
Malam harinya umi masuk ke kamar ustadz eja" assalamualaikum nak kamu sedang apa?" Ustadz eja menjawab " waalaikumusalam umiku tersayang, eja sedang tidak melakukan apa apa, ada yang bisa eja bantu umi?" Ummi duduk di samping eja dan memeluknya, umi berkata " anakku sayang umi mau ngasitau sesuatu" eja langsung jawab " apakah umi ada masalah? Tolong katakan cepat umi jangan buat eja khawatir" ucap ustadz eja, umi pun berkata "anakku eja, umur kamu sudah 27 tahun sudah waktunya kamu menikah" ustadz eja memotongnya pembicaraan umi dengan mengatakan " ihh ummi eja kira masalah apa, kenapa sih umi selalu bahas masalah ini, eja kan udah bilang umi sayang, kalau jodoh eja udah jatuh ya eja akan menikah umi, tapi umi sabarr pliss" umi tersenyum dan mengelus rambut anak semata wayangnya itu, "dengarkan dulu kata umi sayang, jangan di potong, umi mau bilaang umi setuju dengan pilihanmu" eja kembali memotong "pilihan eja maksudnya? Eja perasaan ga pernah nunjukin perempuan ke umi?" Umi kembali berkata "umi setuju nakk, dia gadis cantik dan sangat beradab, kamu ingat gadis yang kita ketemu tadi pagi pas jalan-jalan, itu yg umi maksud" ustad eja terkejut ia langsung mengingat Zahra gadis cantik yang ia liat itu, ustadz eja bertanya dengan terbata bata "um umi kok bisa bisanya setuju eja dengannya?, Apa umi mau menjodohkan eja?" Tanya ustadz eja dengan bingung "Nakk umi tau kamu menyukainya, umi lihat kamu terus tersenyum setelah bertemu dengannya kemarinn,, kalau kamu mau umi akan segera meminangnya untukmu," ucap umi langsung tobthe point', ustadz eja pun tidak bisa membendung kebahagiannya dan memeluk uminya " terimakasih banyak umi, umi selalu mengerti aku, umi adalah umi terbaik" ucap ustadz eja sambil berdiri dan kegirangan "kalo kamu sudah setuju tinggal umi bicarakan dengan abimu, insyaallah kalau Abi sudah setuju juga kita segerakan". Ucap umi setelah itu umi pamit keluar kamar ustadz eja
Keesokan harinya,
Ustadz eja berkunjung ke rumah Aulia, "assalamualaikum" ucapnya dari luar, Aulia berlari keluar dari rumah dan sangat terkejut melihat ustadz eja yang datang, aulia terbata bata jawab "wa waa waalaikumusalam ustad, us ustad cari seseorang? Kata Aulia, ustadz pun membalas " saya cari anda Aulia, bisa kita duduk berdua ada yang mau saya omongin" Kata ustadz, Aulia menjawab "mau omongin apa ya ustadz, tumben sekali?" Ustadz pun menjelaskan niatnya yaitu menanyakan tentang Zahra dan meminta nomer hp dan alamat rumah Zahra, ia sengaja memintanya di Aulia karna ia tau Aulia sering bersama Zahra. Aulia pun dengan senang hati memberinya karna ia tidak mungkin menolak ustadz yang sangat ia hormati . Setelah dapat sang ustadz pamit pulang, sesampainya di rumah ustadz langsung coba chat dengan mengucapkan assalamualaikum, lama menunggu tapi tidak ada respon,, ustadz kembali mencoba yang kedua kali dengan memperkenalkan diri, " hai Zahra maaf mengganggu saya ustadz eja yang mengisi ceramah di masjid malam itu" ungkapnya dalam chat. Lama menunggu akhirnya baru di balas " waalaikumusalam ustad, maaf baru buka chat saya sibuk main game" ungkap Zahra dalam chat, kembali ia membalas "ada apa ustadz chat sy tumben? Oh iya ustadz dapat nomor saya darimana?" Karna kebingungan ustadz eja cuma membalas dengan bilang " besok ada ceramah di masjid jangan lupa datang" Zahra kembali membalas "sudah pasti saya datang ustadz, mama saya pasti maksa saya ikut walaupun ga terlalu suka hehw" ustadz eja tidak membalas ia antara senang dan bingung mau bales apa lagi.
__ADS_1
Keesokan harinya
Umi dan Abi menyapa ustadz eja "selamat pagi anakku" ustadz eja menjawab " selamat pagi umii, selamat pagi Abi" umi kembali menyapa "anak kesayangan umi mau kemana? Masi pagi udah ganteng aja" eja menjawab "eja mau ngisi ceramah di masjid umi, kan kemarin udah janji sama warga disana. "Ohh iyaa masjid di deket rumah gadis pilihanmu itu nak?"kata umi, eja membalas " iya umi, kok umi tau?" Umi jawab"iya umi nebak soalnya penampilan kamu agak beda hari ini, nak boleh umi ikut? umi mau ketemu calon menantu umi" eja yang dengar mamanya bilang calon menantu sedikit malu, tiba tiba Abi nyaut bilang "Abi ikut juga ya, abi ga mau sendiri dirumah" ucapnya, umi langsung bilang" kita pergi melamar aja mumpung lengkap kalo bisa sekalian kita nikahkan langsung" ustadz eja terkejut u
mendengar uminya, umi langsung bilang " bercanda ejaa, tapi mauu kan hehee" ustadz eja tersenyum malu.
__ADS_1
"Ejaa mana gadis itu?" Tanya umi,eja pun terus mencari cari keberadaannya "eja ga tau umii katanya kemarin mau datg sama mamanya" ucapnya,, umi bingung "lohh eja emang udah ketemu lagi sama gadis itu, kapan dan dimnaa?" Eja membalas " nggak umii a eja minta dia datg lewat chat kemarin unngkapnya. "OOO begituu" ucap uminya.
Setelah menunggu beberapa lama tidak kelihatan sedikitpun rupa Zahra, padahal ustad eja dari tadi malam tidak pernah tidur saking memikirkan dirinya yang akan bertemu Zahra dan ibunya. umi tiba tiba teriak kecil memanggil anaknya ustadz eja "ejaa ejaa itu dia, gadismu" ustadz eja senang dan langsung berbalik melihatnya, tapii ekspresi senang eja tiba tiba hilang dan berubah bingung, umi tampa melihat ejaa langsung menghampiri gadis tersebut yang kebetulan datang bersama mamanya.
Udah dulu yaa.
__ADS_1
Yang penasaran kenapa ekspresi Ustadz berubah tiba tiba? tunggu kelanjutannya ya😄