Life Story Of Benzi

Life Story Of Benzi
Pergi...


__ADS_3

Episode sebelumnya:


Reva menghubungi Benzi dan "Berharap" Dapat bertemu benzi kembali.


Setelah mencoba 2x gagal Reva pun tidak menyerah Reva mencoba untuk yang ke 3 kalinya dan akhirnya telepon tersebut terangkat.


"Halo Benzi kamu lagi di mana?" Tanya Reva sedikit cemas.


"Iya halo, aku lagi on the way ke kampung nih masih di rumah nanti jam 09:00 aku bakalan kesana," jawab Benzi dari sebrang sana.


Ternyata sekarang sudah jam 08:30, Revapun bergegas menemui benzi dengan mobil Al*****nya, ketika di gang perumahan Benzi mobil Reva tidak muat untuk masuk dan akhirnya reva mengambil keputusan untuk berjalan kaki untuk kerumah Benzi.


"Sekarang sudah jam 08:50 lagi masih sempat ga ya?" Tanya Reva kepada dirinya sendiri sambil tergesa-gesa berlari.


"Aku harus cepat!!!!"


 Ketika Reva berlari Reva tidak mengetahui di situ ada batu yang ada di tengah jalan, Reva pun seketika terjatuh dan Reva mengalami luka ringan. setelah keadaan lumayan mendingan Reva langsung berlari sambil terpincang pincang.


 


"Aku haruss kuat!, aku harus kuaaaaat!!" Semangat Reva sambil menahan sakit.


Jam 08:58 Reva sampai di rumah benzi.


"Eh Reva, sini duduk dulu aku berangkat 2 mnt lagi"


"Iya benzi makasih" Reva sambil duduk di bangku kayu milik Benzi.


"Eh Reva kaki kamu kenapa? kok berdarah? Sini aku obatin dulu" ujar Benzi yang merasa khawatir.


"Ini Ben tadi pas lari kesini aku tersandung batu, eh, lututku tergesek dengan tanah" jelas Reva yang sedang menahan sakit.


Benzi pun seketika langsung mengambilkan obat dari dalam rumah kecilnya.


"Sini rev lutut mu aku obatin" kata benzi yang sambil mengambil Beta*** dan perban.


Reva pun di obati oleh benzi, setelah di obati Reva mulai membaik.

__ADS_1


"Benzi kamu beneran mau pindah?" kata Reva


"Iya aku mau pindah, aku kasihan sama nenek gak ada yang nemenin," kata Benzi.


"Kira kira berapa lama tuh?" Tanya Reva yang menahan rindu.


"Ya... mungkin 1 tahun 2 tahun aku balik ke sini lagi."


"Terus kamu di sana mau sekolah dimana? keluarga kamu bisa mencukupi?" kata Reva sambil khawatir dengan benzi.


"Aku kayaknya gak bisa lanjutin sekolah Rev, aku mau langsung kerja aja di sana." Terang Benzi sambil duduk disebelah kiri Reva.


"Terus kamu mau kerja apa disana?"


"Kan nenek aku punya lahan pertanian tuh kata nenek aku aku di suruh ngelanjutin usahanya."


"Wahhh bagus tuh, oh iya Ben, kamu save no aku ya!"


"Oke Rev, Rev kayanya sampe disini aja deh aku mau jalan nanti telat ke buswaynya."


"Oke ben, hati hati di jalan titip salam ya ama nenekmu mudah mudahan cepat sembuh." Reva berdiri dari bangku bersamaan dengan Benzi.


"Eh tunggu Ben, ada sesuatu yang aku mau kasih." Reva menarik pergelangan tangan Benzi.


"Kamu mau kasih apa? Ga usah repot repot." Tolak Benzi halus.


"Ini ada gelang dari ku disitu ada namaku nah di gelang yang ku pakai ada namamu, biar kita selalu inget."


"Iya Rev, aku ga bakal ngelupain kamu"


"Dah Rev✋✋😢😭😭"


Seketika suasana menjadi sedih~


Reva pun menangis karena benzi akan meninggalkannya.


"Rev jangan lupain aku yah..."

__ADS_1


"Pasti Benzi aku ga bakal lupain kamu."


 Benzi pun berangkat, ternyata benzi melempar sebuah gulungan kertas yang biasa ada di film bajak laut, dan isi pesan itu adalah...


"Reva maaf ya aku ninggalin kamu ke kampungku, aku cuman sebentar ko disana, selama 2 tahun itu aku akan bekerja disana dan mungkin sampai aku dewasa nanti setelah 2 tahun bekerja disana aku akan ke sini menjengukmu I LOVE YOU REVA"


Reva hanya meneteskan air mata dan tidak dapat berkata kata lagi, Reva langsung meninggalkan tempat itu dan kembali ke rumah.


 


"Seengganya aku sudah berbicara denganya untuk terakhir kalinya" dalam hati reva.


------------------------------------------------------


Nah gimana nih gais Episode ke 2 ini kalo kalian suka jangan lupa kalian kasih like, comment, vote sebanyak banyaknya and ratting yaa terus jangan lupa selalu support A.F Novel di Mangatoon kalian terimakasih telah membaca...


Pesan yang terkandung:


- Tolong menolong


- Pantang menyerah


- Tidak lupa dengan jasa orang lain


Mungkin cukup sekian Untuk episode kali ini kurang lebihnya mohon maaf saya Ahmad faris dari A.F Novel mengucapkan maaf yang sebesar besarnya bila ada kata kata / Penulisan dalam kalimat di atas yang kurang dan salah.


Dan saya juga mengucapkan Minal aizinwalfaizin mohon maaf lahir dan batin. Terimakasih telah membaca.


Jangan lupa Like, and vote aku ya


#SocialDistancing


#JagaJarak


#Dirumahaja


#StayAtHome

__ADS_1


#OramudikduluE



__ADS_2