
"Assalamualaikum ma.. Nay pulang" ucap Nayna sesampainya di depan rumah.
"Wa'alaikumussalam.... Nay, kamu akhirnya pulang segera masuk, bersih bersih terus bantu mama ya" ucap mama.
"iya ma, papa belum pulang ma?" tanya Nayna.
"belum Nay, palingan bentar lagi Nay" kata mama.
"oh yaudah ma.. Nay masuk dulu ya" pamit Nay menuju kamar.
"iya Nay" ucap mama.
Selesai bersih bersih, mama dan Nayna sudah berkutik di dapur.
"ngomong-ngomong ma, kok tumben mamaa masak banyak,?" tanya Nayna heran pasalnya mama Nayna jarang berkutik di dapur.
"Temen Papa juga Mama nanti maen ke sini sayang" ucap Mama Nuri.
"Owalah gitu to Ma" ucap Nayna sedikit medok yang dibarengi tawa mereka berdua.
"Nay nanti kamu dandan yang cantik ya" ucap Mama
"tapi Ma emang biasanya gak cantik,aku mah udah cantik dari sononya kali mah hehe," ucap Nayna bangga.
"iya deh, anak mama yang paling cantik" sahut mama sambil senyum ke arah Nayna.
Selesai berkutik di dapur, Nayna langsung menuju kamarnya dan akhirnya tertidur. Karena saking lelahnya.dan sebelum adzan magrib Nayna udah bangun, dan membersihkan badanya yang lengket.
Jam sudah menunjukan pukul 18.00,
"Assalamualaikum..." suara salam terdengar dari luar pintu rumah Nayna.
"Wa'alaikumussalam.." jawab mama Nanya sambil membukakan pintu.
"Akhirnya datang juga tamu istimewa Papa, gimana kabarnya Dhi" ucap Papa Bayu sambil memeluk laki-laki yang seumuran dengan Papa Bayu, yang diketahui bernama Adhi serta istrinya bernama Linda.
"Alhamdulillah baik semua, seperti yang kamu lihat ini hahaha" ucap Adhi.
"Anak kamu mana jeng?" tanya Mama Nuri kepada Linda.
"oh itu, tadi baru angkat telepon" ucap Linda.
"owalah gitu, eh ayok silahkan masuk, keasikan ngobrol sampai lupa tamunya gak disuruh masuk". Ucap mama Nuri.
"ayok Dhi, masuk anggap rumah sendiri ha haha" ucap Adhi.
Setelah sampai diruang tamu, dan sudah ada beraneka makanan dan minuman dgan obrolan asik mereka.
"owh iya jeng, mana anakmu, dari tadi kok gak kelihatan" ucap Linda.
__ADS_1
"owh Nayna baru dikamar, tadi katanya lagi ngerjain tugas, katanya nanti mau turun, kalau udah selesai". Ucap Mama Nuri.
"anakmu rajin juga ya Bay" puji papa Adhi.
"iya rajin, tapi kadang bandel dia" ucap papa Bayu.
"siapa yang bandel Pa?" ucap Nayna yang baru saja menuruni tangga dengan sedikit memanyunkan bibirnya.
"malam om, tante.." sapa Nayna sambil menyalami tangan teman orang tuanya sambil tersenyum.
"malam sayang, wah cantik ya putrimu jeng" puji Linda.
"jangan dipuji Lin, nanti bawa kepalanya keberatan dia haha" canda Papa Bayu.
"ih Papa iri aja deh, kalau anaknya di puji, Nay emang cantik kan om, tante? ."kata Nayna minta pendapat Linda dan Adhi.
" iya cantik kok Bay, cetakan kalian berdua ini mah ha.. ha.. ha.. "ucap Adhi sambil tertawa.
" tu Pa, Ma, om sama tante aja setuju kalau aku cantik" ucap Nayna sambil tersenyum bangga. Nayna yang mudah akrab, langsung berbaur dengan mereka.
Disela perbincangan asik mereka, Mama Nuri sudah menyiapkan makanan bersama pembantu di rumah Nayna.
"Ayok pa, lin, dhi makanannya udah siap kita makan malam dulu yuk" ajak mama Nuri.
"iya ayok dhi, oh iya anakmu kok belum masuk juga" tanya Papa Bayu.
"biar aku uang panggil aja om". Nayna menawarkan diri.
"owh iya makasih nak, mungkin dia didepan. " kata Linda.
Didepan rumah Nayna, ada laki laki dengan perawakan tinggi, potongan rambut rapi, dengan sweater navy yang pas dibadanya yang sedang menerima telepon dan sangat terlihat keren. Nayna yang sedang memperhatikan laki\-laki itu dari atas sampai bawah langsung teringat tujuan Nayna adalah memanggil anak dari teman orang tuanya.
"oh iya mbak saya..." kata laki laki itu menggantung saat memutar tubuh menghadap ke Nayna, dan langsung mematikan teleponnya.
"lo... Ngapain lo disini?" tanya Nayna ke Endra.
Yaa betul, anak dari Adhi dan Linda adalah Endra.
"biasa aja dong, mulut lo gak usah ampe lebar gitu" kata Endra sambil melirik ke arah Nayna.
"gua anak Papa Adhi dan Mama Linda, kenapa?"sambung Endra.
" oh.. ". Ucap Nayna singkat karena masih belum percaya sama apa yang dia liat.
" gitu doang?ganggu ". Ucap Endra heran sambil menatap tajam Nayna.
" oh itu, lo disuruh masuk, makan malam udah siap. "kata Nayna sedikit gugup.
" ya" singkat Endra sambil berjalan masuk ke rumah meninggalkan Nayna.
Nayna segera mengikuti langkah Endra.
"malam Om tante" sapa Endra ke Orang tua Nayna.
Nayna yang sudah mengambil duduk disamping Mama Nuri sambil sesekali melirik Endra.
"malam nak" ucap Mama Nuri sambil tersenyum ke Endra.
__ADS_1
"tampan juga dhi cetakanmu. " ucap Papa Bayu sambil tertawa.
"biasalah Papanya aja tampan gini". Ucap papa Adhi bangga dan disusul tawa Mereka.
"maaf om tante, tadi ada urusan jadi baru bisa masuk sekarang." ucap Endra sambil tersenyum.
"iya gak papa, silahkan duduk terus makan ya sayang." ucap Mama Nuri.
"baik tante, makasih" ucap Endra langsung duduk. Dan makan malam pun dimulai dengan tenang.
Selesai makan, mereka pun saling berbincan bincang kecuali Endra, yang emang dasarnya dia gak banyak omong.
"nak Endra ternyata kamu satu sekolah sama Nay?" tanya mama Nuri.
"panggil Endra aja tante,iya saya satu sekolah dengan Nayna." jawab Endra sambil melirik kearah Nayna.
"owalah berarti kalian udah saling kenal toh, kenapa kamu gak bilang ndra" ucap mama Linda.
"baru juga tau tadi ma, mama temenan sama orang tua dia". Ucap Endra
"ya kan seenggaknya kamu bilang kalo disekolahanmu ada yang cantik begini dong ndra" . Ucap papa Adhi.
"iya kamu juga Nay, gak bilang kalo di sekolahmu ada yang ganteng begini." ucap papa Bayu melihat Nayna yang dari tadi diam saja.
"mana ada yang ganteng pa? Dia? " ucap Nayna sambil melirik ke arah Endra.
"dia galak om, tante masak Nay disuruh bersihin toilet" pengaduan Nayna ke orang tua Endra.
"dih salah sendiri telat." ucap Endra tak mau kalah.
"kan gua udah bilang, kalo ada alangan di jalan". Ucap Nayna tak mau kalah.
"bilang aja bangun kesingan, pake acara alangan segala". Ucap Endra.
"...."
Orang tua mereka yang dari tadi memperhatikan mereka yang sedang berantem hanya senyum senyum sendiri.
"nah gitu dong kalian ngobrol, kan seneng liatnya" kata mama Linda.
"iya masa dari tadi kalian diem dieman aja." ucap mama Nuri.
"heem ya gmana bsok kalau udah satu rumah" ucap papa Bayu.
Sontak Endra dan Nayna kaget,
"maksud papa.. ?" "Maksud Om.. ?" ucap mereka bareng..
Ingin tahu kelanjutanya, penasaran 🙄
Tunggu episode selanjutnya 😅
Trimakasih yang sudah mmpir membaca 😘
__ADS_1
Maaf jika masih banyak kekurangan🙏