Maafkan Aku Zahraku

Maafkan Aku Zahraku
episode 11 (apakah benar kau anakku)


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang ustadz eja terus berfikir,, "apa salahku sehingga Zahra sangat membenciku?" Ucapnya ia bingun sudah bertahun tahun lamanya tapi kenapa Zahra blum sama sekali membuka hati untuknya, dulu ia sempat kira Zahra sudah punya pacar sehingga ia mundurr,, tapi setelah bertemu lagi semangatnya kembali lagi untuk mendapatkan Zahra. Setelah sampai di pondok umi bertanya "gimana nak" eja bingung "gimana apanya ma" ucap ustad eja. Kan tadi umi suruh kamu buat kasitau keluarganya zafran biar izinin zafran cepet balik pondok,, mama kangen sekali sama zafran, mama kesepian di sini" ucap mama dengan nada sedihh, ustad eja berkata "maa, zafran juga butuh lama"bareng keluarganya, biarkan saja dia lalui hari hari libur bersama kakak dan ibunya di rumah" ucap Ustadz eja "OOO ibunya tidak memberi izin ya?" Ucap umi dengan raut sedih "maaf umii aku tidak pernah beritau Zahra maupun ibunya, tadi memang sempet ketemu tapi sebentar sekali karna dia buru-buru mau ke sawah" ucap ustadz eja, mama kembali bertanya "trus zafran ikut ke sawah?" Ustad eja menjawab "iyaa tadi sepertinya dia ikut, tidak mungkin juga di tinggal di rumah kann mamanya Zahra sedang sakit, tidak bisa menjaga anaknya" ucap ustadz eja, kemudian umi berkata "ini yang umi takutkan, kasian kan zafran harus ikut ke sawah panas panasan, umi ga bisa liat zafran sakit, umi sangat sayang padanya" ucap umi yang ternyata sangat menyayangi zafran, di pondok umi menganggapnya seperti anak dia, karna zafran sudah di antar ke pondok sejak umur 6 tahun, ia juga sangat lucu dan sangat baik, serta selalu menaati peraturan di pondok. umi merasa melihat ustadz eja waktu kecil, Itu yang membuat umi sangat sayang padanya. Mau gimana lagii ya ustadz eja itu kan bapaknya 🤣😭


Lanjutt di rumah Zahra zafran sangat bahagia, ia loncat loncat di kasur kegirangan, ternyata baru saja ia di belikan es krim oleh kakaknya Zahra.

__ADS_1


Waktu berlalu tiba saatnya zafran kembali ke pondok karna liburnya telah usai, Zahra sedih sekarang tidak ada yang akan menghiburnya saat capek kerja,tapi dia juga tidak mungkin tetap membiarkannya di rumah. Sebelum pergi ia mengatakan pada kakaknya "aku sangat beruntung di kelilingi orang yang sayang padaku, dirumah aku punya kakak dan ibu yang sangat mencintaiku, di pondok aku punya umii, abii, dan pak guru ganteng yang juga s1angat mencintaiku" ucap celotehan bibir kecil zafran,, Zahra menangis dan berkata di dalam hati " anakku sayangg, orang-orang yang kau anggap orang baik di pondok itu adalah kakek nenekmu, dan pak guru yang sangat kau kagumi itu adalah ayahmu, andai kamu tidak terlahir karna kesalahan yang di lakukan ibu, mungkin kamu akan punya orang tua lengkap nakk" Zahra menangis dan mengelus pipi adiknya,, "Kaka jangan menangis, pondokku tidak terlalu Jauhh kok, kakak bisa datang kalo kangenn denganku" ucap zafran sambil membalas pelukan sang kakak, setelah menunggu lama datang mobil tetangga yang akan mengantarkan anaknya ke pondok dan Zahra seperti biasa kan menitipkan adiknya di sana. Setelah zafran pergi Zahra kembali melakukan pekerjaannya seperti biasa.


Di suatu hari terjadi hal yang membuat Zahra sangat sedih, ia di kabarkan kalau zafran jatuh dari tangga lantai 2 pondok pesantren, ia sedang bermain lari-larian dan tidak sengaja terpeleset dan jatuh sampai lantai dasar. Disini semua orang kaget termasuk umi yang sangat menyayangi zafran,, saat ini ustad eja sedang tidak di pondok ia keluar karna ada undangan cerama di desa tetangga. Umi mencoba menelponnya tapi tidak di angkat, umi akhirnya membawa zafran ke rumah sakit bersama dengan beberapa santrinya, sebelum pergi umi memerintahkan salah satu santrinya untuk memberitahu keluarga zafran.

__ADS_1


Setelah oprasi yang cukup lama dokter akhirnya keluar di ruang oprasi, ia memberitau kalau zafran sudah dalam kondisi baik, tinggal tunggu ia siuman. Setelah mendengar itu Zahra sujud sukur begitujuga umi langsung memeluk Zahra.


Disini Zahra meminta maaf pada semua orang, ia perlahan-lahan menjelaskan kenapa bisa zafran adalah anak kandung eja, eja yang bingung dan sangat menantikan penjelasan Zahra. Semua orang terkejut saat Zahra mengatakan zafran adalah hasil terlarang dari dia dengan ustadz eja, umi pun tidak menyangka, fikiran jeleknya langsung tertuju pada putranya, sebelum umi memarahi putranya ustad eja, Zahra kembali memberitau itu adalah salahnya,, dia mengatakan "ustad eja ingat saat saya mau nonton konser di desa sebelah? Ustad di sana ikut kan, nah di sana saat malamnya aku kesal dengan ustad yang selalu mengikutiku, bahkan di club malam itu ustad terus mengikutiku, sehingg aku mengerjai dengan meminta pelayang memberikan minuman mabuk tapi membohongi ustad kalau itu jus" ustad eja memotong pembicaraan "iya iya aku ingat ituu, da pelayan yang merayuku untuk meminumnya dan mengatakan itu jus" ucap ustadz eja, Zahra kembali menjelaskan "nahh saat itu saya menyesal karna ustadz sangat mabukk, saya pun meminta maaf dan mengantar ustadz ke Fila, sebelumnya saya tidak tau Fila ustadz tapi saya Nemu kunci dan di sana ada tulisan untuk nama filanya, makaknya saya mengantar ustadz sampai Fila, di saat itu karna di sana sepi dan ustadz juga sudah sangat mabuk akhirnya maaf saya mengantar ustad sampai dalam rumah dan sampai kamar tidur. Nah di sana terjadi hal terlarang karna ustad mabuk dan memaksa saya melakukannya" ucap Zahra "umi yang mendengarpun menangis dan menampar anaknya, umi berkata "bodoh bodoh bodoh, bisa bisanya kamu melakukan hal haram itu dan tidak memberitau umi, lihat sekarang anakmu yang jadi korban, dasar bodoh" ucap umii zahra kembali berkata "jangan umiii ini sebenarnya salah Zahra, ustadz eja tidak tau apa-apa" Ustadz eja angkat bicara "maafkan aku Zahra, maafkan akuu, aku memang bodoh kenapa aku tidak mencari tau wanita yang sudah aku gauli, aku melepas tanggung jawab begitu saja" ucap ustad eja sambil memohon kepad Zahra, saya juga minta maaf karna tidak terus terang dan menyembunyikan ini semua kepada kalian", umi berkata "kamu tidak salah nah, kamu cukup menderita selama ini, apapun itu hingga zafran umur 7 tahun kamu sudah berjuang batin terlalu banyakk, maafkan umii, maafkan abii dan maafkan eja ya sayang" ucap umii sambil memeluk Zahra. Disini dokter memberitau kalau zafran sudah bangun dan boleh di lihat. Umi dan Abi kegirangan dan memberitau dokter,, dokter dia cucuku, dia cucuku" ucap umi, Abi dan langsung masuk ruangan. Di luar Zahra dan ustadz eja masih canggung, saat keduanya akan bicara tiba-tiba saja serentak mereka mengatakan "maaf" Zahra berkata sebaiknya ustadz duluan, ustad juga berkata Zahra saja, disini Zahra meminta maaf untuk semuanya, ustadz eja berkata, "setiap hari aku bingung kenapa kamu selalu menghindar dan seperti membenciku, ternyata ini alasannya, aku ini memang bodoh Zahra"ucapnya mereka pun sudah saling memaafkan, dan masuk untuk bertemu anaknya.

__ADS_1


cukup dulu yaa, jangan lupa dukung karyaku 🤩


__ADS_2