Lelaki Pilihan Mama

Lelaki Pilihan Mama
lelaki pilihan mama eps 4


__ADS_3

setelah kejadian tadi pagi aku merasa kan terancam oleh ardian, mengapa dia begitu membenciku.


"o..ohh mama mengapa dirimu ingin menjodohkan aku dengan pria yang tak punya perasaan sama sekali ucap dalam hati ini".


di tengah perjalanan pulang aku di hadang tiga pria yang tidak aku kenal mereka mencoba menarik tas dan merampas hape ku,dengan sekuat tenaga aku melawan namun percuma di jalan itu memang sepi jarang orang melintasinya aku beteriak teriak meminta tolong pun percuma.


preman itu berkata aku tidak hanya mengambil barang barang milik mu nona tapi aku juga akan mengambil sesuatu yang paling berharga dari mu,mau kah kamu menyerah kan yang paling berharga untuk Kami bertiga goda preman itu.


ku mohon ambilah barang yang kamu suka tapi jangan meminta yang macam macam ku mohon kepada preman itu.


aku mulai menangis tapi preman itu tidak memperdulikan kan tangisan ku,mereka bertiga semakin tertawa seolah olah aku ini badut.


"di saat aku mulai putus asa tiba tiba ku dengar suara ardian."

__ADS_1


"hey..laki laki pengecut jangan berani sama wanita yang sudah menangis memohon kepadamu bentak ardian"


aku menyaksikan Ardian memukul preman itu tanpa ampun


dan preman itu pun lari terbirit-birit


ardian menghampiri ku,kamu tidak apa apa aira tanyak nya dan dia langsung mengajak ku pulang,aku hanya menurut saja.


di dalam mobil ardian hanya diam begitu juga dengan ku.ardian aku berterima kasih kepada mu kalau saja kamu tidak cepat datang tadi mungkin aku tidak tau apa yang akan terjadi pada nasib ku hari ini, ardian hanya menatap ku saja.


dasar laki laki aneh aku hanya mengucapkan terima kasih, dia malah berfikiran yang lain gumam dalam hati ku. untuk saat ini aku hanya diam tak menjawab nya bagi ku hari ini dia adalah super hero yang datang di waktu yang tepat.


"tanpa ku sadari aku pun sudah sampai di depan rumah".

__ADS_1


ayo cepat keluar dari mobil ku pinta ardian jangan bengong saja aku tak ingin melihat wanita arogan di dalam mobil ku.


amarah ini pun memuncak mendengar kata kata ardian ucapan nya hari ini sudah keterlaluan.


kamu fikir aku senang menaiki mobilmu ini tuan ardian yang sok sokan menjadi super hero tadi tanpa dirimu juga aku bisa melawan preman itu balas ku.


Ardian malah tertawa terbahak bahak dengan ke sombongan ku,yang terkesan seperti lulucon .


terus yang menangis tadi seperti anak kecil yang kehilangan permen siapa tanyak ardian?


aku hanya terdiam saja tak menjawab, pembelaan ku hanya lulucon yang ku buat buat,agar ardian menghentikan ejekan nya itu.


sudah lah gadis arogan aku pamit dulu,berdebat dengan mu hanya membuat waktu ku terbuang sia sia saja ucap nya.

__ADS_1


semakin geram aku di buat pria yang otak nya di dengkul ini, ngomong seenaknya saja tanpa memperdulikan perasaan orang lain.


pantas saja tak ada wanita yang mau menjadi pacarnya.


__ADS_2