
Sekolah samudra di gegerkan dengan berita yang mengatakan bahwa salah satu siswi yang bernama anaza putri dari kelas sebelas telah meninggal.dugaan karena bunuh diri,dan lebih terkejutnya lagi saat OSIS mengatakan bahwa siswi itu tengah hamil.
Sementara kini anak anak AODRA tengah berada di kantin.mereka mendengar dari OSIS yang mengatakan bahwa azia dan Farhan lah yang menemukan siswi itu pertama kali membuat mereka terkejut.arzan langsung menelpon azia dan menyuruhnya datang ke kantin
"Jadi bener tuh gadis bunuh diri?dan dia....hamil"Olivia bener bener kaget saat mendengarkan azia bercerita.
"Kasian banget,padahal tuh cewek cantik Lo."ucap Galuh sedih
"Sabi lah buat jadi selingkuhan.ya kan lili?"fajar menarik turunkan alisnya sembari menatap olivia.mereka berdua memang sudah berpacaran sejak satu bulan yang lalu
"Berani Lo selingkuh,gue tendang masa depan Lo"ancam Olivia menatap tajam fajar,sedangkan yang di tatap hanya cengengesan.
"Kista gak ada yang luka"ucap arzan lembut sembari mengusap rambut azia sayang
"Gak lah,emang azia kenapa Sampek luka?"arzan hanya menggelengkan kepala tersenyum menatap azia.semua orang disana tau bagaimana arzan sang ketua AODRA itu sangat menyayangi si wakil AODRA'azia.
"Seharusnya Lo itu tadi gak usah deket deket sama si tuh penghianat,sial kan Lo"ucap Fina yang terlihat murkan entah karena apa
"Bener tuh,coba tadi Lo gak ikut sama si Farhan pasti Lo gak akan terlibat sama aksi bunuh diri itu"ucap Dea yang juga menambahi.
Azia mengerutkan dahinya menatap dua temanya itu.kenapa mereka selalu kompak dalam menistai Farhan?apa mereka ada masalah dengan Farhan?
"Eh tapi gue penasaran deh sama si ana ana itu"ucapa Lisa dapat menarik semua perhatian anak anak AODRA, termaksud Zaskia yang sendari awal sedang asik melihat Drakor kesayangannya.
"Gini gini,si ana ana itu kan sekarang udah gak bernyawa alias mati ya kan ya,tapi pas orang tuanya kesini itu mereka kayak gak ada raut sedih ataupun kaget,malah kayak......biasa aja gitu"ucap Lisa menjelaskan
__ADS_1
"Iya bener,tadi cia juga liat pas ortunya si ana itu liat wajah anaknya yang udah gak bernyawa kayak biasa aja gitu Lo,seolah masa boda sama anaknya yang udah meninggal"ucap Zaskia menyuti ucapan Lisa
"Nah kan! Bahkan anaknya mati dalam keadaan hamil aja tuh orangtua kayak Selo Selo aja"anak anak AODRA kini hanya diam mencerna ucapan lisa.memang suka dari orang tua ana itu aneh,apa ana itu bukan anak kandung makanya mereka biasa saja?atau ada hal lain.
....................
Berlalu dari acara sekolah,kini azia tengah duduk di teras rumahnya sembari melihat motor dan mobil berlalu-lalang.azia itu tinggal sendiri di rumahnya,dia pergi dari rumahnya karena ingin hidup mandiri.azia harus mencari uang sendiri untuk melengkapi keperluannya.bahkan teman temannya saja mengira bahwa dia anak yatim piatu yang hidup serba kekurangan.sungguh pemikiran yang terburu buru batin azia
Azia masuk kedalam rumahnya lalu mengganti bajunya dengan baju yang lebih sopan dilihat kalangan umum.baju lengan panjang lalu kembali menggunakan switer dipadu dengan celana hitam panjang.
Azia melangkahkan kakinya keluar rumah,mengunci pintunya lalu pergi kearah jalan untuk mencari angkot untuk pergi ketempat yang ingin dia tujui sekarang
Sesampainya di tempat tujuan,azia langsung masuk sembari memberi salam pada orang yang menjaga di depan pintu,berlalu menuju belakang untuk mengambil seragam kerjanya.ya,azia berkerja di sebuah restoran makan tradisional ternama di kota ini.azia berjalan menuju salah satu pengunjung menuju salah satu pelanggan yang baru saja masuk,memberika salam lalu menanyakan pesanannya
"Ingin pesan apa pak,buk,dek,kak?"tanya azia sembari melihat lima orang dihadapannya.satu keluarga sepertinya batin azia
"Oh ada kok pak,itu saja kan.baik lah saya akan mengantarkannya kesini dalam lima menit.mohon ditunggu ya bapak sekeluarga
Azia pergi kebelakang untuk mengatakan pesanan di meja 4 kepada pelayan lainya.dia menunggu kurang-lebih tiga menit sampai makanan itu siap disajika.
Azia mengantarkan pesana tadi yang kini sudah tersusun rapi di sebuah nampan yang lumayan besar.
Seluruh pengunjung kini menatap azia,bagaimana tidak,azia membawa makanan sebanyak itu di dalam nampan di atas kepalanya
Apa tidak takut jatuh?
__ADS_1
Berat tidak ya membawa makanan sebanyak itu?
Wih ngeri ah liatnya,mana perempuan lagi
Begitu lah ocehan para pengunjung,azia tak menghiraukan perkataan mereka.batinya meneriaki narsis pada mereka yang melihatnya' apanya yang menarik perhatian mereka sih,perasanku tidak ada yang menarik dari tingkahku saat ini' batin azia
"Ini pak buk kak dek pesanannya,silakan di makan dan di nikmati.semoga kalian suka dan betah di sini,saya permisi kebelakang."memang begini lah cara pelayana di restoran ini,sopan dan harus bersikap selembut mungkin pada pelanggan. Tapi saat mereka menghadapi pengunjung yang kurang aja atau berandalan maka mereka akan bersikap tegas pada mereka.
"Ooh iya zi! Katanya di sekolah kamu ada siswi yang bunuh diri ya?"ucap salah satu pegawai yang juga masih sekolah jenjang SMA,memang rata rata yang anak sekolah yang membutuhkan pekerjaan.
"Ya"jawab azia apa adanya
"Siapa? Kenapa dia bunuh diri? Emang gak sayang sama nyawa?ya ampun gak bersyukur banget udah di kasih nyawa Malah di sia-siakan"oceh gadis SMP yang terlihat polos itu
"Gak tau pikacuuu astaga, kenapa kamu malah nanyak gue"ucap azia kesal dengan ocehan gadis di sebelahnya.
"Kan azia yang satu sekolah,jadi kalok gak tanya sama azia mau tanya sama siapa dong"ucapan Fika mampu membuat azia jengah.bagimana dia bisa berteman dengan gadis cerewet ini.
Lain tempat kini,arzan dan juga Farhan tengah berada di rumaah sederhana dan elegan, rumah kayu yang sangat indah.
"Gadis kecil itu,kenapa dia selalu melakukan hal hal konyol"ucap Farhan tak habis pikir dengan gadis yang sangat dilindungi oleh beberapa orang penting
"Lo tau kan kalok apa yang dia mau harus dituruti? Bahkan kalok aja dia minta nyawa kita pasti bakalan keturutan"ucap arzan sembari menghisap Vape di tangannya.
"Ya gue tau! Bahkan semua orang juga tau itu.masalahnya sekarang bukan itu,tapi azia"arzan menatap Farhan yang berada di sampinya
__ADS_1
"Incaranya dalam game ini memang azia"ucap arzan kembali melihat kedepan
"Kenapa harus azia? Lo inget kan waktu SMP gimana keadaan azia karena game konyol itu"arzan dia,dia mengingat kejadia waktu mereka SMP