
Luo Fang bersama Nenek Luo Yi terus berlari tanpa memperdulikan keadaan diri mreka sendir.
sementara ketiga orang yanh mengejar mereka , masih terus mengikuti hingga akhirnya mereka bisa menyusuk Luo Fang dan Luo Yi
Saat sampai , tanpa basa basi mereka bertiga langsung menyerang Luo Fang , sedangkan nenek Luo Yi bersembunyi di balik Pohon
Nenek Luo Yi merasa gelisah dan khawati sebab dia melihat Luo Fang kewalahan menghadapi para pembunub Bayar dan sudah mendapat kan beberapa luka akibat senjata para pembunub bayar tersebut
' Luo Fang bertahan lah nak ' Doa nenek Luo Yi , awalnaya ia ingin membantu Luo Fang Namun Luo fang melarang nya
Saat sebuah pedang menusuk ke arah Luo fang dengan sigap ia menghindar ke samping tapi belum juga menarik nafas, Luo Fang di serabg sebuah tombak yang di aliri qi
" gawat " ucao Luo fang , karna tak bisa menghindar Luo fang menyilang kan pedangnya di depan tubuhnya yang sudah di lapisi dengan energi qi yang tebal agar tak gampang hancur
Luo fang yang terkena seranv tersebut langsubg terlmpar dan menabrak Pohon dan langsung memuntahkan setegur darah dari mulut nya , ia mencoba bangkit , namun apalah daya
Salah satu dari ke tiga orang itu mendekat ke arahnya dengan pedang yang di gemgamnya ingin menebas ke arah kepala Luo Fang
Nenek Yi yang melihat hal itu , tidak tinngal diam , ia memberanikan dirinya ke luar dam mengambil pedang Luo fang yang berada di dekatnya , lalu berlari ke arah orang yang ingin membunuh cucunya itu .
Alahasil karna orang tersebut dan dua orang di belakabg nay tak menyadari nenek Yi menebas ke arah leher salah seorang dari mereka dan membuat kepalanya lepas di tempatnya dam menggelinding ke arah dua orang tersisa
__ADS_1
" Kurang jara kau nenek bajingan " teriak salah seorang dari dua orang yang tersisa, karna marah ia langsunh menebaskan pedang nya ke arah Nenek Yi yang tak bisa bela diri
Yang membuat kepala nenek yi lepas dari tempatnya , tepat di hadapan Luo Fang
Luo fang yang melihat itu dengan tatapan kosong , " Beraninya kalian ,kalian harus membayar perbuatan kalian aaaaaa.....!!!! " dengan amarah yang bergejolak , ia langsunh berdiri, meraih pedang nya dan dengan kecepatan maksimalnya .
Luo Fang menebas pedang nya ke arah orang yang membunuh Nenek nya , yang mwmbuat orang itu meregang nyawa , sedang kan oraang tersisa.
melesat ke arah Luo Fang melakukan jurus menusuk ke arah kepala Luo Fang
Luo fang menyadari itu , mengeksekusi Jurus Tebasan Penghancur miliknya , belum sempat orang itu mendaratkan serangnya ke arah kepala Lou Fang ia sudah meregang nyawa dengan kepala terpisah .
Saat terbangun Ia sudah berada di sebuah Guo yabg di terangi kristal cahaya
" Ugghh di mana ini " guman Luo fang sambil memegang kepalanya yabg terasa sakit
" Ho.. anak muda kamu sudah bangun rupanya" seorang dengan semangkuk bubur dan segelas air di tangan nya datang , dengan perawakan seorang berumur 50 th-an
Kemudian ia duduk di belah Pemuda yabg baru berusian 12 tahun itu
" maaf senio kalau boleh tahu dimana ini dan kenapa saya bisa disini ??" Luo fang bertanya pada laki laki paru baya di sanmping nya ini
__ADS_1
" anak muda kami sekarang berada di goa tempat tinggal miliki ku dan kenapa kamu bisa di sini itu karna aku menemukan diri mu di hutan dengan bersimbah darah dam mayat "
Luo Fang langsung ingat tentabg pertarungan nya semamla melawan tiga orang tak di kenal yaang membuat nenek nya mati mengenas kan
" Senio nenek saya di mana " Tanya luo fang dengan tergesa gesa langsung berdiri dan hendak keluar goa
Pria paruh baya tersebut memeberitahu , jika nenek nya sudah di kuburkan dengan layak di luar Goa " Nenek mu sudah tenang di sana jadi kuburanya ada di Luar goa "
Luo Fang langsung pergi ke luar Goa , dan meihat sebuah kuburan sederhana dan mendekatinya
Ia menagis dan terus menangis " Maaf kan Fang'er nek.....maafkan Fang' er .....jika saja Fang'er lebih Kuat pasti tidak akan terjadi seperti ini ". Luo fang mengepalkan tangan nya
' kalian yang memwbuat ini pada ku , aku akan kembali dan meminta bayaran atas apa yang telas kalian perbuat ' dalam hati Luo fang dengan berapi api
Pria paruh baya hanya terus memperhatikannya dan ada sedikit jejak kesedihan di mata pria paruh baya itu
Luo fang yang belum sepenuhnya pulih pun pingsan , Pria paruh baya yang melihat itu menghila dari tempatnya kemudian membawa Luo fang ke tampat awal dia berada
" anak ini terlalu memaksakan dirinya " berlalu meninggalkan Luo fang
Bersambung
__ADS_1