
Pagi ini Reino seperti biasa telah rapi dan menyelesaikan sarapan paginya, asisten sekaligus tangan kanan Reino telah siap menunggu di luar rumah.
"Reino jangan lupa siang ini temui dia," sang papa sambil menyodorkan foto gadis yang memiliki wajah khas itu.
Reino hanya meraih foto tersebut tanpa mengucapkan sepatah kata sekalipun. Saat ini ia pergi begitu saja bahkan Wiragunna hanya mengeleng kepala melihat anaknya yng dingin terhadap wanita. Ia khawatir jika otak Reino telah di cuci oleh Kimberly karena ingin memanfaatkan putranya itu.
Mobil berjalan di tengah-tengah jalan kota yang ramai, Reino hanya tertarik oleh berkas dan ponselnya saja.
Mobil baru saja berhenti di lobby kantor megah milik keluarga Wigunawan HRW Corporation inilah perusahaan kebanggaan Wiragunna dan keluarga. Dari perusahaan ini telah banyak produk dan jasa yang di lahirkan.
Ia turun dari mobil dan di sambut oleh staf kantor, ia berjalan dengan tegas bahkan saat ini asisten Arya telah siap dengan berkas di tangannya.
"Tuan pagi ini kita akan mengadakan rapat dengan salah satu investor dan anak cabang akaan meluncurkan produk baru jadi tuan harus menghadiri peluncuran tersebut." terang Arya dengan cekatan.
"Baiklah kita akan rapat terlebih dahulu dengan investor batu kita, setelah itu kita akan menghadiri peluncuran produk terbaru di kantor cabang." jawab Reino dengan tegas.
Saat ini ia sedang di dalam lift menuju ke ruangan kerja miliknya, ia mengeluarkan benda pipih dari saku jas miliknya dan mencari nama seseorang. "Love ❤️" ini lah nama yang ia hubungi.
"Halo sayang," suara dia balik telfon terdengar serak seperti wanita habis bangun tidur. Tapi tak menunggu pendengaran di telinga Reino ini merupakan suara terindah jika ia sedang bersama dengan Kimberly.
"Hallo sayang baru bangun tidur ya?" ucap manis Reino.
"Iya kamu hafal ya sayang. Ada apa kamu telfon aku pagi ini," padahal pukul saat ini sudah menunjukan pukul 9:30 tapi bagi Kimberly ini terlalu pagi baginya.
"Nanti pukul 1:30 siang kmu temenin aku ke peluncuran produk di kantor cabang mau gak sayang," tawar Reino.
"Mau aku mau banget, tunggu aku mandi dan siap-siap dulu ya. Aku akan pakai gaun tercantik hari ini, bye bye my darling and see you. Muahh," suara kecupan manja dari balik telfon.
Sehabis menutup telfonya Reino tersenyum puas dan senang baginya Kimberly adalah kebahagiaan dia saat ini.
__ADS_1
Kimberly part
Kring Kring Kring
Nada ponsel berbunyi membuat pria di sampingnya terbangun terlebih dahulu dan mengguncang tubuh Kimberly yang tanpa busana sehelaipun.
"Siapa sih pagi-pagi sudah berisik," samhil meraih ponsel di atas nakas samping tempat tidurnya.
Matanya terbelak pas ia melihat nama yang tertera di layar ponsel "Love ❤️" dengan sigap ia menyadarkan dirinya di atas sopan ranjang dan menetralisir suaranya.
"Hallo sayang." ia mencoba tenang.
"Hallo sayang baru bangun tidur ya?" sapa pria di balik suara ponsel itu.
"Iya kamu hafal ya sayang. Ada apa kamu telfon aku pagi ini,"
"Mau, aku mau banget, tunggu aku mandi dan siap-siap dulu ya. Aku akan pakai gaun tercantik hari ini, bye bye my darling and see you. Muahh," seraya menutup sambungan telpon d meletakkan kembali telfonya di atas nakas.
Kimberly sebenarnya enggan untuk pergi karena hari ini Barra ada di Indonesia, Barra adalah lelaki yang setia kepada Kimberly karena ia mengenal sejak sekolah SMA ia saling tertarik dan jatuh cinta.
Sebenarnya Barra juga tau jika Kimberly hanya memanfaatkan Reino, bahkan ia membiarkan karena baginya ini juga bisa menjadi lahan emas baginya kelak.
"Siapa sayang Reino?" sambil menarik tubuh seksi Kimberly dan memeluknya.
"Iya, dia mau ngajak aku ke peluncuran produk. Padahal kamu ada disini aku kan mau sama kamu." manja Kimberly.
"Loh kan aku lama di sini sayang satu minggu,"
"Beneran satu minggu, aku seneng sayang karna kamu ada disini," seraya memeluk tubuk kekar lelaki ini.
__ADS_1
🍀
Pukul satu siang Reino telah sampai dikantor cabang bahkan para wartawan dan media sudah hadir sejak sejam yang lalu. Karena bagi media acara yang menyangkut Reino dan HRW Corporation akan menarik jika sampai tersebar luas.
Ditambah lagi kehadiran Kimberly yang di kenal oleh publik sebagai kekasih seorang Reino pasti akan tambah menarik.
Tak selang lama sebuah mobil sedan mewah datang, sudah di pastikan jika itu Kimberly. Reino yang berdiri menyambut langsung menjadi pusat perhatian.
Kimberly yang turun dari mobil langsung membuat takjub semua orang dengan penampilan cantiknya yang bagaikan miss univers yang elegan. Reino yang menyambut dengan senyum langsung menjadi perhatian kamera media.
"Lihat sisi, senyum yakkk bagus." ujar salah seorang media.
"Reino Kimberly senyum mesra,"
Pujian terus datang membuat mereka tersenyum luas dan mereka pun berjalan bergandengan tangan dengan cocok nya masuk kedalam aula peluncuran.
Sesampainya di aula mereka telah disiapkan tempat duduk yang VIP. Acara demi acara di lewati kini tiba saatnya ke acara inti yaitu peluncuran. Reino yang mengajak Kimberly langsung jadi sorotan bahkan media tak henti henti nya memotret kebersamaan mereka berdua.
Acara pun telah usai saatnya acara akhir yaitu press conference semua media telah berkumpul di aula dan siap menghujani pertanyaan tentang perusahaan atau hubungan mereka.
"Hallo teman-teman media saya sampaikan terima kasih atas kehadiran awak media semuanya karena tanpa kalian kami bukanlah siapa-siapa kami sangat menghargai dan berterima kasih kepada rekan rekan semua. Disini saya Arya mewakili tuan Reino menyampaikan beribu terima kasih karena selalu ada di acara apapun. Kami mempersiapkan kepada teman teman media untuk menyampaikan pertanyaan kepada tuan Reino." sambut Arya dengan sopan dan hangat kepada awak media.
"Tuan Reino bagaimana perasaan anda meluncurkan produk terbaru, sementara produk beberapa waktu lalu masih tetap laris di kalangan masyarakat?" Tanya salah seorang wartawan berjas hitam itu.
"Senang sekali perasaan saya karena masyarakat mampu menerima produk-produk kami dengan baik, kami membuat produk ini tentunya berbeda dengan sebelumnya saya rasa produk terbaru ini tidak akan mempengaruhi produk sebelumnya selain fungsi dan kegunaannya berbeda setiap produk kami, jadi kami optimis jika ini akan lagu juga." ujar Reino dengan wibawanya.
Pertanyaan demi pertanyaan seputar produk baru puntelah usai, kini saatnya wartawan mengulik kehidupan pribadi Kimberly dan Reino.
" Tuan Reino apakah benar jika orang tua anda tidak menyetujui hubungan kalian, hinga sampai saat ini kalian menunda pernikahan?" tanya wartawan hingga membuat isi seluruh ruangan diam menunggu jawaban dari Reino.
__ADS_1