
setelah menerima video tersebut Safira langsung melihatnya matanya terbelalak melihat pelakunya anak lain terhadap anak yang di tolongnya apalagi usia mereka yang berbeda
sementara di sebuah kamar seorang anak sedang menagis mencari mama" mama aku mau sama mama ucap sang anak membuat sang pengasuh pusing",maaf tuan den duta mengis cari mamanya",
Reza langsung berdiri dan menuju kamar putranya,sayang kenapa mencari mama bukankah papa sudah bilang mama sudah pergi
tidak tadi mama mengendong dan menyuapi ku di sekolah dia sangat cantik ucap sang bocah,sang pengasuh yang mendengar hal tersebut teringat akan seorang wanita cantik dan lembut yang menemukan duta
Reza melihat sang pengasuh,"maaf tuan memang tadi yang menemukan den duta adalah wanita dia seorang guru di sekolah tersebut ucap sang pengasuh
karna duta terus menangis akhirnya Reza berkata, baiklah tidur dulu besok baru bertemu mama dan papa akan mengantarmu ke sekolah
__ADS_1
duta langsung menurut dan tertidur di sertai senyum di wajahnya
pagi hari saat akan ke sekolah ponsel Reza berbunyi dia binggu karna Panggilan tersebut berasal dari sekolah duta
setelah menerima telepon wajah resa tampak sedikit emosi
ayo sayang kita ke sekolah,sampe di sekolah Reza langsung ke ruang kepala sekolah,pak Udin yang sudah menunggu langsung menyuruh Reza duduk
Reza menarik nafas panjang, baiklah pak karna pihak sekolah yang langsung turun tangan,"tapi pak boleh saya bertemu dengan guru yang menolong anak saya kemari ucap Reza
pak Udin diam walau Safira salah satu guru tapi pak Udin Tidak bisa seenaknya memanggil Safira
__ADS_1
namanya takdir Safira yang habis mengajar langsung ke ruang pak Udin tok tok tok celk selamat pagi pak Udin ucap Safira dengan senyuman
pak Udin langsung berdiri dari kursinya pagi Bu, duta yang melihat Safira langsung memeluk dan berkata mama,safira tersenyum dan mengakat duta untuk mengendornya wah anak tampan ucap Safira sambil mencium pipi duta tak sadar ada sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan interaksi Safira dan duta, Safira yang baru tersadar ada orang lain di ruang tersebut oh pak Udin ada tamu ucap Safira
oh ini Bu orang tua marduta buana ucap pak udin,Reza langsung berdiri melihat wanita cantik angun dengan paken bermerek mahal jika hanya seorang guru Tidak munkin dapat membeli barang tersebut
Reza buana ucap Reza menyodorkan tangannya Safira dengan senyuman lembutnya menerima tangan tersebut Safira,Reza melihat jelas wajah cantik wanita tersebut di tambah lesung pipi diwajahnya membuat senyumannya semakin cantik
akhirnya mereka semua duduk di sofa bersama pak Udin langsung meyiapkan minuman dan cemilan sementara Safira santai di samping duta
Reza yang melihat hal itu sontak saja merasa aneh pasalnya pak Udin kepala sekolah sedan Safira guru tapi kok yang melayani justru pak Udin sedang Safira santai tanpa berniat membantu
__ADS_1
pikiran aneh tentang Safira mulai memasuki otaknya apalagi mengingat mantan istrinya yang berselingkuh demi memiliki barang mewah membuat Reza berpikir mungkin Safira simpanan pemilik sekolah atau seseorang yang berkuasa melihat pakean yang di kenakan Safira apalagi Safira terlihat sangat muda