
Setlah 2 jam,mereka pun sampai di Pasar malam
"Wah Lihat Sa Pasar malam ini begitu ramai!"Ucap Zidan
"Hmm ya kak!"Jawab sasya
"Sya!"Panggil zidan
"Apa kak!?"Jawab Sasya
"Bisa tidak kamu jangan dingin saat bersama ku!Aku ingin melihat Senyum dari adik kecil ku ini!"Tutur zidan penuh harap
"Hmm baiklah kak tapi hanya dengan mu Saja!"Jawab sasya sambil mencoba tersenyum
"Nah kalo gitu kamu baru Tuan putri ku yang manis heheheh bukan tuan putri es"Celoteh Zidan sambil tertawa
"Iya kak"jawab sasya 'Kenapa Saat aku bersama kak zidan hati ku merasa tenang seperti sedang bersama kak Rizky' Batin Sasya Sedih memikirkan kkaknya Rizky
'Aku tau sya Di balik sikap dingin mu terdapat Sasya Yang Rapuh tapi kamu mencoba tuk tegar' batin Zidan
"Yaudah yuk Sya Kita Main di pasar malam ini sampai puas!"Ucap zidan penuh semangat
"Oke Kak" jawab Sasya
Zidan segera menarik tangan Sasya Untuk mencoba berbagai wahana permainan di pasar malam ini.Mereka tampak menikmati Pasar malam ini,Zidan bahagia sekali-kali melihat Sasya tertawa lepas,Dia tak menyangka bahwa di balik sikap Dingin sasya Terdapat sasya yang ceria.Zidan memutuskan untuk wahana permainan terakhir mereka mencoba Wahana sangkar burung.
__ADS_1
"Sya bagaimana kalau kita naik wahana burung sangkar itu!Dari situ kita dapat melihat keindahan pasar malam" Ajak Zidan penuh semangat
"Ayo kak,Aku sudah lama tak naik wahana itu!" jawab Sasya Dengan senyuman
"Oke kita naik sekarang Sya!" ucap zidan.Mereka segera naik ke wahana itu,ketika di puncak Sasya dan zidan di buat takjub dengan keindahan yang dapat mereka lihat dari atas itu.
"Kau tau kak,Aku juga Dulu sering naik wahana ini dengan kakak Rizky"Cerita Sasya dengan sedih
"Hm Jngan sedih Sya!Kan sekarang ada aku!" ucap zidan sambil mengelus kepala nya
"Makasih kak" ucap sasya
"Makasih buat apa sya???"
"Makasih karena mau menjadi kakak ku!" ucap sasya
"Hmmm" Singkat Sasya
Setelah puas bermain Zidan dan sasya memutuskan pergi ke tempat pedagang kaki lima yang ada di pasar malam itu untuk membeli makan mlam.mereka makan malam dengan hidangan sate dan di suguhkan pemandangan keramaian Pasar malam.Setelah selesai makan,Zidan dan sasya pun beranjak dari tempat itu untuk pulang,tetapi saat berjalan Sasya melihat seorang ibu dan anak kecil di pangkuan ibu itu sedang mengemis.Sasya pun menghampiri ibu itu.
"Sedekahnya non,Kami belum makan dari kemarin non"Ucap ibu itu seraya menatap sasya
"Ini bu!"ucap sasya dngan memberi beberapa uang,ibu itu terkejut bahagia
"Makasih non semoga non selalu bahagia amin" Doa Ibu itu
__ADS_1
"Amin"jawab zidan
"hmm ibu tinggal di mana?"Tanya Sasya
"Ibu sama anak ibu Tinggal Di Bawah kolong jembatan non" Jawab ibu
"Mulai Sekarang ibu sama anak ibu ikut ke rumah ku dan tinggal bersama ku!" ucap sasya Datar
"Ini beneran non,non gak bercanda kan!?" kaget ibu itu
"Hmm ya,nama ibu siapa!?" tanya sasya
"Nama saya ibu rima non!" jawab ibu rima
"Ibu tinggal di rumah saya sambil menjadi pembantu rumah ku!" ucap sasya sambil berjalan menuju mobil.Ibu rima masih tak percaya dengan apa yang barusan di katakan sasya,banyak pertanyaan muncul di kepala ibu rima,zidan pun mengetahui itu langsung menjawab pertanyaan yang ada di kepala ibu rima
"Udah bi ikutin aja,dia mah emang orangnya dingin kayak gitu tapi sebenernya dia orang baik kok!Oh iya bi nama Saya Razidan panggil Zidan aja!Saya Tangan Kanan Sasya,Sasya udah anggap saya sebagai kakak angkatnya !Kalo yang tadi kenalin itu Sasya Dwi Mahriani bi" ucap Zidan memperkenalkan diri
"Eh em iya tuan Zidan" ucap bibi rima
"Yaudah bi sekarang bibi dan anak bibi ikut ke mansion kami!" ajak Zidan dengan ramah
"Baik tuan zidan Terima kasih!" ucap bibi rima
hmm Tadi Author gak jadi tidur siang karena Sibuk
__ADS_1
Sekarang mau tidur siang dulu!entar Up lgi
"