
Seketika Tubuh Mama Sasa Tumbang karena mendapat Tiga tembakan Dari lelaki itu.Sasa Menangis Sekeras mungkin untuk Meminta tolong agar mama nya bisa selamat
"Mamaaaaaaaaaa! Mama tidak berpikir boleh meninggalkan ku.. Hiks hikss hikss Seseorang Tolong Mama ku!" Teriak sasa Menangis sambil memeluk tubuh mama nya
"Hahahah gadis kecil tidak akan ada yang menolong mu di sini" jawab lelaki yang menembak tadi Yang di ikuti gelak tawa dari teman-teman nya
"Kalian Siapa!hiks hiks kenapa kalian tega membunuh mama ku!" ucap Sasa sambil menangis
"Hahahha kami hanya menjalankan tugas dari klien kami untuk membunuh mama mu!"
Ketika Sasa ingin menjawab,mama sasa bicara padanya..
"Kaliannn!!!....Jah" ucap sasa yang langsung terpotong ucapan mama nya
"Sayang,Cepat pergi dari sini,mama menyayangi mu,cepat syang"ucap lirih mama nya tpi masih bisa di dengar sasa
__ADS_1
"Tidak Ma! hiks hiks hiks aku akan bawa mama!"ucap sasa.Tapi tidak ada jwaban dari mama nya.ketika Sasa mengecek Mama nya ternyata mama nya sudah meninggal
"Mamaaaaaaaaa!Mama tidak boleh meninggalkan ku seperti ini.. hiks hiks hiks.. kata mama tadi sayang sama aku,tapi mengapa meninggal kan ku.. mamaaaaaaaaa!" Teriak tangis dari Sasa
"Hahahah gadis kecil kini tinggal kau sendiri,Jika kau ingin melawanku baiklah,ini Pistol untuk mu tembak lah aku sesuka hati mu,itupun jika kau mampu" Sambil tertawa lelaki itu melempar pistol itu ke hadapan sasa.Sekilas sasa melihat tanda Burung gagak di lehernya.Tapi dia mengabaikan nya.Sekaramg emosinya tidak terkendali,Dia mengambil pistol itu,baru saja dia mau mengarahkan Ke para sekelompok orang tadi tapi ada teriakan seseorang yang jelas dia kenal
"Sasaaaaaaaaa!" ucap Ayahnya yang penuh amarah melihat anaknya mengarahkan pistol ke mama nya sendiri.
"Ayah ini bukan salahku... hiks hiks mereka tadi yang telah membunuh ibu,aku mencoba membalas mereka,tpi mereka sudah kabur"ucap sasa smbil menangis.
"Kau jika berani selangkah lagi Mendekati tubuh istri ku akan ku pastikan kau mati! Kau dasar pembunuh!Sasa kau tega membunuh mama mu sendiri!" Teriak ayah nya sambil masuk ke dalam mobilnya
"Ayah aku bukan pembunuh!aku bukan pembunuh mama" lirih sasa Sambil nangis menatap kepergiaan ayah nya"
**FlashBack Off
__ADS_1
'Tidak tidak aku bukan pembunuh!aku bukan pembunuh!ayah aku bukan pembunuh ibu**'
Sasa selalu mengigau karena mendapat mimpi buruk itu setiap hari hingga dia tidak pernah tertidur dengan pulas sejak setahun stelah kematian mama nya.
Tok tok tok
"Non non ini bibi non,buka pintu nya non" teriak bibi iyam di depan kamar Sasa.Bibi iyam ini adalah bibi yang mengasuh Sasa dari kecil jadi mereka cukup Dekat.Karena tidak ada sahutan dari sasa ya terpaksa pakai kunci duplikat buat buka kamar sasa.Ya semenjak Sethun kematian mama nya sasa.Bibi merasa kasihan dengan sasa jadi dia buat duplikat kunci buat jaga-jaga.
Setelah terbuka bibi iyam langsung menghampiri gadis kecil yang sedang bermimpi buruk itu.
"Non bangun,ini bibi non" ucap bibi iyam sambil menepuk pipi Sasa yang langsung di respon sasa dia langsung terbangun
"Bibi.. hiks hiks hiks
Em gimana mau lanjut lagi atau enggak!?
__ADS_1
hem yaudah lanjut yuk!