
Di sebuah aula , duduk seorang paruh baya dengan tangannya yang menopang kepalanya di kursi kebesaran miliknya , dan para tetua juga sangat menghormati orang itu .
Tak lama kemudian , masuk sebuah rombongan dengan membawa laki laki yang sudah tak memiliki kedua tangan dan juga para pengawal yang sudah mati .
Melihat rombongan itu mata para tetua membesar , orang yang berada di kursi kebesaran itu juga sama halnya , terlebih ia yang paling terkejut .
Lalu orang yang berada di Kursi kebesaran itu turun dan akhirnya ia melihat seorang remaja babk belur dan tangan yang sudah tidak pada tempatnya atau hilang lebih jelasnya .
" S-siapa yang telah melakukan ini pada Qin Tong ha , cepat katakan akan kubuat dia menyesal di lahirkan ke dunia ini , argggg" Pria paruh baya itu menahan amarahnya , sebab orang yang ia lihat adalah keponokan nya , yang ia takuti adalah kakak nya akan marah jika ia tahu anaknya yanh sudah tak memiliki tangan dan menjadi sampah seumur hidul , sebab dantiannya sudah hancur .
Lalu salah satu pengawal yang selamat dari keganasan Luo Fang , maju dengan kaki yang bergetar " P-patriak y-yang membuat Tuan Muda seperti ini adalah seorang pemuda yang menghajar kami semua , saat itu kami berada di Desa Daun , Tapi saat kami masuk kedalam restoran Anggrek merah , kami masuk dengan tamu dari Sekte Pedang Abadi , kami menyuruh para pengunjung untuk keluar Namun pemuda dan rombongannya tidak ingin keluar , sehingga Tuan Muda marah , tapi kami lah yanh di hajar " Kata pengawal itu menjelaskan kronoligi kejadian hingga Tuan Muda mereka seperti ini.
" Dasar Tidak berguna, kalian semua tidak berguna , apa yang akan kita katakan pada ayahnya ha , jika ia tahu kalau anaknya jadi seperti ini , apa kalian tidak takut ha. ayahnya adalah salah satu tetua tingkat rendah di sekte Pedang Abadi , bodoh " Pria paruh baya itu yang bernama Qin Bao dengan marah marah merutuki kebodohan para pengawal Tuan Muda Qin .
" Dan juga kenapa kalian bisa kalah ha , kalian yang rata rata berada di Ranah Jendral 🌟3-4 ha " Tanya Patriak Qin Bao pada mereka , yang di angguki kepala oleh para tetua itu
mereka berfikir bagimana mereka bisa kalah dengan pemuda itu dan lagi mereka di menang dengan jumlah , seharusnya mereka bisa menghadapi orang itu , namum mereka kalah telak
__ADS_1
" Patriak Pemuda itu sangat kuat , bahkan kami tak bisa melihag kultivasinya ,dan lagi ada dua orang yang bersama Pemuda itu , bahkan hanya dengan aura kedua bawahannya saja kami sudah mati matian menahan tekanan itu " ucap Pengawal itu dengan meriding mengingat tekanan aura bawahan Luo Fang .
Para Tetua dan Patriak terkejut dengan hal itu , mereka berfikir 'Jika bawahannya saja sudah membuat kultivator ranah Jendral 🌟3-4 yang banyak mati matian menahan auranya , bagai mana dengan Tuan mereka ?' Para Tetua dan Patriak bergelud dalam pemikiran mereka.
"Berarti jika begitu , kemungkinan bahwa mereka adalah kultivator kuat , dan masalah ini hanya kita bisa serahkan Pada Qin Dao , dengan pengaruhnya tidak akan sulit menghancurkan Pemuda dan bawahannya itu " Kata Patriak memikirkan untuk meminta bantuan kakak nya di Sekte Pedang Abadi .
" Benar , seharusnya memang begitu " Kata seorang pemuda yang juga berada di rombongan Tuan Muda Qin yang menyebut bahwa dia adalah Tamu .
Patriak dan Para Tetua langsung hormat melihat pemuda itu , mereka Tahu kalau pemuda itu adalah Seorang murid Sekte Pedang Abadi sehingga mereka memberi hormat .
" Maaf Tuan Muda Lei melupakan anda " Kata patriak pada pemuda itu meminta maaf .
" Baiklah dengan begini , aku akan melaporkan pada kakak ku dulu " kata Patriak dengan berlalu pergi untuk mengirim pesan pada kakak nya di sekte Pedang Abadi
Lalu semua orang pergi dan menguburkan para pengawal yang sudah mati , Pemuda dari Sekte Pedang Abadi itu mengepalkan tangannya " Aku akan mengingat wajah mu dan menghancurkan nya " gumana pemuda itu , berniat balas dendam dengan pengaruh nya .
Kembali Ke Mc
__ADS_1
Luo Fang yang sudah melesat beberapa hari yang sebentar lagi akan sampai ke Kota Xuan , Ia masih terus melesat hingga pada sore hari ia melihat sebuah benteng kota dangan penjagaan yang lumayan ketat .
Walai sudah sore , tapu masih banyak orang yang mengantri untuk masum ke dalam Kota , terlihat di atas gerbang kota terdapa tulisan ' Xuan' yang menandakan bahwa itu adalah kota Xuan tujuan Luo Fang .
Luo Fang turun 400 m dari gerbang kota, agar tak menarik perhatian , agar tak ada yang tahu bahwa ia adalah kultivator yang kuat , Luo Fang menekan Kekuatannya sampai Ranah Prajurit 🌟1 awal , Lalu ia ikut mengantri .
Setelah menunggu beberapa menit , kini giliran Luo Fang masuk , " Identitas Tuan Muda "kata penjaga itu pada Luo Fang .
" Maaf Tuan , tanda pengenal saya hilang saat dalam perjalanan " kata Luo Fang berbohonh , sebelumnya ia juga sudah mengubah sediki tampilan wajahnya dengan tekni Perubahan yang di pilajari nya dari buku buku yang di temukannya di goa gurunya .
Lalu penjaga itu mengarah kan Luo Fang untuk membuat tanda identitas , setelah membuat tanda identitasnya ia masuk kedalam , ia takjub melihat banguna bangun yang mewah menurutnya dan tidak ada yang berubah dengan kota dibesarkannya dirinya .
hahh
" Akhirnya Sampai , sebaiknya aku mencari penginapa dan mengisi perut ku ini dulu , besok baru aku melakukan penyelidikan " kata Luo Fang sambik berjalan mencari penginapan .
...»»»BERSAMBUNG«««...
__ADS_1
...Thx Dukungan Nya , Komen , Like , Gif Kalau Mau. Vote kalau Mau gpp ...