Love Game Azia

Love Game Azia
banyak pertanyaan


__ADS_3

Semenjak kejadian bunuh diri di SMA samudra beberapa hari yang lalu, SMA samudra selalu menjadi sorotan media,baik di berita tv, Instagram, Facebook dan Twitter serta media sosial lainya.


Banyak caci maki yang di berikan para netizen kepada SMA samudra,mereka banyak mengatakan bahwa SMA samudra tidak membimbing muridnya,tidak memiliki keamanan yang ketak hingga membuat siswi berani bunuh diri di sekolah.ditambah tentang fakta yang mengatakan bahwa siswi bunuh diri itu tengah hamil.


Anak anak PKS di buat lelah karena kasus bunuh diri itu,mereka harus bolak balik ke kantor polisi untuk memberikan informasi tentang siswi bunuh diri tersebut.mereka juga dituntut oleh kepala sekolah mengenai sebab kenapa siswi itu bunuh diri,diketahui siswi itu adalah siswi teladan di kalangan teman temannya,dia tidak pernah membuat onar di sekolah bahkan terkesan sangat polos.lalu apa yang menyebabkannya bunuh diri?kenapa dia bisa hamil?apa gadis sepolos itu lakukan hingga membuat dia hamil?.pertanyaan kepala sekolah itu membuat para anak PKS benar benar frustasi,bahkan kini anak anak AODRA turut membantu tentang kasus ini.


"Gue beber bener bingung sama kasus ini!"keluh salah satu siswi anggota PKS bernama Mira


"Kita gak pernah nanganin kasus kayak gini! Biasanya kita cuman ngurus masalah siswa yang suka bolos sama suka buat onar kayak kalian anak anak AODRA"tukas Mira melihat satu persatu anak anak AODRA kemudian memijat pangkal hidungnya.


"Kita cuman di beri waktu satu bulan buat nanganin kasus ini,jadi jangan banyak ngeluh dan perbanyak berfikir"ucap Mahfud yang juga anak PKS


"Gini gini! Tuh anak eh maksudnya tuh jasad kan waktu itu katanya hamil kan ya?"tanya Dea sembari melihat anak PMR"kalok dipikir pikir mungkin gak sih dia depresi karena hamil terus bapak dari anak itu gak tanggung jawab terus akhirnya dia mutusin bunuh diri"


"Gua juga udah ngomong gitu sama pak kapsek! Terus katanya kita harus cari pelaku yang udah hamilin siswi itu"ucap Mira


"Kenapa gak tanya sama orangtuanya?cari tau ke orangtuanya"semua orang sepontan dmenatap azia yang berbicara"kenapa?"tanyanya karena merasa heran ditatap


"Lo tau gak sih? Orangtuanya aja gak peduli sama anaknya.waktu dia datang kesini karena mendengar kabar anaknya meninggal aja komuknya kek gak ada sedih sedihnya"jawab Mira terdengar kesal


"Lah iya? Mungkin aja dia udah ikhlas anaknya is ded "celetus fajar

__ADS_1


"Is ded gak tuh"sewot Fina


"Ya walaupun di iklas in pasti mukanya gak bakalan seselo itu juga kali fajar bin Padang"Zaskia menatap sinis kearah fajar,fajar yang menyadari tatapan sinis dari sahabat kecil pacarnya itu hanya menyengir lebar sembari tangannya menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Kepala sekolah nyuruh kita buat nelusuri persoalan itu sampai keakar akarnya apa gimana sih?masak Ita semuanya harus dicari tahu.terys habis ini apalagi yang harus dicari tau?Lama lama gue bakalan cari tau juga tentang gimana caranya tuh anak bisa keluar dari kandungan ibunya"ucap kesal Olivia yang merasa kesal.bayangkan saja,dia setiap hari harus berlatih denes karena akan diadakan perlombaan denes antar kabupaten ditambah anak PKS dan OSIS yang meminta untuk membantu menangani masalah disekolah nya.


"Tapi untung kita gak belajar,jadi gue gak bakalan datengin kepala sekolah"ucap Galuh


"Emang mau Lo apa in Sampek mau Lo datengin? Mau Lo maki maki tuh kepala sekolah?emang berani"tanya Lisa pada Galuh


"Kata siapa?gue cuman mau nawarin kopi kok"ucap Galuh sambil tertawa


"Bisa fokus sama masalah ini gak sih kalian? Coba pikir in dari mana dulu kita harus tanganin masalah ini"Dea,Fina ,Lisa dan Galuh menatap sinis kepada farhan.cih sok iye batin mereka menggerutu.


"Tapi siapa yang udah hamilin siswi itu?apa mungkin dia itu ******?"tanya Fina pada arzan yang duduk di sofa sembari bermain hpnya.


"Kenapa bisa Lo kepikiran kalok dia itu ******?"tanya balik azia pada Fina


"Ya coba Lo pikirin?dia itu hamil,gak mungkin kan kalok dia itu bisa hamil kalok gak ngelakuin itu?"


"Mungkin aja dia di perkosa"ayolah,azia itu punya memang sangat pintar jika disuruh berdebat,kenapa juga Fina harus berani berdebat opini dengan azia

__ADS_1


"Tapi siapa?"pertanyaan yang berputar putar itu kembali ditanyakan oleh Farhan


Kini semua siswa dan siswi yang ada disana mendapat azia penuh harapan,yang tadinya bermain ponsel juga menaruh ponselnya dan menatap azia,kecuali arzan.azia yang paham akan tatapan penuh harapan dari para OSIS,PKS ,dan PMR itupun akhirnya mengangguk dan menyebapkan senyum terbit di bibir mereka.


"Menurut gue sih ya.karena dia bunuh diri di sekolah,gue pikir penyebab atau pelaku yang hamilin tuh anak adalah warga sekolah kita.kalok seandainya pelakunya bukan dari sekolah kita,dia gak akan bunuh diri di sekolah,dia bakalan bunuh diri dirumahnya atau di jalan.sebekum kejadian dia bunuh diri mungkin dia nemuin orang yang udah hamilin dia,terus dia minta tanggung jawab sama orang itu,karena orang itu gak mau tanggung jawab akhirnya dia frustasi dan milih buat bunuh diri karena baginya hidupnya sudah berantakan"sungguh tak salah meminta bantuan pada mantan OSIS yang terkenal sangat bijak ini.opinimya bener bener bisa dinalar dan di benarkan.jika di ingat ingat,azia itu OSIS paling berpengaruh di sekolah ini,sikapnya yang sangat bijak dalam menangani masalah membuat dia menjadi teladan bagi para OSIS pemula.hamya semenjak gelar osisnya yang selesai saja makanya dia menjadi siswa nakal.


"Terus gimana kita tau siapa pelakunya?"Erlina sang wakil OSIS itu angkat bicara"gak mungkin kan kita tanya satu persatu siswa di sekolah apakah mereka yang hamilin tuh siswi bunuh diri"


"Cctv.tadi kista udah bilang bukan kalok kemungkinan sebelum meninggal dia nemuin dulu sang pelaku"ucap arzan,ya walaupun dia bermain hp tapi dia tetap mendengarkan dengan baik diskusi para siswa siswi yang ada di ruangan ini,apa lagi saat azia menyampaikan opininya tadi.


"Kira cek cctv?"tanya Farhan mengangkat satu alisnya sembari menatap para OSIS


"Yok! Kita keruangan cctv,tapi cuman beberapa orang aja ya"ucap Erlina berdiri


"Gua,Mira,Farhan,arzan,Lo Erlina sama ketua OSIS bapak Koko"ucap azia sembari ikut berdiri


"Gue belum bapak bapak kali"ucap sewot Koko


"Kita zi?"tanya Fina menatap arzan yang juga berdiri


"Gak usah ikut! Gak guna juga kan"ucap azia langsung berjalan keluar ruangan

__ADS_1


"Pedesnya astaga mulut si Zia"Galuh mengeluh dadanya mendengarkan ucapan dari azia


__ADS_2