Lelaki Pilihan Mama

Lelaki Pilihan Mama
lelaki pilihan mama eps 8


__ADS_3

ku lihat mama sedang sibuk untuk mempersiapkan pertunangan ku yang tinggal dua hari lagi sedang kan nenek hanya melihat lihat saja apa yang sedang mama laku kan.


"nek..kata ku dengan wajah yang begitu sedih,mau kah nenek menemani ku bicara.


"aira cucu ke sayangan nenek mengapa raut wajah mu begitu sedih sayang ucap nenek".


nek aku tak ingin perjodohan ini terjadi nek jika aku menikah dengan ardian ada dua hati yang akan terluka.pertama sahabat ku orang yang ke dua aku sendiri yang akan terluka.


"mengapa bisa seperti itu aira tanyak nenek.?


nek ardian pacar teman ku bagai mana mungkin persahabatan ku dengan Cindy akan hancur hanya karna ke egoisan mama nek tanyak ku.?


"sabarlah aira nenek akan coba bicara sama mama mu nanti.


sedikit lega hati ini mendengar ucapan dari nenek semoga saja nenek bisa buat mama membatalkan perjodohan ku dengan ardian.

__ADS_1


tak sengaja ku dengar obrolan nenek bersama mama di ruang tamu.


"nak...bicara nenek lemah lembut kepada mama apa sebaiknya kamu fikirkan lagi untuk menjodohkannya aira bersama ardian kamu yakin jika mereka menikah akan bahagia?aira masih muda jalan nya masih panjang biarkan dia yang akan menentukan pilihan nya kelak ucap nenek.


"aduhhh....ibu aku yakin Aira akan bahagia menjadi istri nya ardian ucap mama kepada nenek.ibu jangn kuwahtir aku yakin aira akan bisa menerima ardian dan mencintai nya,mama mencoba meyakinkan nenek.


apa kamu yakin anak mu akan bahagia setelah pernikahan nanti mungkin kah aira akan mencintai ardian kelak tanyak nenek?mama hanya terdiam tak menjawab satu kata pun.


"sudahlah bu" sebaik nya ibu istirahat biar ini menjadi urusan ku.aku akan memberikan pengertian kepada aira besok".


aku membayang kan bagaimana perasaan cindy pasti dia akan terluka dan akan membenci ku,


cindy maafkan aku bukan niat atau sengaja untuk menyakiti perasaan mu sahabat ku tapi ini karna orang tua ku dan juga orang tua ardian dalam hati ini bicara.


"seperti biasa aku selalu bertemu dengan ardian di kampus, memberanikan diri mendekati pria yang tak lama lagi akan menjadi suamiku membayangkan itu saja rasa ngeri.

__ADS_1


"ardian sapa ku dengan ramah" boleh kita bicara sebentar ini penting.


boleh tapi tidak di sini akan ku telpon kamu jika aku sudah sampai di tempat dimana kita akan bicara ucap nya.


"duuuhhhh...ardian ternyata dirimu bisa manis juga saat bicara seprti ini.oke lah ku tunggu telpon mu.


tidak lama ardian pergi dari kampus gawai ku pun berbunyi itu pasti ardian ku lihat hanya pesan singkat dan aku pun bergegas meluncur ke tempat dimana ardian menunggu.


"ehemmm..ehemmm boleh aku duduk tuan muda goda ku".


"silahkan duduk aira"apa yang ingin kamu bicarakan aira tanyak nya?


ardian apa kamu setuju dengan perjodohan kita ini?rasa nya mustahil ardian kamu mau melakukan ini,pasti ada sesuatu yang membuat kamu setuju ucap ku.


di dalam fikiran ini penuh dengan pertanyaan mengapa pria ini tiba tiba baik kepada ku.

__ADS_1


"terus aku harus membantah dengan orang tua ku,aira aku tak bisa untuk melakukan itu aku tak ingin melukai hati kedua orang tua ucap nya.


__ADS_2