Love You More!

Love You More!
#2


__ADS_3

Talia, Putri dan Ana yang sedang menuju kantin sambil ngobrol gak jelas.


"Ehh lu pada ada yang aneh gak sih sama sikap Endra ke Nayna" kata Talia disela sela perbincangan asik mereka.


"rasanya sih ada yang ganjel, tapi apa ya" celetuk putri polos.


"bege lo, Endra kan sifatnya dingin gitu kesemua orang, tapi kenapa kalo sama Nayna riuh gitu ya?" Kata Talia yang menjelaskan kata-kata dia tadi.


"bener juga ya lo, kenapa gua baru kepikiran sekarang ya" kata Ana yang baru mengerti.


"apa jangan2 mereka ada apa apa lagi" celetuk Putri.


"tapi kalo memang mereka emang ada apa apa kok Nay gak cerita ke kita" kata Ana mulai sebel.


"ehh jangan mikir yang aneh aneh dulu, mending kita nanti tanya Nay aja kalo dia udah sadar" Talia yang jadi penengah agar tidak terjadi salah paham.


"yaudah kita ke kantin dulu aja" lanjut Talia


Putri dan Ana langsung mengiyakan usul Talia.


Diruang UKS, Endra masih menunggui Nayna yang belum sadar dari pingsan.


"nih orang mati apa pingsan sih, lama banget bangunya heran gua" gumam Endra.


"Nay bangun nay.." Endra yang berusaha membangunkan Nayna dengan menyenggol nyenggol lengan Nayna.


"Gimana ndra udah bangun Nayna" tanya Talia yang tiba2 muncul dari pintu.


"belum" jawab Endra singkat.


"yaudah ndra lu balik aja ke kelas, nnti biar gua yang jaga Nayna." kata Talia.


Dan hanya di angguki oleh Endra.


Di kelas Endra, "ndra lu dari mana ha, kok lu gak masuk kelas tadi?" tanya Bimo teman sekelas Endra.


"ho.oh lu dari mana, klo bolos ajak ajak dong". Kata Dika yang hanya dibales tatapan tajam dari Endra.


"ya elah bercanda kali bos" kata Dika sambil nyengir kuda.


"gua dari UKS". Jawab singkat Endra.


"tumben lu ke UKS, lu sakit bro" tanya Bimo heran, pasalnya dia jarang lihat Endra sakit.


"enggak". Jawab Endra singkat.


"lhah trus ngapain lo di UKS?" tanya Dika gak kalah heran.


"Nungguin Nayna, tadi dia pingsan" kata Endra.


"wait ada hubungan apa lo sma tu cewek bar bar, Nayna dari kelas 12A kan?" tanya Bimo heran, Dan diangguki oleh Endra.


" Gua tadi di hukum berjemur bareng tu cewek bar bar, sial kan" jawab Endra sedikit kesal mngingat kejadian dia diguyur air oleh Nayna.


"kok bisa lo dihukum, lo kan ketua osis?" tanya Dika.


"ceritanya panjang" jawab Endra yang mlas becerita kpda teman temanya.

__ADS_1


"Nay bangun Nay.." suara Ana yang berusaha membangunkan Nayna.


"ughh... Gua dimana?"


Tanya Nayna yang baru bangun dan merasakan pusing di kepalanya.


"lo di UKS, lo tadi pingsan" jawab Talia sambil menyodorkan minum ke Nayna.


"gua Laper.". Kata Nayna lesu.


"nih makan, tadi kita beliin buat lo di kantin."celetuk putri menyodorkan roti ke Nayna dan lngsung di makan oleh Nayna.


" Ngomong ngomng siapa yang bawa gua kesini" tanya Nayna.


"Lo gak inget Nay?" tanya putri balik.


"gua pingsan mna gua tau gubluk," jawab Nayna sambil noyor kepala putri. Dan hanya dibales dengan cengir kuda putri.


"jadi siapa yang anter gua?" tanya Nayna lagi.


"Endra" jawab mereka serentak, dan berhasil menbuat Nayna kaget.


"uhukk hukk uhukk hukkk..." Nayna yaang tersedak hampir tak bisa bernafas,


"Nay makannya hati2 dong" kata Ana yang mengambilkan minum.


Setelah minum Nayna diam sejenak, dan berpikir, "masa iya tu orang yang bawa gua kesini." batin Nayna dalam lamunannya.


"ah masa iya dia yang anter gua kemari?"tanya Nayna masih gak percaya.


" lhahh gak percaya amat ni anak" kata putri sambil memutar bola mata.


"ehhh maksud lu?" Tanya Nayna heran.


"iya tau Nay. Lu aneh gak sih, Endra tu orangnya kan dingin ya, tapi kenapa sama lo, orangnya riuh banget gak ada tu dingin-dinginnya" jelas Ana.


"tapi gua setuju kok Nay, kalo lo sama dia, lagian cocok-cocok aja tuh kalian berdua, ya meskipun kalian sering berantem". Imbuh putri.


"njirrr kalian napa pada halu semua dah, heran gua, stop jangan diterusin bahas kek ginian ya, mending kita balik kek kelas". Ajak Nayna yang gak mau teman-temanya semakin ngelantur.


"yaudah ayok." kata mereka bersamaan.


Di kelas Nayna berisiknya minta ampun,


Ada yang saling lempar kertas, ada yang nyanyi-nyanyi gak jelas, ada juga yang mojok dipojokan.


"woyy minggir lo, tempat gua dibikin tempat pacaran" kata Nayna yang melihat bangkunya dibuat untuk pacaran.


"elah Nay pinjem bentar napa, lo tadi juga gak dikelas kan." kata Bram anak kelas Nayna yang terkenal Playboy cap emping.


"sekarang gua udah di sini Brem brem" kata Nayna malas berdebat.


"Elah Bram, minggir napa, lo kalo mau pacaran tu di pojokan sono tu jangan halangi Nayna mau duduk, dia tadi abis pingsan tau lo gak kasihan." jelas Ana kesal.


"what.. Nay lo abis pingsan, seorang Nayna bisa pingsan, mana yang sakit, mana Nay". Kata Maya pacar Bram yang juga teman sekelas Nayna sambil memegang lengan Nayna.


"gua mau duduk kalian bisa minggir gak dari bangku gua." kata Nayna dengan menatap mereka tajam.

__ADS_1


Dan mereka berdua minggir sambil nyengir kuda.


"Nay tapi kok lo bisa pingsan, lu kan kuat Nay?" tanya Maya.


"gua habis di hukum 2 kali gara-gara tu ketua Osis sengklek". Jelas Nayna.


"kok bisa?" tanya mereka serentak kepada Nayna.


Tapi sebelum Nayna jawab guru sudah masuk kedalam kelas.


"tettt tettt tettt.." bunyi bel pulang sekolah sudah berbunyi.


Murid sekolah sudah berhamburan.


"Gaes kita ke mall dulu yuk, atau mampir makan dan nongkrong sebentar." ajak Putri.


"boleh tuh, kita kan jarang nongkrong sekarang" jawab Ana girang.


"bukanya mikirin bentar lagi ujian malah nongkrong huff" kata Talia yang diantara mereka lebih rajin.


"elah gapapa kali Li, jarang jarang juga" Kilah Nayna.


"lha lu enak cerdas dari sononya, lahh kita harus belajar setengah mati baru nyantol tu pelajaran di otak kita" jelas Ana di ikuti tawa mereka.


"mau makan apa kalian?". Tanya Talia.


"Samain aja dah, biar gak ribet pesenya, tapi gua lemon tea ya" kata Nayna dan diangguki temen - temen yang lain.


"oke" kata Talia.


Eitsss meskipun mereka belanjanya di mall, tapi makannya tetep di pemersatu bangsa dong, Mi ayam pinggir jalan dong hehe.


Disela sela mereka makan, handphone Nayna bunyi, "bentar gaes mama nelpon" ucap Nayna pada teman temanya dan diangguki mereka.


"Assalamualaikum, halo ma..ada apa?" kata Nayna kepada mamanya yang di sebrang sana.


"......"


"iya ini Nay baru makan sama temen teman"


"......"


"iya ma, nanti Nay langsung pulang"


"....."


"iya ma, wa'alaikumussalam" Nayna mengakhiri panggilannya.


"ada apa Nay?" tanya Ana penasaran.


"mama nyuruh gua langsung pulang." jawab Nayna singkat.


"emang ada apa tumben, biasanya juga gak papa kalo lo sama kita" ucap putri heran


"katanya mau ada tamu, temen papa mau dateng".jelas Nayna.


"oh gitu, yaudah buru habisin makananya" kata Talia.

__ADS_1


Selesai makan merekapun pulang ke rumah masing-masing.


Makasih sudah meluangkan waktu untuk membaca😘


__ADS_2