
Aku bukan pembunuh mama bi.. hiks hiks" ucap sasa di pelukan bi iyam
"Iya non Bibi iyam percya kok sama non,non itu baik gak jahat,mungkin Tuan besar dan Tuan muda hanya salah paham dengan nona" sahut bi iyam sambil mengelus punggung sasa
"Hiks hiks" hanya itu yang di dengar bi iyam
"udah non berhenti nangis yah!entar nyonya juga ikutan sedih melihat nona seperti ini" Bujuk bi iyam
"hiks hiks iya bi" smbil menghapus air mata nya
"yaudah non kita ke bawah yuk,tuan besar dan Tuan muda sedang sarapan" ucap bibi
"iya bi,yuk" sahut Sasa
sesampainya di bawah sasa langsung di smbut dengan tatapan benci dari ayah dan kakak nya.Sasa langsung duduk di kursinya,Hri ini dia bertekad untuk Menjelaskan kepada ayahnya tentang kejadian setahun yang lalu..
__ADS_1
"Ayah,aku aku ingin berbicara padamu"ucap sasa dengan ketakutan
"Ya katakan!"sambil memakan sarapan
"ayah soal kejadian setahun yang lalu itu memang benar bukan salah ku..orang-orang itu yang telah membunuh ibu.. ayah"Belum sempat melanjutkan nya ayahnya langsung menjawab dengan Emosi
"Hei kau!Tidak usah lgi membahas tentang itu pada ku,aku sudah muak!aku tidak percya omongan iblis seperti mu! Dan satu lagi aku bukan ayah mu! semenjak kau membunuh ibu mu!"Jawab ayah penuh emosi dengan langsung berdiri hendak berjalan namun terhenti ketika sasa memeluk kaki nya
"Ayah aku tidak bersalah,kenapa aku di hukum bukan atas kesalahan ku.. hiks hiks" Sambil memegang kaki sang ayah
"Kau!Kau yang telah membunuh istri ku!kau bersalah karena telah membuat ku kehilangan istri ku dan membuat putraku kehilangan mama nya!kau adalah seorang pembunuh! Pergi dari sini untuk selama nya! Pergi! aku sdah muak dengan dirimu dan muka mu yang sok polos itu!"Ucap ayah sambil menendang Tubuh sasa hingga tersungkur.Sasa berjalan menuju kamar dengan tangisan untuk membereskan barangnya,ia membawa baju,Uang tabungan,laptop kesayangan nya dan tidak lupa foto keluarga mereka.
Sasa berjalan keluar kamar dan Berhenti ketika melihat bi iyam menangis
"Non jangan pergi.. nona masih kecil,tidak mengerti kerasnya kehidupan di luar sana. hikss"Ucap bibi
__ADS_1
"Tidak apa bi,justru aku harus menghadapi kehidupan ini mulai sekarang.. hiks. bibi harus janji sama Sasa,selagi sasa gak ada tolong jaga ayah dan kakak ku ya bi,aku pasti bakal kembali suatu hari nanti,Dan oh iya entar jika sudah waktu nya tepat tolong kasih buku ini ke Kakak dan tolong di baca sampai habis ya"ucap sasa sambil tersenyum getir menghapus air matanya
"Iya bibi janji non,Non harus kembali ke sini"jawab bibi sambil memeluk sasa
Bibi akan selalu mendoakan yang terbaik buat nona'Batin bibi iyam
Bibi iyan mengantar Sasa hingga menuju taksi nya.. "Assalamualaikum wr wb Bibi iyam"ucap sasa menahan tangisnya
"waalaikummussalan wr wb non" jwab bibi
Setelah beberapa jam Menempuh perjalanan akhirnya sasa sampai di bandara.Ketika sasa ingin memasuki pesawat,Pramugari bertanya padanya
"Gadis kecil kamu mau naik sendiri aja?"dan hnya di jawab anggukan oleh Sasa.
**Haduh Author sudah ngntuk nih💤
__ADS_1
mau tidur dlu!
Besok Baru lanjut yah**!