."


dan aku duduk di ruang makan sarapan bersama keluarga ku,lagi asik nya sarapan. papa membahas soal perjodohan itu lagi.


"mama dan papa aira minta maaf kepada kalian"aira belum siap dengan perjodohan ini,aira masih ingin melanjutkan kuliah sambung ku.


aira kalau sudah menikah kamu juga masih bisa melanjutkan kuliah mu sayang ucap mama.


tapi mama kalau menjadi seorang istri aku takut tidak fukus dengan kuliah ku karna waktu ku terbagi buat suami ku sahut ku.


aira kamu harus menerima perjodohan ini sambung papa ku,perjodohan ini tidak mungkin kami batalkan tegasnya.


nenek sedari tadi hanya diam tanpa bicara sedikit pun, mendengar kan pembicaraan anak dan menantunya itu yang ambisi dengan perjodohan ini.


"sudah lah mama, papa"aira pamit berangkat kuliah dulu"


sesampainya di kamus aku tidak sengaja menyenggol seorang pria dan pria itu ternyata adalah ardian kami pun saling bertatapan,dalam hatiku ngapain ardian berada di kampus ini.


apa jangan jangan dia juga berkuliah disini.

__ADS_1


"o..oh tidak dalam hatiku bicara jangan sampai pria ini kuliah disini bisa bisa aku tidak masuk kuliah lagi"


e..eeehh..nona mata mu ke mana?


berjalan itu mengunakan kaki dan mata untuk melihat,bukan untuk menyenggol orang ucapnya.


aku berlalu begitu saja tanpa ku hiraukan ocehan lelaki yang tak ada perasaan itu terhadap wanita.


"bukan nya meminta maaf malah pergi tanpa merasa bersalah gurutunya"


bodo amat teriak ku,semakin geram ardian melihat ku tersorot dari bola mata nya dari kejauhan.


"gawai ku pun berbunyi kulihat ada pesan whatsApp masuk,


awas saja kalau kamu ketemu aku lagi dasar perempuan arogan isi pesan nya.


"aa..paaa teriak ku membuat lena sahabat dekat ku kaget"


dari mana laki laki itu tau no hape ku,ini pasti dari mama gumam ku,tidak mungkin dia bisa tau sendiri.

__ADS_1


tak ku hiraukan ancaman nya itu.


__ADS_2