
Safira hendak melangkah tapi suara seorang anak mengehetikan langkah kakinya,mama ucapnya,Safira tersenyum hangat dan meraih tangan duta sedang seorang pria yang di dalam mobil terus menerus melihat ke arah mereka
dia melihat pemandangan tersebut dengan tatapan yang sangat sulit di artikan
sementara di sebuah rumah sakit,"tuan hari ini anda sudah bisa keluar ucap salah satu bodyguardnya,aksen melihat kearah pintu ruang rawatnya dari tadi pagi setelah dia bangun dokter yang merawatnya semalam belum nampak
sedang tani yang semalam piket langsung bergegas pulang ke rumah setelah jam menunjukan pukul delapan
masuk seorang dokter pria,selamat pagi tuan,"aksen tak menjawab,saya cek dulu tuan ucapnya sambil memeriksa luka aksen
setelah memeriksa, wah luka tuan sudah lebih baik dan bisa mengurus administrasi dan pulang.
__ADS_1
akhirnya sang dokter keluar dari ruang tersebut,belum juga dokter sampe di pintu terdengar suara langkah kaki orang berlari ke arah mereka
pria tersebut langsung masuk ke dalam ruangan maaf tuan muda saya baru datang semalam cuaca buruk tak memungkinkan adanya penerbangan nanati jam dua subuh baru saya basa naik pesawat ucap pria tersebut
baiklah Joe aku mengerti ucap sang tuan pada asistennya
",aku ingging tinggal lebih lama di rumah sakit", ucap aksen membuat para bodyguard binggung dan juga Joe tapi tak ada yang bisa membantahnya
baik tuan muda apa ada yang tuan muda butuhkan, tolong cari informasi tentang dokter yang merawat ku semalam
baiklah ikuti gadis tersebut,"baik tua,tak berselang lama di luar ada adu mulut antara bodyguard dan wanita seksi bersama temanya sedang Rendi yang baru saja akan masuk ke ruangan tersebut melihat wanita tersebut hai kak.rendi ucap wanita tersebut oh nona Anita dan rahma
__ADS_1
kakak kami mau masuk menjenguk tuan aksen,"maaf tuan atas perintah tuan aksen dia melarang siapapun masuk
Rendi masuk selamat pagi tuan aksen oh iya nampaknya ada dua wanita cantik dan sexi ingin menjenguk mu,"aksen menghela nafas panjang,"Joe datang bersama nona Anita dan Rahma maaf tuan mereka mewakili ayahnya menjenguk tuan,aksen mengaguk Anita langsung ke kursi ranjang aksen sedang Rahma langsung menempel pada Rendi
"bagaman keadaanmu aku sangat cemas ucap Anita dengan mimik sedih,"makasih atas perhatian pak.dani ucap aksen tanpa basa basi
dari arah pintu masuk dokter safina, permisi maaf mengagu ucap dokter safina,Rendi langsung bangkit karna meliahat adik sepupunya,ada apa bukanya kau libur?ucap dokter Rendi,"safina mengeluarkan ponsel dari tasnya dan memberikan pada rendi dan ini sekalian sembari memberikan kotak bekal
sementara rahma yang melihat menjadi kesal, aksen melihat semuanya binggun apa hubungan mereka sedang Anita melihat arah tatapan aksen merasa kesal sendiri
terimakasih sayang ucap Rendi pada Safina sambil mencium keningnya,membuat semua orang di ruangan di buat binggung
__ADS_1
maaf ya Arturo kurang sehat jadi upaya tidak menentu apalagi kadang jaringan tak mendukung
jangan lupa like and komen