
Setelah mencari kurang lebih 20 menit, akhirnya pakaian musim dingin yang mereka cari ketemu, Benzi segera bertanya kepada penjual online shop nya.
"Assalamualaikum pak... Apa stok pakaian musim dinginnya ready?" Ucap Benzi melalui Pesan Chat (PC).
"Waalaikumsalam ada boss mau pesen yang warna apa? Putih? Atau warna Hitam?"
"Hmm dua duanya aja deh, di campur yah... Saya beli 6 (Enam) jadi 3 putih 3 hitam"
"Hah?!?? beli 6 (Enam)??? ga salah denger? oke lah langsung ku kemas dan ku kirim"
"Oke pak... kirim ya secepatnya... Bisa COD kan?"
"Bisa boss... Di tunggu ya..."
Keesokan harinya terdengar ketukan pintu dari luar. ternyata... orang itu adalah... Penghantar paket dan yang membawa paket yang di pesan Benzi.
Benzi segera memberikan uang kepada sang penghantar barang tersebut. Ia membayar sebesar 7.200.000 karena Benzi orang yang dermawan, iya memberikan uang senilai Rp7.500.000 kepada sang penghantar.
"Assalamualaikum, paket..."
"Iya Waalaikumsalam... Ohh paket saya sudah sampai toh"
"Jadi berapa bang?"
"Totalnya jadi.... Rp7.220.000 aja mas ongkirnya 20.000 Ribu"
"Ohh oke bang sebentar saya ambil uang dulu di dalam"
"Ini bang uangnya... Rp7.500.000"
"Waduh mas kebanyakan ini... kan ongkirnya cuman 20.000 Ribu..."
"Udah... Gapapa rezeki ga boleh di tolak...😊"
"Oke deh mas... saya terima yah... makasih banyak, semoga rezekinya di lancarkan ya... terus di beri umur panjang dan sehat selalu😭"Ucap Penghantar barang tersebut sambil menangis.
"Iya bang... amiin"
Setelah mengambil paket, Benzi segera masuk ke rumahnya dan membaca beberapa novel... Salah satu yang paling di sukai Benzi adalah "My Crazzy Wife" novel ini di karang oleh Indri Antika. Setelah beberapa menit membaca novel tersebut... Benzi melaksanakan solat Ashar di rumahnya... karena azan ashar sudah terdengar di telinga Benzi.
Setelah solat... Benzi menelfon Reva...
"Assalamualaikum Rev... Ini pakaian musim dingin untuk di jepang nanti..."
"Waalaikumsalam Ben.... wihhh kerennn bangettt Benn"
"Iya donk hahaha... Ehh Rev nanti aku kasih kamu yang warna putih 2 dan hitamnya 1 kalo aku hitam 2 putihnya satu"
"Oke oke... yang mana aja sih aku mah yang penting punya pakaiannya"
"Okee deh Rev... Btw gimana pelajaran sekolahnya? Susah atau gampang?"
"Hmm Alhamdulillah gampang sih Ben... Cuman ada pelajaran yang aku kurang mengerti..."
"Pelajaran apa tuh Rev kalo boleh tau?"
"Pelajaran Ipa Ben... Aku kurang mengerti kalo di pelajaran ini"
"Ohh Ipa ya... Itu mah pelajaran kesukaan ku dulu pas masih sekolah"
"Ehh Rev kamu lulus kapan? Tahun ini kan?"
"Iya Ben tahun ini..."
"Kamu ga ada rencana mau kuliah di luar negeri?"
"Ada sih... Rencananya aku mau kuliah di Australia"
"Tapi aku juga ga mau ngebebanin orang tuaku"
"Cari beasiswa full aja Rev siapa tau dapet"
"Boleh di coba sih Ben... kalo kamu ngeliat lowongan beasiswa full jangan lupa chat aku ya..."
"Kayaknya ada deh Rev..."
__ADS_1
"Beasiswa kemana Ben???"
"Beasiswa full di jepang, tapi yang di pilih hanya 2 orang dari beribu ribu pendaftar. Kalo mau coba aja dulu Rev siapa tau dapat"
"Oke deh Ben nanti aku coba. Emang beasiswa ini di bukannya kapan?"
"Kalo di bukanya sih nanti minggu depan..."
"Nanti kalau kamu ke terima, tenang aja aku temenin di sana..."
"Serius nih??? Okelah nanti aku akan berusaha semaksimal mungkin"
"Oke Rev... Eh Rev udah dulu yah... Udah azan magrib"
"Oke oke... jangan lupa selipkan namaku di dalam doamu Ben..."
"Ashiap Rev... Tenang aja... yasudah assalamualaikum"
"Waalaikumsalam Ben..."
Benzi segera melaksanakan solat magrib seperti biasanya. Selesai solat dan mendoakan Reva agar di terima dalam beasiswa tersebut, Benzi membaca ayat suci Al-Qur'an hingga waktu isa pun tiba Benzi dan neneknya segera melaksanakan solat isa berjamaah. Selesai solat isa mereka segera tidur...
**Notifikasi\= Kejadian ini ⬆ di lakukan berulang kali...
1 Minggu kemudian**....
"Reva... Pendaftaran sudah mulai di buka tuh... Cepetan maksimal yang mendaftar hanya 20.000 orang." Ucap Benzi melalui Pesan Chat (PC)
"Hah?? sudah mulai mendaftar Ben... Oke okee aku segera mendaftar deh..."
Reva pun segera mendaftarkan dirinya...
"Sudah nih Ben... ini bukti pendaftarannya" Sambil mengirimkan file Pdf yang berisi informasi pendaftaran.
"Wahh Alhamdulillah deh untung kamu masih sempat. soalnya kamu ada di urutan ke 19.756 tuh Rev"
"Iya Ben Alhamdulillah..."
"Ehh Rev kamu coba check di link itu... Kapan tesnya di mulai"
"Hmm oke sebentar ya Ben"
"Berapa step?"
"Ada 2 Ben... Yang pertama tereliminasi nya 1/2 dari seluruh pendaftar, atau berkurang sebanyak 10.000 orang"
"Nahh kalo yang kedua ini penentu. nanti di step ke dua ini orang yang tereliminasi ada 9.998 orang. seperti yang kamu bilang hanya di terima 2 orang dari seluruh pendaftar"
"Oke deh Rev semangat ya..."
3 hari kemudian...
"Benzi... Alhamdulillah aku lolos..." Ucap Reva kegirangan
"Hah??? Seriusan Rev??? Alhamdulillah deh Rev... semangat terus ya..."
"Iya Ben... Bissmillah mudah mudahan step ke 2 lolos juga"
"Amiin... Eh Rev step yang ke 2 kapan di mulainya?"
"Sama Ben, 3 hari lagi..."
"Ohh ya sudah kamu rajin belajar ya... Biar bisa nanti kalau di tes"
"Iya Ben..."
3 Hari kemudian...
Nit... Nit... Nit... ( Suara menelpon )
"Assalamualaikum Rev gimana? Lolos gak?"
"Itu Ben...😖" Ucap Reva sedih
"Itu kenapa Rev??? Gak lolos???"
__ADS_1
"Hmm... aku..."
"Kamu kenapa???"
"Aku lolos.....🙌😊😄" Ucap Reva sambil tertawa sehabis membuat Benzi panik.
"Waahhhhhhh Kamu hebat Revv.... Alhamdulillah ya... Tenang aja Nanti kalau kamu udah lulus Sma aku mau menetap di Jepang"
"Okee deh Ben... nanti kamu yang menghantar aku kuliah kan??"
"Iya Rev... tenang aja..."
"Okee dehhh aku off dulu ya Ben... Lelah hehehe"
2 Minggu kemudian...
"Tok Tok Tok ( Suara mengetuk pintu) Assalamualaikum Rev..."
"Iya Waalaikumsalam ayo udah siap berangkat?"Ucap Reva dengan rapih dan cantik.
"E... udah Rev ayo jalan..."
"Bu... Pa... Bibi... Benzi sama Reva izin jalan-jalan ke Jepang ya..." Ucap Benzi sambil mencium tangan mereka.
"Iya Ben... hati-hati di jalan yah... jangan lupa berdoa sebelum berangkat" Saut ibu Reva.
"Iya bu... itu sudah pasti..."
"Ya sudah bu.. saya pamit dulu Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam... Hatihati yah..." Ucal mereka bersamaan.
Benzi segera menuju ke Bandara Soekarno Hatta untuk menuju ke Jepang. Sesampainya di sana mereka menunggu panggilan untuk berangkat dari Jakarta-Tokyo, Jepang.
30 Menit mereka menunggu... Akhirnya panggilan tersebut terdengar di telinga Benzi dan Reva. Mereka segera menuju pesawat untuk berangkat menuju Tokyo, Jepang.
Perjalanan dari Jakarta menuju Tokyo di perkirakan sekitar 7 Jam 25 menit peberbangan. Di 1/3 jam penerbangan... Reva dan Benzi memesan makanan yang tersedia di dalam pesawat tersebut.
Menu makanan yang tersedia di sana merupakan menu makanan bintang lima. Reva memakan-makanan tersebut dengan bergetar.
"Eh Reva... Makannya biasa aja kali... ga usah gemetaran gitu... Makan aja kayak kita lagi makan nasi uduk di rumah"
"Gimana ga gemeteran Ben... orang makanan ini harganya mahal banget"
"Namanya pesawat VVIP mah wajar kali Rev... udah makannya sans (Santai) aja"
"i.. iya Ben" Ucap Reva sambil memasukan sendok beserta makanan ke dalam mulutnya.
7 Jam 25 Menit berlalu... suhu udara saat mereka keluar dari sana sangat berbeda jauh dari dalam pesawat. Di luar pesawat suhunya di perkirakan 9° Celcius. Sebelum para penumpang keluar para penumpang di harap untuk menggunakan pakaian musim dingin, agar ketika mereka keluar tidak kaget dengan suhu yang berbeda.
"Rev... kita sudah sampai nihh ayo kita menuju ke hotel bintang limanya"
"Wadaww aku gemeteran nih... Nanti aku ada di kamar no berapa Ben?"
"Sebentar ya... aku check dulu. Hmm kamu ada di kamar no 27 Aku ada di no 29 jadi lokasi kita gak jauh-jauh amat"
"Ohh oke deh Ben... yasudah ayo kita OTW pulang di luar dingin banget"
"Iya Rev kita tunggu mobil datang dulu ya..."
Setelah menunggu 5 Menit akhirnya mobil itu pun datang. Dan mereka segera menuju ke Hotel bintang 5 tersebut...
Sesampainya di sana Reva tertidur pulas dan terpaksa Benzi harus menggendongnya ke kamar Reva.
"Adduhh Rev kamu berat sih... di rumah kamu makan sapi utuh ya... Berat bangett untung aku kuat" Ucap Benzi sambil membawa Reva menuju kamarnya.
Sesampainya di sana Reva segera di taruh ke kamarnya dan Benzi langsung menuju kamar no 29 dan segera tidur.
Keesokan harinya...
•
•
•
__ADS_1
Kita saksikan 2 hari lagi😂 Tenang... di episode 19 kita keliling jepang...
Makasih ya... untuk para eembaca setia di Novel yang berjudul "Life Story Of Benzi" ini saksikan episode selnjutnya yah... bye bye jangan lupa like comment share and Vote aku...