Life Story Of Benzi

Life Story Of Benzi
Ulang tahun Reva


__ADS_3

Perjalanan mereka selanjutnya adalah Odaiba.



Wikipedia.org


Odaiba (お台場) adalah sebuah pulau buatan di Teluk Tokyo, Jepang yang dihubungkan dengan pusat kota Tokyo dengan Jembatan Rainbow. Odaiba merupakan salah satu tujuan wisata di Tokyo, sekaligus lokasi pusat perbelanjaan dan permukiman. Kantor pusat jaringan televisi Fuji Television juga berada di tempat ini.


Sejarah Odaiba (お台場)


Nama "Odaiba" berasal dari sebutan untuk enam pulau di Teluk Tokyo yang dibangun sebagai benteng oleh Keshogunan Tokugawa. Pembangunan pulau-pulau dan "daiba" (meriam-meriam yang diletakkan di sepanjang pantai) dimulai sejak tahun 1883 untuk melindungi Tokyo dari serangan yang datang dari arah laut. Pada waktu itu, Keshogunan Tokugawa menghadapi ancaman Angkatan Laut Amerika Serikat yang dipimpin Komodor Perry. Pada tahun 1928, sebuah pulau buatan yang disebut Dai-San Daiba (meriam nomor 3) dibuka sebagai Taman Metropolitan Daiba yang berkembang sekarang sebagai Odaiba.


"Ehh Ben kan kita sudah di Odaiba nih... Menurut yang ku baca, di Odaiba ada pertokoan dan berbagai macam makanan. Kita kesana yuk, kalo gak salah namanya Aqua City Daiba deh."


"Iyaa... Ayo kita kesana, di sana emangnya ada apa aja?" Ucap Benzi pasrah.


"Hmm sebentar yah, nahh ketemu di lantai 3 F, ada berbagai brands terkenal lohh contohnya seperti Adidas, Reebok, dan Puma. Lalu di lantai yang sama dengan tempat yang berbeda, ada toko yang bernama Musee De Peau. Toko ini menyediakan berbagai macam cosmetics buatan tangan lohh, hebat kan?."


"Wahh ya sudah ayo kita ke sana, berarti nanti kita ke lantai 3F ya... Aku juga mau beli sepatu Adidas"


Mereka pun segera menuju ke lantai 3 F, sesampainya di sana Benzi melihat Reva sedang melirik ke arah Makeup yang Benzi duga merupakan makeup yang di impi-impikannya sampai saat ini. Selanjutnya... Mereka mencari toko Brands ternama di sana, dan tidak beberapa lama akhirnya mereka menemukannya.


"Wahhh sepatu Adidas yang selama ini aku cari-cari... Loh ko harganya lebih murah sedikit, Bukannya harga aslinya 50 juta? Ko disini jadi 45 juta. Wahh aku beruntung banget"


"Ehh mas bilang ke penjualnya saya mau ini satu"Ucap Benzi kegirangan.


"Ashiap Ben... Mba saya beli sepatu ini ya satu"Kata Dimas dalam bahasa Jepangnya.


"Satu aja nih? Gak beli 2" Ucap penjual toko tersebut.


"Ya sudah beli 2 aja Dim, nanti lo pilih deh mau yang mana"


"gue sih sukanya yang puma, tapi... Terlalu mahal Ben liat deh harganya 10 juta"


"Udahh ambil aja gapapa, gw yang bayarin kok"


"Beneran Ben???? Makasih ya... Lu emang temen ter the best gw Ben"


"Hahaha Zaman sekarang mana ada yang gratis, ada satu syarat"


"Syaratnya apa tuh Ben kalo boleh tau"


"Kan 2 hari lagi Reva mau ulang tahun nihh, Besok lo cari tempat yang menarik untuk acara ulang tahunnya Reva"


"Hmm boleh deh Ben... Itu aja syaratnya?"


"Iya itu doang... Ohh iya Dim anterin gw beli make up yuk buat Reva, soalnya gw kan ga bisa bahasa Jepang"


"Oke oke... ayo deh gw anterin"


"Ehh Reva kamu tunggu sini dulu ya... Sebentar ajah aku sama Dimas mau ke toilet sebentar"


"Hmm.... Oke deh Ben jangan lama lama yah"

__ADS_1


"Iya... Rev tenang aja." Ucap Benzi sambil berlari menuju toko cosmetics untuk membeli barang yang Reva lirik sebelumnya.


Sesampainya di toko tersebut, Dimas segera menanyakan harga cosmetics yang sebelumnya di lirik Reva.


"Permisi bu... Harga cosmetics ini berapa yah?" Ucap Dimas dengan bahasa Jepang.


"Hmm yang itu lumayan mahal dek, harganya 5 juta"


"5 Juta Ben kata orangnya."


"Ohh ya sudah beli aja..." Ucap Benzi tanpa pikir panjang.


"Ya sudah bu gapapa saya beli 1 yah..."


"Baik nak di tunggu ya..."


Setelah menunggu tidak sampai 1 menit akhirnya barang tersebut di dapatnya. Benzi segera kembali ke Reva sedangkan Dimas menuju ke mobil untuk menaruh barangnya.


"Ben, Dimas mana? Ko ga keliatan?"


"Itu... E... Ohh si Dimas lagi Buang Air Besar (B.A.B) Rev, paling sebentar lagi dia kesini" Ucap Benzi gemeteran.


"Ohh kirain dia balik duluan... Ya sudah kita tunggu di tempat makan aja yuk"


"Ayo Rev... Sebentar ya aku telefon dulu"


"Halo Dim nanti lu langsung ke tempat makan aja ya..." Ucap Benzi menggunakan telefon genggamnya.


"Ohh oke Ben... Gw otw nih barang aman kok"


"Iya Ben..."


"Ayo Rev kita ke tempat makan" Ucap Benzi sambil membawa sepatu yang telah di belinya.


Sesampainya di tempat makan... Benzi dan Reva menunggu kehadiran Dimas di sana. Tidak beberapa lama akhirnya Dimas sampai.


"Wehh Dimas gimana nabungnya udah puas?"


"Hah?? Nabung??"


"Udah bilang puas ajahh" Ucap Benzi memberikan isyarat kepada Dimas.


"Ohh itu Rev hahaha puas ko"


"Hahaha ya sudah sini duduk dulu, pesan makanannya"


"Mba... Saya pesan ramennya 3 yah..." Ucapnya menggunakan bahasa Jepang.


"Baiik ditunggu yah..."


Mereka pun menunggu hingga kira-kira 15 menitan, untuk akhirnya makanan tersebut sampai. Benzi, Dimas, dan Reva segera makan makanan tersebut.


"Sebelum kita makan alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa dalam hati mulai"

__ADS_1


"Dah ayo kita makan, makannya santai ajah ya... jangan buru buru nanti tersedak" Ucap Benzi menyindir Reva.


"Ashiapp Benzi... ya sudah yuk makan"


"Itadakimasu (Selamat makan)" Ucap Dimas menggunakan bahasa Jepang.


Mereka pun makan bersama... dan setelah mereka makan, mereka segera kembali ke hotel untuk melaksanakan solat ashar di sana.


Setelah melaksanakan solat ashar mereka beristirahat di hotel. Benzi dan Dimas pergi mencari tempat untuk merayakan ulang tahun Reva. Dan mereka menemukan tempat yang cocok.


Biaya sewa beserta bantuan dari orang-orang disana seharga 10 juta, setelah mendapatkan tempatnya Benzi dan Dimas segera kembali ke hotel akibat ke lelehan.


2 Hari kemudian...


"Assalamualaikum, Reva..." Ucap Benzi sambil mengetuk pintu Reva yang terkunci.


"Iya Waalaikumsalam, kenapa Ben??"


"Kamu mau ikut gak? aku mau jalan jalan"


"Ikut lah... masa aku sendirian disini"


"Yasudah duluan gih ke mobil"


"Iya sebentar... aku siap siap dulu"


Mereka pun berangkat menuju tempat tersebut, sesampainya disana Reva di suruh duduk, Benzi dan Dimas pura pura ingin memesan makanan.


Dan tiba tiba... Lampu di dalam mati, Sontak Reva terkejud, suasanapun semakin hening. Tiba tiba ada cahaya dari atap tempat tersebut lampunya berkedap kedip. Ketika semua lampu menyala... Reva kaget semua orang ternyata merayakan ulang tahunnya.


Benzi yang membawa hadiah berupa makeup yang di lirik Reva ketika di Aqua City Daiba.


"Wahhhhh Benziiiii itu kannn makeup yang di sana... Kamu belikan untukku?? Ah... Soswitnyaa"


"Thanks To You Everyone" Ucap Reva dengan menggunakan bahasa inggris.


"Aduhh aku jadi terhura Ben😭 Aku gak pernah sebahagia ini lohh"


"Makasih ya Ben, Dimas, dan semuanya"


"Iya Rev... tenang aja... Ohh iya selamat ulang tahun yah, semoga panjang umur, dan sehat selalu. di umur yang ke 18 tahun ini semoga kamu menjadi lebih dewasa ya" Ucap Benzi Sambil memberikan hadiah makeup kelada Reva.


"Iya Ben amiin makasih yahh" Ucap Reva mengambil make up tersebut dan memeluk Benzi dengan erat.


"Iya Rev sama sama..." Ucap Benzi memeggang pipi Reva dan mencium keningnya"


"Yasudah yuk di makan dulu... nanti jadi gak enak..."


Setelah mereka makan Reva, Dimas dan Benzi kembali ke hotel. Sesampainya disana Reva pingsan tak sadarkan diri, untung ada Benzi yang sigap menggapainya. akhirnya Reva pun di bawa ke rumah sakit terdekat...



__ADS_1



Makasih gaiss udah membaca jangan lupa kasih like comment and vote aku...


__ADS_2