Love Game Azia

Love Game Azia
permainan


__ADS_3

BRAK


Sebuah sepatu terlempar ke arah Olivia dan naas nya sepatu itu mengenai wajahnya.


"Anjing Lo lah zi,temen sendiri di lempar pakek sepatu"di lempar sepatu yang tadi mengenai wajahnya kembali ke sang pelempar.


"Gedek gue dengerin Lo pada nistain orang,waktu jadi teman aja di baik baikin,di bela belain,giliran udah gak jadi temen malah di omong omongin,di jelek jelekin,bagus Lo pada begitu"ucap azia kepada temanya


"Ye itu ma beda lagi zi,Lo bilang waktu itu katanya sesama temen jangan Sampek saling menghina,baik di belakang maupun di depan.nah karena si farhan udah bukan temen kita jadi kita bebas dong ngomongin dia"jawab Dea


"Terserah Lo setan"kesal Zia


"Ar!.."panggil azia pada arzan sang ketua yang sendari tadi hanya menyibukkan diri dengan game nya.


"Hmm apa "arzan lalu menghentikan permainannya dan menengok pada gadis yang memanggilnya tadi.


"Minta duit dong"azia menyengir memperlihatkan deretan giginya dan memajukan tangannya tanda meminta di depan arzan.


Tanpa bertanya dan berpikir panjang,arzan lalu mengambil dompet di saku celananya dan mengambil uang merah beberapa lembar.


Dengan cepat azia mengambil uang tersebut dan berlari keluar.belum terlalu jauh jaraknya dengan teman temannya,azia lalu berhenti dan"makaceh ketua ku sayang"setelah mengucapkan terima kasih azia berlalu keluar dari apartemen arzan.


"Zan...?"panggil Galuh dan di jawab dengan deheman ringan dari arzan.


"Minta duit dong"


"Gue bukan bokap Lo,minta sama bokap Lo"


"Ca elah pilih kasih Lo"


...........


"Kak azia Dateng,kak azia"heboh anak anak panti yang sedang azia kunjungi


"Hai apa kabar para ahli kubur ahli surga"azia menghampiri para anak anak kecil itu dan menyapa nya


"Kak Zia bawain jajanan buat kalian.siapa yang mau?"


"Aku mau,aku mau"


"Aku juga mau kak"heboh anak anak panti


"Eit tapi ada tantangannya"azia menaruh plastik belanjaannya yang tadi dia pegang ke meja yang ada di sana.


"Siapa yang bisa jawab pertanyaan kakak,nanti kak Zia kasih jajan"anak anak sangat antusias ingin menjawab pertanyaan azia,mereka berjejer rapi agar tidak berhimpitan.


"Siapa yang hari ini udah doa'in orang tua"serentak anak anak lalu menjulurkan tangannya ke atas


"Masak sih?kakak gak percaya tuh"

__ADS_1


"Udah kak tadi pagi selepas sholat subuh.mana berani kami berbohong,takut nanti masuk neraka"ucap salah satu anak yang ada di sana


"Iya deh kakak percaya,karena kalian udah berdoa untuk ayah ibu kalian,maka kakak kasih hadiah"azia lalu membagikan jajanan yang tadi dia beli kepada anak anak di sana.


Azia tersenyum manis melihat anak anak yang sedang memakan jajan dan bergurau bersama tanpa beban sedikitpun.


"Makasih nak.ibu senang masih anak orang baik seperti kamu,anak anak sekarang jadi lebih ceria dan lebih banyak bersyukur"ucap ibu intan,pengaruh panti asuhan tersebut.


"Ini buk,mohon di terima ya buk buat anak anak jajan"azia memberikan amplop putih kepada ibu intan.


"Ya Allah nak,kamu udah banyak membantu anak anak selama ini,dengan sedekah ini semoga nak Zia di lancarkan rezekinya"ucap ibu intan sambil mengambil amplop putih tersebut


"Heee amin buk.tapi ini bukan uang azia buk,ini uangnya arzan.mohon doa nya ya buk untuk arzan,bentar lagi dia ada lomba basket"titih azia


"Ooow walah nak arzan.udah lama ibuk tidak nampak anak itu hehehe,ibu doa'in semoga nak arzan Menag"


"Aamiin,yaudah buk Zia pulang dulu ya?"azia lalu berdiri dan menyalimi tangan ibu intan


"Bocah! Kakak pulang dulu ya"anak anak yang ada di sana langsung berlari menuju azia untuk sekedar mencium tangannya.


"Tumben cepet kak"


"Kak azia ada banyak urusan,jadi gak bisa lama lama.yaudah Kaka pulang dulu ya assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"jawab anak anak serentak.


..


Azia berjalan menyusuri taman yang tidak terlalu ramai,taman biqsanya ramai jika sudah malam.tapi tak jarang orang orang juga pergi ke tama ini saat pagi dan sore untuk sekedar berjoging.


Azia berjalan menuju jembatan kecil,di sana nampak seseorang yang sedang berdiri dengan balutan jaket tak lupa Topi dan masker yang dia gunakan.


"Apa kabar akista"sapa orang itu


"Seperti yang Lo liat"kini keduanya berdiri sejajar,pandangan keduanya mengarah pada kolam ikan di sana,seolah enggan menatap satu sama lain.


"Apa masih seperti waktu SMP atau malah lebih buruk?"ucap orang itu yang masih setia memandangi ikan ikan di sana.


"Setiap jenjang kehidupan pasti ada perubahan bukan?"jawab azia yang monoton bertanya kembali


"Yayaya.jadi lebih baik atau lebih buruk"tanyanya sekali lagi pada azia


"Tidak keduanya"azia lalu berjalan menuruni jembatan tersebut meninggalkan orang tersebut


"Lo masih ingat sama permainan kita dulu?mari bermain lagi?"ucap orang tersebut pada azia yang belum terlalu jauh dari nya.azia berhenti dan terkekeh kecil mengigat permainan yang dimaksud orang itu


"Lo tau kan apa resiko memainkan permainan itu?"tanya azia pada orang itu


"Tentunya gue tau! Bahkan gue berharap ini anak lebih menyakitkan dari sebelumnya"

__ADS_1


"Terserah"azia lalu meninggalkan orang itu yang sedang tekekeh kecil sambil melihat punggung azia yang menjauh


"Permainan dimulai"


.............................


Weh Weh pagi pagi tumben udah pada kumpul"ucap Dea yang baru datang sekolah"tumben jika nih pagi pagi di Zia udah keliatan,biasanya kalok pagi pasti selalu ngilang"


"Lagi pengen ngumpul ngumpul aja! Lagian hari ini kelas 12 jamkos semua"jawab azia sembari memakan makanannya


"Lah tumben kali,ada acara apa"Dea duduk di dekat fajar


"Hp Lo di pakek untuk apa sih nyet?gak liat Lo info di grup"ucap fajar sembari menatap Dea sinis.


"Mana gue tau,Kouta internet gue habis,makanya gue gak tau info di grup"


"Hari ini kelas 12 disuruh fokus beberapa hari buat ekskul,kan bentar lagi ada lomba basket,renang sama tari balet"titih Olivia


"Eh eh liat grup Cok ada berita baru"ucap Zaskia yang sendari tadi melihat hp


"Berita apa an sih?"tanya Olivia


"Ini nih katanya ada anak baru yang di bully habis habisan di toilet.katamya sih dia anak baru kelas 10 IPA 2 baru masuk hari ini"ucap Zaskia


"Kasian banget tuh anak,baru masuk udah kenal korban bully"ucap Galuh tak habis pikir,apa yang dilakukan anak itu sampai dia kenal bully


"Emang siapa yang bully?"tanya fajar


"Ya sapa lagi kalok bukan sii caramel.sekolah ini cuman ada dua pembully tersedia,azia sama si caramel,ya kan zii"ucap Dea


"Lo salah de! Kali ini bukan si caramel atau azia"ceketus Zaskia"Lo tau Vania?"


"Vania yang selalu satu kelompok sama ketua kan?"jawab Lisa yang sendari tadi hanya menyimak


"Nah iya! Katanya dia yang udah bully tuh anak"


"Masalahnya apa"tanya Lisa


"Katanya dia gak suka sama tuh anak"


"Cuman karena gak suka,gila sih gila parah.padahal setau gue si Vania itu orangnya pendiem gak banyak tingkah.emang siapa sih nama tuh anak"


"Namanya tuh vebry! Erina vebry"


BRAK


Suara gebrakan meja yang cukup keras membuat semua yang berada di meja itu terdiam melihat siapa yang telah menggebrak meja tersebut.


Bisa di lihat raut wajah marah azia,azia segera pergi dari kantin yang entak akan pergi kemana.

__ADS_1


__ADS_2