
"Ngapain kalian"
terlihat anak anak AODRA yang tengah berjalan menuju tempat berdirinya azia dan Farhan.
"Ngapain sih Lo zi Deket sama nih penghianat"ucap Dea kesal
"Urusan salam Lo apa?"ucap azia enteng.jujur saja,ucapan Dea sangat membuat azia kesal.sahabat yang suda dia kenal sejak SMP di jelek jelekin sama tementa sendiri.huh kalok bukan temen gue udah gue hajar Lo,batinya kesal
"Lo mau di khianati untuk ke dua kalinya sama dia"kali ini Fina yang menjawab
"Bener tuh zi,Lo gak inget dia itu deket sama musuh kita"sahut Galuh.
"Jadi kalok seandainya gue juga deket sama anak anak sebelah gue juga penghianat dong.kesimpulan kalian yang pengen ngeluarin Farhan dari AODRA itu aneh,tapi lebih aneh gue yang nurutin mau kalian"ucapnya jengah dengan temanya itu"gak usah ngelunjak"lanjutnya lalu pergi menarik tangan Farhan.
"Kayaknya si Zia udah di jampi jampi deh sama Farhan,"ucap Lisa tak habis pikir
"Tau tuh,liat tuh azia Zan,dia masak belain Farhan yang jelas jelas sekutunya si brengsek"arzan hanya dia mendengar ucapan Fina,arzan masa bodoh dengan azia yang dekat dengan Farhan'bukan masalah baginya .sedangkan fajar hanya diam memainkan rambut Olivia di depannya,berbeda dengan Zaskia yang diam dengan permen dimulutnya dan hp di tangannya.bagi Zaskia Drakor yang sedang ditontonnya itu lebih seru dari pada perdebatan para temannya.
Menjauh dari anak anak AODRA,kini azia dan Farhan tengah berjalan menuju ke arah atap sekolah.saat kaki mereka akan melangkah ke arah tangga,seorang gadis menyenggol lengan azia yang menyebabkan dia harus jatuh terduduk di lantai.gadis yang menyenggol azia hanya menatap azia dan Farhan sekian detek kemudian dia kembali berlari ke arah atap.azia diam,dia tidak tau harus apa.rasanya tubuhnya kakku untuk berdiri.azia memilih untuk tetap diam di tempatnya dengan posisi duduk
"Ngapain Lo malah diem di situ"ucap Farhan memecah lamunan azia.entahlah azia tetap diam,dia memikirkan sebenarnya apa yang sedang dia pikirkan sendari tadi hingga membuatnya diam.
__ADS_1
"Jadi gak ini ke atap"ucap Farhan lagi
"Gue kenapa sih"tanya azia pada farhan.zia lalu berdiri dan mulai berjalan ke arah atap berdampingan dengan Farhan
"Mana gue tau,jangan ngelamun,jatuh dari tangga modar Lo"
Sesampainya di depan pintu arak sekolah,azia dan FarhanĀ di buat bingung'kenapa pintunya di kunci'
"Bukanya tadi ada cewek yang kesini ya"tanya azia pada Farhan.azia masih ingat gadis yang tadi menyenggolnya hingga dia jatuh,tidak mungkin kan cewek tadi pergi ketempat lain,tangga tadi hanya memiliki satu tujuan'atap'
Brak
Azia dan Farhan dibuat diam dengan pemandangan di depannya.cewel yang tadi menabrak bahi azia kini dengan keadaan yang sudah tak bernyawa.
Mulut yang di lakban tangan yang di ikat dan kepala yang tergantung di tali,disampinya ada kursi yang ambruk.badanya masih merah,mungkin karena dia baru saja mati.
Farhan sudah menelfon pihak sekolah dan mungkin sebentar lagi akan datang.sedangkan azia,dia hanya menatap datar gadis tak bernyawa di depannya.entahlah tak ada raut takut atau sedih di wajahnya,tapi hatinya merasakan linu yang menyakitkan.bagaimana pun dia dan Farhan adalah orang terakhir yang di tatap oleh gadis tak bernyawa itu.
Kepala sekolah,guru,OSIS dan juga anak anak penyelidikan di sekolah sudah berada di atap sekolah.setelah mendengar kabar dari Farhan,guru pembimbing penyelidikan kasus kasus siswa PKS langsung mengabarkan kepada guru lain dan pengurus sekolah baik OSIS atau PMR.memahg di sekolah elit itu sebuah organisasi tambahan untuk menangani anak anak yang bermasalah,seperti membawa narkoba atau pembullyan.salah satu siswi yang sering berurusan dengan PKS adalah azia.
"Bagaimana korban bisa bunuh diri?"tanya salah satu anak PKS.
__ADS_1
"Lo kira gue dukun.mana gue tau gimana dia bunuh diri"ucap azia malas
"Maaf azia,tadi Lo yang nemuin di udah tanpa nyawa kayak gini"ucap anak PKS itu lagi
"Lo kira karena gue yang nemuin dia dulu gue bisa tau kenapa dia bisa bunuh diri,gimana caranya,apa penyebabnya Lo pikir gue tau haaa?.namanya aja gue gak tau"ucap azia yang benar benar kesal dengan anak PKS itu
"Tenang azia,anak PKS ini hanya bertanya dengan kamu"ucap guru pembimbing PKS
"Yang ngotak dong pak nanyaknya.dia nanyaknya seolah saya itu liat secara live gimana cara dia matinya."semua yang ada disana terdiam melihat azia,memang jika ingin bertanya dengan azia harus menggunakan kalimat yang pas.farhan yang ada disana hanya diam sembari melihat jasad gadis itu sungguh naas batinya
"Kapan kalian menemukan"tanya anak PKS itu denag hati hati
"Pukul 10:43"jawab azia sembari melihat mayat itu
"Bagaimana kondisi korban saat kalian menemukanya"kali ini guru pembimbing nya yang bertanya
"Sama saat kalian melihatnya"anak anak dan guru PKS menarik nafas dalam mendengar jawaban azia,tidak sesuai dengan apa yang ingin mereka tanyakan.farhan yang peka langsung mendekat ke arah mereka dan menaruh tangannya di bahu azia
"Tadi waktu kita kesini kita gak sengaja tabrakan sama tuh mayat Sampek azia jatuh ke lantai.dia cuman diem aja sambil natak kita terus lanjut lari lagi,Zia sempet diem beberapa menit di lantai habis itu kita balik jalan lagi.kira kira butuh waktu lima menit kesini karena kita sambil mengobrol.sampek di depan pintu kita bingung karena pintu di kunci,azia keinget sama gadis yang tadi nabrak dia itu lari ke sini jadi kita dobrak tuh pintu.pintu kebukak keliatan deh tuh mayat udah mati ke gantung"ucap Farhan menjelaska kronologi nya.anak PKS langsung mencatat apa yang di katakan Farhan,mereka merasa lega karena ada Farhan yang menjelaskannya,jika hanya azia tadi yang melihatnya sudah dipastikan anak anak PKS tak akan mendapatkan jawaban yang pas.bukan karena azia tak tau apa yang di inginkan anak anak PKS dengan pertanyaan yang mereka ajukan,hanya dia ingin mendengar pertanyaan yang pas.apa susunya coba menanyakan pertanyaan yang baku.
"Korban bernama anaza putri,dia anak kelas sebelas IPS tiga dan sepertinya dia hamil pak"ucap anak PMR yang menangani mayat gadis tak bernyawa itu
__ADS_1