
Setelah sampai di rumah,Sasya Dan Zidan segera masuk di ikuti Bibi Rima beserta Anak nya.Sasya Tanpa Berbicara segera naik ke lantai atas menuju kamarnya.
"Silahkan masuk bi!" ucap Zidan dengan ramah
"Ini Rumah Siapa Tuan??" Tanya Bi Rima
"Ini Rumah sasya Bi" jawab Zidan
"Hah?Ini beneran rumah milik non Sasya tuan"Ucap bi Rima kaget
"Iya bi ini rumah Sasya"Jawab Zidan Sambil Duduk di Sofa
"Dimana keluarga non sasya Tuan??kenapa rumahnya sepi???" Tanya Bi Rima
"Keluarga nya tidak tinggal di sini bi" Jawab Zidan dengan sendu
"Lho kenapa tuan?Maaf tuan jika bibi banyak tanya" Ucap Bi Rima
Zidan pun menceritakan kisah keluarga sasya hingga Sampai sasya di sini.
__ADS_1
"Kasihan non Sasya tuan!Pasti Non sasya sedih" Ucap bi rima merasa iba 'Kasihan Non Sasya Masih kecil harus menghadapi masalah sebesar ini' batin bibi
"Iya bi Kasihan!Maka nya sekarang sikap Sasya dingin terhadap orang" ucap Zidan
"Iya tuan"
"Bi tolong rahasiakan masalah Sasya dari orang lain ya?Soalnya Sasya gak mau ada orang yang tau selain aku!" Mohon Zidan
"Iya tuan saya janji tidak memberitahukan pada siapapun!" Ucap bibi
"Oh ya bi Ada hal yang ingin saya Beritahukan lagi kepada bibi biar bibi tak terkejut" ucap zidan Dengan serius
"Mansion Ini akan sasya buat menjadi Markas Geng Mafia yang Di buat Sasya jadi bibi jangan heran jika nanti banyak orang bersenjata!" Jawab Zidan,Bibi terkejut dengan apa yang di katakan Zidan
"Baik tuan Saya paham!" jawab Bibi
"Bi saya mohon maklumi Sikap Dingin Sasya tapi hatinya Baik kok bi" ucap Zidan
"Iya tuan saya paham dengan sikap Non Sasya mungkin non Trauma dengan kejadiaan yang menimpanya " jawab bibi rima
__ADS_1
"Iya bi Tapi sedingin apapun es pasti akan meleleh saat terkena api!Begitu juga dengan sasya yang dingin seperti es akan luluh dengan kasih sayang!jadi berikan Kasih sayang yang tulus Untuk Sasya bi" ucap zidan
"Baik tuan Saya akan anggap Non sasya Seperti anak saya tua" jawab bibi rima dengan senyum
"Oke kalo begitu bi,Kamar bibi dan anak bibi Di Dekat dapur" ucap Zidan seraya Menunjukkan arah kamar pembantu
"Terimakasih Tuan,Saya permisi dulu!" ucap bibi mengundurkan diri
"Iya bi!" jawab zidan
Bibi rima segera menuju kamar pembantu.Setelah kepergian bibi,Zidan segera menuju lantai 5,Saat Zidan Ingin masuk ke kamarnya,Hati zidan malah mau Menuntun nya ke kamar Sasya,Zidan pun memutuskan Ke kamar sasya.Saat sampai di kamar sasya Zidan melihat Sasya sedang tertidur di Ranjang dan laptop masih berada di pangkuan nya.Zidan menatap wajah sasya yang sedang tertidur itu sambil tersenyum.
"gadis kecil yang manis!Sepertinya kamu sangat lelah Sya Hingga Tidur mu Lelap seperti ini!" ucap zidan seraya menutup dan meletakkan Laptop sasya di nakas dekat ranjang sasya.
"Dari wajah mu terlihat sekali Bahwa diri mu Lelah berada di Fase ini" Zidan Berucap sendiri sambil Mengelus kepala sasya,Zidan segera memperbaiki posisi Tidur sasya dan menyelimuti nya
'Lihatlah wajah Mu Sya begitu Cantik dan manis,Seperti Putri tidur! Selamat tidur putri tidur' batin zidan sambil mengecup Kening Sasya
Bingung mau kasih Judul apa ya Jadi PUTRI Tidur deh
__ADS_1