Maafkan Aku Zahraku

Maafkan Aku Zahraku
episode 7 (Zahra hamil)


__ADS_3

Setelah kejadian malam itu paginya Zahra merengek dan meminta ayah dan ibunya untuk membawanya pulang ke kota sekarang,, orang tuanya tidak curiga sedikitpun karna ia tau kebiasaan Zahra kalau sudah bisa. Pasti minta pulang, ia mengira Zahra sudah bosan di kampung dan mau pulang ke kota, padahal alasan aslinya karena ia tidak mau bertemu lagi dengan dengan ustad eja, iya sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk melupakan kejadian itu dan tidak akan mengingatnya lagi.


1 bulan kemudian


Hari tiba saatnya Zahra akan menerima kelulusan SMA nya, ia pergi ke sekolah bersama ibu dan ayahnya untuk mengambil surat kelulusan. di sekolah saat pembacaan siswa berprestasi atau lulusan terbaik ternyata zahralah yang mendapatkannya ayah dan ibu Zahra sangat bahagia dan memeluk Putri manjanyaa itu, ayah Zahra berkata "Ma walaupun anak kita ini manja tapi dia selalu bisa membahagiakan kita, dia selalu membuktikan bahwa dirinyalah yg pantas menjadi anak kesayangan kita, aku sangat bangga dengannya, semoga anakku Zahra selalu membuat kita tetep bangga sampai hari tua nanti ya ma" ucap papa Zahra.


Saat Zahra menaiki panggung Zahra diminta untuk mengucapkan sepatah dua patah untuk menginspirasi adik-adik kelasnya , diapun berkata "jangan buat masalalu beban melainkan buat jadi pelajaran, tetap semangat belajar selagi masih ada kesempatan" ucap Zahra dan langsung turun menemui orang tuanya dan memeluk kedua orang tuanya sambil menangis. ibunya mengelus kepala Zahra dan mengatakan "kamu hebat anakku, ibu dan ayah sangat bangga padamu, menangislah nakk tangisan ini adalah tangisan kebahagiaamu" ucap ibu yang tidak tahu kalau anaknya Zahra menangis bukan karena terharu tetapi ia mengingat kejadian masalalunya yang sangat buruk. Setelah selesai menerima surat kelulusan Zahra mengatakan pada ibunya untuk pulang "Bu kita pulang saja aku sedang tidak enak badan" kata Zahra mengajak ibunya pulang, ia tidak tau tiba tiba pusing, perutnya juga tidak enak rasanya pengen muntah. sesampainya di rumah Zahra langsung rebahan, ia tidak tahu kenapa tiba-tiba ia merasa pusing dan mau mual-mual, di kamarnya Zahra rebahan dan berfikir perasaan tadi keadaan dia baik baik saja, tapi kenapa sekarang aku jadi nggak enak gini ungkapnya. "mungkin aku salah makan tadi di sekolah" ucapnya berbicara sendiri di kamarnya..


Saat sedang berbaring tiba tiba saja ia kepikiran sesuatu, zahra segerah meriksa hp dan betapa terkejutnya Zahra, ia terkejut Karna jadwal menstruasi sudah lewat 2 Minggu, "astaghfirullahaladzim aku sudah tidak pernah haid daari liburan ke kampung ituu sampai hari ini. Zahra ketakutan, Zahra anak pintar dia menjadi siswa terbaik di sekolahnya, sudah pasti dia tahu dan sudah mempelajari sistem reproduksi manusia sehingga setelah mengetahui dirinya telat haid sudah pasti dirinya sedang mengandung. Tidak bisa dia elak kalau dia juga pernah melakukannya.


Zahra menangis ia memikirkan bagaimana kalau ini benar-benar terjadi padahal dia sudah merelakan kejadian itu dan mencoba melupakannya tetapi kenapa sekarang dia harus dapat masalah yang lebih berat lagi.

__ADS_1


Dia bingung dan takut bagaimana kehidupannya selanjutnya.


Keesokan harinya di saat hari libur Zahra berbohong dan meminta izin orang tuanya untuk belajar kelompok, dia diem diem pergi ke apotik sendiri untuk membeli alat tes kehamilan, sesampainya di sana ia bingung mau bilang apa di penjual obat tsb, ia takut memberitau kalau ia mencari alat tes kehamilan, takut semua orang tau.


Setelah berfikir lama ia setuju untuk berbohong lagi, saat ini zahra akan membohongi apoteker tempet ia bli tespek, ia akan bilang ia membelikan ibunya.


Setelah dapat ia langsung pulang dan buru buru masuk kamarnya dan menguncinya dari dalam. Di kamar Tiba tiba saat mau tes rasanya Zahra mencoba menenangkan dirinya dulu dan meyakinkan dirinya bahwa dia cuma masuk angin biasa.


Pada saat itu juga Zahra kembali mendapat guncangan hebat pada dirinya, bayang-bayang masalalu yang coba ia lupakan sekarang muncul kembali dengan kehamilannya ini.


Ia berfikir jika ia memberitau ayahnya sudah pasti dia akan marah besar, apalagi ibunya yang iasakit sakitan, ia takut malah kambuh nnti penyakitnya mendengar kabar ini.

__ADS_1


Setelah berfikir cukup panjang, Zahra memutuskan untuk membiarkannya untuk saat ini, ia akan menyembunyikannya sampai waktu yang tepat untuk memberitahu keluarganya.


Hari demi hari sudah zahra lewati, kehamilannya tetap sehat walaupun Zahra harus menyembunyikannya, sekarang Zahra selalu memakai pakaian yang oversize dan menggunakan korset. Pada suatu hari nggak ada angin gak ada ujan ustad eja datang ke rumah Zahra, disini Zahra sangat panikk traumanya malam itu juga masih ada sehingga agak takut melihat ustadz eja. Ustadz eja datang bersama kedua orang tuanya dengan niat untuk melamar Zahra, saat tau dirinya akan di lamar oleh laki laki yang sangat ia benci Tampa berfikir panjang Zahra menolak langsung pinangan ustadz eja, dan mengusir keluarganya secara tidak hormat. disini umi dan Abi ya eja marah besar, mereka meras terhina dan meminta eja melupakan saja gadis itu. Umi Eka berkata "anakku, gadis itu tidak baik untukkmu, andai kamu mendengar kata umi dengan menikahi Aulia teman dari gadis sombong itu pasti kamu akan bahagia nak" ucap umi, eja menjawab "sudah beribu ribu kali eja jelaskan umi, di sini yang berperan penting adalah masalah cinta, eja tidak mungkin menikahi orang yang tidak eja cintai" ucap ustadz eja memberi uminya penjelasan.


Setelah berhari hari, berminggu-minggu, sampai berbulan bulan ustad eja mencoba untuk mengambil hari Zahra tapi tetap tertutup rapat, Zahra sudah tidak menginginkan dirinya lagi. Dia sudah di anggap musuh oleh Zahra karna Zahra sangat membencinya.


Selesai..


Terimakasih sudah membaca🤗 untuk selanjutnya di tunggu yaa


Jangan lupa dukung karyaku

__ADS_1


__ADS_2