
"tante?.." panggil lion saat sudah masuk di cafe dan melihat tante nya yang sudah menunggu sambil meminum kopi susu
"lionn.."
lalu lion duduk berhadapan dengan tantenya
"oh ya kamu mau minum apa?"
"gak usah tante aku lagi gak haus"
"oke deh kalau gitu"
"lion bodyguard kamu bilang sama tante katanya kamu mau lanjut sekolah di sini?"
"keniatan nya sih begitu"
"kenapa kamu gak terusin sekolah kamu yang di china aja?"
"gak tau kenapa aku gak bisa kalau harus tinggalin rumah itu, ya meskipun sekarang aku pergi untuk sementara waktu"
"tapikan kalau masalah rumah tante bisa urus, lion
"tante paham banget sama yang kamu rasain sekarang, tante juga ngga akan ngelarang kalau kamu pengen sendiri dulu untuk sementara waktu,tante its okay, tapi kamu yakin gak butuh penjaga,supir,atau bila perlu pembantu supaya kamu bisa makan makanan sehat dan teratur"
"tantee..kalau kaya gitu sama aja dong aku gak sendiri"
"habisnya tante takut kamu kenapa-napa"
"tante tenang aja aku di sini aman"
"lion plis lah dengerin tante, tante sayang sama kamu, tante mau kamu tetap sehat, kamu itu sekarang seorang pewaris, pekerja di rumah kamu sekarang cuma kamu tuan mereka,atasan mereka, jadi tante mohon ya dengerin tante karna kamu itu harus tumbuh dewasa agar kelak bisa menggantikan posisi papa kamu"
"aku tau itu tante, tapi keputusan aku udah bulat,kali ini aku bakalan tetap pergi sendiri gak ada orang lain yang ikut sama aku" ucap lion yang keras kepala
"oke kalau memang itu mau kamu,terserah,tante gak akan paksa kamu buat ikut omongannya tante, tapi tante mohon sama kamu pastikan kamu makan dengan makanan yang sehat dan juga teratur, pastikan juga pakaian kamu tercuci bersih, sama pastinya tempat tinggal kamu selama kamu pergi cari yang nyaman dan mewah buat kamu, kalau bisa kamu beli yang seharga rumah kamu"
"udahlah tante lagian aku cuma sendirian ngapain harus beli yang besar-besar"
"habisnya tante gak mau kamu malah jadi kaya anak yang biasa aja,di liat gak punya apa-apa nanti di luar sana"
"terserah tante deh mau ngomong apa"
"oh ya aku mau ganti kartu kredit yang biasa aja selama aku di luar" kata lion sambil mengeluarkan kartunya dan menaruhnya di atas meja
"loh memang nya yang ini kenapa?" tanya tante nya sambil mengambil kartu itu
"ya gak papa"
"ya udah kamu bisa pakai kartu tante yang biasa" ucap tanten nya sambil mengambil kartu yang biasa
di dalam dompet,lalu memberikannya kepada lion
"itu isi nya lumayan banyak buat selama kamu di luar"
"oke.." dan sambil menerimanya
"kamu simpan aja kartu kamu yang itu, anggap aja itu kartu cadangan takutnya kurang nanti"
"oke deh" gumam lion
"ini udah kan itu aja yang mau tante omongin?" tanya lion
"ya mungkin cukup itu aja, karna percuma mau bicara panjang lebar juga,kamu gak bakalan mau dengerin"
"oke kalau gitu aku harus pergi, aku harus cari tempat tinggal sementara, sama sekalian mau keliling-keliling kota seru kali ya"
"oke,up to you yang penting kamu happy, tapi kamu harus tetap hati-hati okay?"
"iya tenang aja"
lalu mereka berdua sama-sama bangun berdiri pergi keluar dari cafe
"oh ya kamu ke sini naik apa?" tanya si tante saat sedang perjalan keluar
"aku, pake motor kebetulan tadi baru beli"
"oh yah, motor apa?"
"ada deh.."
saat sudah di tempat parkiran lion menunjukan motor baru nya itu
"di sana motor aku" serunya sambil berjalan menghampiri motor nya
tante lion mengikuti lion sampai lion tiba di motornya
"ya ampunn... lion ini serius motor baru kamu?"
"iya ini motor baru aku"
"lion ngapain kamu beli motor yang kaya ginian, ini itu udah jadul ketinggalan jaman banget"
"ya emangnya kenapa,ini keren ko"
"keren dari mana!"
__ADS_1
"lion kamu itu punya banyak uang ngapain beli motor yang kaya beginian, kamu kan bisa beli yang new edition"
"udahlah tante lagian gak ada salahnya aku nyoba, aku kan udah sering beli yang new edition" ucap lion sambil memakai helm bersiap untuk pergi
"ya oke terserah kamu di situ, tapi awas kalau kamu beli barang yang kaya ginian lagi" ucap tantenya yang dengan pasrah
"iya ah bawel banget sih!" lalu lion pamit pergi duluan
"ya udah aku duluan tante?"
"iya hati-hati"
"tuh anak di kasih taunya susah banget"
gumam tante nya lion dengan sedikit kesal
teng..teng..teng..suara lonceng sekolah berdentang menunjukan waktu istirahat tiba
"sumpah dari tadi ko aku ngerasa haus banget ya!" seru fida,mereka bertiga yang masih di dalam kelas
"iya nih sama gue juga.." sambung jesy
"ya udah kita ke kantin aja.." kata liana
"ya udah yuk.." ajak jesy
saat mereka bertiga hendak keluar kelas, baru dua langkah kaki mereka melangkah tiba-tiba dito yang masih di dalam kelas datang menghampiri mereka sambil bersapa lalu mengajak berkenalan kembali
"Haiii??..." sapa dito
seketika mereka bertiga menghentikan langkahnya
"eh dito haii!..jawab jesy
"haiii..." jawab fida dan liana secara bersamaan
"kalian mau pada kemana?"
"kita mau ke kantin" jawab liana
"oh ya sebelumnya aku boleh kenalan lagi gak, biar enak aja ngomongnya kalau aku tau nama kalian" ucap dito
"oh boleh dong" kata jesy
"panggil aja aku fida.." fida yang mendahului sambil menjabatkan tangannya
"oh fida"gumam dito sambil membalas jabatan tangan fida
"panggil aja aku jesy.." sambil menjabatkan tangannya
"ohh jesy" gumam dito sambil membalas jabatan tangan jesy juga
"iya kan?"
"oh iya aku liana" jawab liana sambil menjabatkan tangannya
"senang bisa kenal sama kamu"
"aku juga" lalu liana tidak bisa melepaskan tangannya dari tangan dito dan akhirnya mereka berjabat tangan lumayan lama
"etss...jangan lama-lama juga kali" ucap jesy sambil melepaskan tangan mereka berdua
"oh sorry.." gumam dito
"senang bisa kenalan sama kalian"
"kita juga" ucap fida
"yaudah yuk gue udah haus nih" ucap nya kembali
"ayo" ajak liana
"kita pergi ke kantin dulu" ucap fida lagi
"oh iya"
lalu mereka bertiga pergi keluar dari kelas
mereka berjalan menuju kantin sambil asik berbincang bersama
"Buu...kita mau jus mangga nya tiga??.." kata liana
pada ibu kantin
"iya sebentar ya tunggu dulu"
"oke"
lalu liana pergi untuk menghampiri jesy dan fida yang sudah duduk
"hah...Li lo ko bisa poto bareng dia?" tanya jesy yang yang terkejut tak menyangka,saat melihat poto liana bersama kakak keduanya zayyan di handphone liana
"siapa?" tanya liana yang baru akan duduk
"ini loh yang jadi mahasiswa terkenal itu di kampus mana tu ya gue lupa lagi.." kata jesy sambil berfikir
__ADS_1
"tapi gue ingat namanya kalau gak salah namanya
zayyan putra"
"ohh ituu..." seru liana yang sudah terduduk
"apaan si gayss?.." sambung fida
"ini loh mahasiswa yang terkenal ituu.." jawab jesy
"oh ya gue tau,sumpah sih ya dia itu keren banget udah tinggi ganteng,pintar lagi, cewe mana coba yang gak klepek-klepek sama dia" ucap fida
"nih lo liat deh.." sambil menunjukan potonya
"ini seriusan loh udah pernah poto bareng sama dia Li?" tanya fida yang terkejut dan ikut tak menyangka
"gue poto sama dia karna gue itu adiknya gays" ucap liana
"dia itu kakak kedua gue"
"seriusan loh?" tanya jesy
"ja-jadi kalian itu kakak adik" gumam fida yang tak menyangka
"kenapa loh gak cerita ke kita kalau kalian itu kakak adik"ucap jesy
"ya kenapa sih emangnya harus banget gitu"
"tapi loh serius Li?" tanya fida yang masih tak menyangka
"ya ngapain gue bohong..dia kakak kedua gue, lagian kalian kan udah tau kalau gue bukan anak satu-satunya"
"iya juga ya.." gumam fida
"ini jus nyaa..." ucap si ibu kantin sambil menyajikannya
"makasih bu" ucap liana
"sama-sama" lalu ibu kantin pergi kembali untuk melayani yang lainnya
"tapi ini gilaa sih..bisa pas banget gini kalau lo itu adiknya...jadi bisa lah yaa kalau kitaaaa..." ucap jesy yang bermaksud lain
"apa?,mau minta kontaknya?"
"peka juga lohh" kata fida
"gak bisa gays, dia udah pesan soalnya,buat jangan bagi kontaknya, takut gak fokus sama kuliahnya"
"yahh sayang banget" gumam jesy lalu meminum jus nya
"oh yah kalian juga tau gak desainer cantik yang lagi viral itu yang udah terkenal di luar negara juga, sekarang katanya sih kalau gak salah dia lagi di eropa" kata fida
"bukan di eropa, tapi di amerika" seru liana
"lo tau Li?"
"ya tau lah"
"ini kan orang nya?" tanya liana sambil menunjukan poto orang itu di lewat handphone nya
"iya bener banget itu orangnya, mukanya hampir mirip ya sama lo Li"
"denger perjuangannya itu bisa jadi contoh banget buat kita" ucap fida kembali
"kesuksesannya dia itu emang udah hoby nya dari kecil" kata liana
"emang siapa sih namanya?" tanya jesy yang tidak tau apa-apa tentang wanita itu
"nama nya itu dania syakilea andrika" jawab liana
"tunggu!tunggu!!.. nama nya gak jauh dari lo" kata jesy
"ya karna dia juga kakak gue"
"serius lo, dia juga kakak lo" kejut fida
"iya,dia kakak pertama gue, kan lo sendiri tadi yang bilang kalau mukanya hampir mirip sama gue"
"wahh.. di luar dugaan ya ternyata semuanya" ucap fida yang merasa terkagum
"gue jadi iri deh sama lo Li.." ucap jesy
"gue juga nih" sambung fida
"apaan sih kalian lebay banget"
"lo itu udah kaya keluarga selebriti aja deh, kakak-kakak lo terkenal, lo juga terkenal di sekolah ini" kata jesy
"emang susah sih ya kalau udah jadi orang cantik terus pintar lagi" ucap fida
"kakak-kakak lo itu orangnya kaya gimana sih Li? secara kan kita cuma tau di medsos aja gitu"
"kalau kakak pertama aku itu, dia orangnya baik, di kenal ramah juga,dan penyayang juga, terus kaya yang kalian tau tadi cantik, pintar dan pekerja keras,tapi gampang marah,dia itu tipe orang yang gak bisa di ganggu,dan kalau kakak gue yang kedua, dia itu anak laki-laki satu-satunya di keluarga gue, dia itu orangnya asik,terkadang jahil juga,perhatian,tinggi ganteng dan pintar,udah sih itu aja dong"ucap liana
"sikap mereka itu, bisa jadi idaman lawan jenis mereka sih menurut gue" kata fida
__ADS_1
"ya lo tau sendiri kan yang suka mereka aja banyak banget, termasuk lo juga kan Lii terkenal.." kata jesy
"mau seterkenal apapun keluarga gue, itu gak akan ada apa-apa nya jika di bandingkan sama kalian yang bisa merasakan bahagianya sebuah keluarga" kata hati liana