
Rintik hujan pagi itu tak menyurutkan semangat Monika untuk pergi bekerja. Pagi sekali dia sudah siap berangkat. Sang ibu yang sedang memasak di dapur merasa sedikit heran melihat putri semata wayangnya sudah dandan cantik pagi ini.
"Monik, tumben kamu pagi-pagi sudah rapi begini? Bukannya ini baru jam 6?" tanya Rani kepada Monika.
"Hmmm... Iya Bu, hari ini Monika mau berangkat lebih pagi karena mau ada acara di toko, " jawab Monika sambil menghampiri ibunya yang sedang memasak, Monika hendak bersalaman untuk pamit berangkat kerja.
"Lohh kamu gak sarapan dulu? " tanya ibu lagi.
"Enggak bu, nanti di tempat kerja juga makan-makan koq... hehee"
"Emang ada acara apa to? Koq nyampe bela-belain berangkat pagi banget... "
"Kita semua teman-teman kerja mau ngasih kejutan buat pak Bos kita yang hari ini lagi ulang tahun Bu... Jadi aku sama teman-teman sengaja berangkat pagi untuk mempersiapkan semuanya" jelas Monika.
"Ohh begitu... Yaa sudah hati-hati kalau begitu, jangan ngebut bawa motornya, hujan begini biasanya jalannya licin, " pesan ibu mewanti-wanti anaknya.
"Siap ibu ratu, akan saya laksanakan perintah ratu... hehehee" sambil cengengesan dia berpamitan pada ibunya.
"Apa tidak sebaiknya naik angkot saja, lebih aman lhoo... "kata ibu lagi menyarankan anaknya untuk naik angkot karena khawatir cuaca sedang hujan begini.
" Naik angkot kelamaan Bu, nanti Monika telat udah ditungguin nih sama temen-temen, yaudahh dadaahh ibuku sayang... emm muahh Assalamu'alaikum... " Monika berpamitan setelah mencium punggung tangan ibunya.
"Wa'alaikumsalam... iya hati-hati sayang... " jawab Bu Rani sambil geleng-geleng kepala melihat putrinya begitu semangat setiap akan berangkat kerja.
***
Sesampai di tempat kerja ternyata teman-teman Monika sudah pada ngumpul di toko. Dan mereka semua sudah mempersiapkan mendekorasi toko sedemikian rupa untuk menyambut kedatangan Bos toko yang hari ini sedang berulang tahun.
"Wahhh udah siap aja nih kawan-kawanku... Kayanya aku belum telat kan yaa?? hahaa!! " Monika tertawa senang melihat teman-temannya sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.
"Yaelahhh kamu, katanya mau dateng awal ini udah mau selesai baru dateng!! Huuuu" teriak Nadia sambil memonyongkan bibirnya.
"Maap sayang, rumahku kan paling jauh, dan cuaca lagi syahdu begini... hehee" Monika cengengesan melihat tingkah Nadia, diapun segera membantu Nadia menyiapkan kue ulang tahun di meja.
"Ohh iyaa nanti sebelum bos Darwin dateng jangan dibuka dulu yaa pintu tokonya, biar dikira kita-kita semua gak ada yang masuk kerja!! " kata Monika.
"Iyeee tau kita semua tadi juga rencananya begitu... Nanti salah satu dari kita pura-pura aja nelpon beliau agar datang ke toko dengan alasan toko sepi karyawan yang lain tidak masuk, begitu kan... " timpal Doni.
"Yo'i siapp!!! " jawab yang lain serentak.
Jam sudah menunjukkan pukul 08:00 pagi. Semua sudah siap. Windi salah satu karyawan menelpon bos Darwin berpura-pura hanya sendirian di toko karena teman-temannya yang lain tidak datang masuk kerja.
"Hallo Pak... "sapa Windi
" Iya hallo, ada apa Windi? "sambut suara bos Darwin dari seberang telepon.
" Anu pak, ini bagaimana saya cuma jaga toko sendirian, Teman-teman yang lain tidak ada yang masuk pak... "cerita Windi dengan hati-hati sekali.
" Lohh kenapa bisa begitu? Perasaan hari ini tidak ada yang izin tidak masuk kerja loh!! Coba kamu telp teman-teman kamu, suruh mereka masuk kerja!! " bos Darwin terdengar agak kesal.
"Udah saya telpon berkali-kali pak, tapi tidak ada jawaban, WhatsApp pun tidak ada yang balas, gimana nih pak... Bapak ke sini aja deh, saya tidak berani jaga toko sendirian atau toko libur aja ya Pak daripada saya jaga toko sendirian... "
"Aduhhh kamu ini mau ngerepotin saya Windi! "
"Yaa daripada bapak yang ngerepotin saya, sekali-kali saya yang ngerepotin bapak... Hehee" kata Windi sambil cengengesan.
"Yaa sudah nanti saya kesitu, buka aja tokonya sebelum saya datang" kata bos Darwin akhirnya iba juga.
__ADS_1
"Siap Bos!! Saya tunggu di toko" Windi tersenyum girang sambil menutup telponnya.
"Gimana gimana??" tanya Monika tidak sabar menunggu jawaban Windi.
"Bos Darwin mau ke sini sebentar lagi!!" jawab Windi gembira.
"Wahhh bagus!! Pintar sekali akting kamu!!"kata Monika sambil mengacungkan kedua jempolnya.
" Siapa dulu donk yang merayu?? hihii" kata Windi menyombongkan diri.
" Siapa dulu yang ngajarin?? hahaa" kata Doni tak mau kalah.
" Sudah-sudah... Tak perlu berdebat sekarang kita siap-siap aja yaa... "kata Monika menginstruksikan teman-teman untuk bersiap-siap.
" Oke siapp!! " jawab teman-teman yang lain serempak.
Tak berapa lama kemudian mobil bos Darwin sudah memasuki area parkir toko. Semua sudah bersiap. Bos Darwin segera turun dari mobil, dia merasa heran karna pintu toko tidak juga dibuka seperti apa yang dia pesan tadi kepada Windi untuk membuka dulu pintu toko sebelum dia datang.
"Windi!! Windi!! Koq pintu belum dibuka gimana sih kamu!! " Bos Darwin teriak memanggil karyawannya.
Darwin merasa heran karena Windi tak menjawab panggilannya. Darwin pun mengetuk pintu toko sambil memanggil Windi.
"Windi...!! Di mana kamu??! "
"Iya Pak sebentar...! " sahut Windi.
Pintu toko dibuka dan...
"Selamat ulang tahun kami ucapkan... Selamat panjang umur kita kan do'akan... Selamat sejahtera sehat sentosa, selamat panjang umur dan bahagia... Yeee... Tiup lilinnya tiup lilinnya sekarang juga sekarang jugaa... Sekarang juga...!! " semua karyawan serentak menyanyikan lagu selamat ulang tahun menyambut bosnya.
Bos Darwin heran kebingungan melihat tingkah semua karyawannya. Dia juga terharu mendapatkan kejutan dari anak buahnya tersebut.
"Hihihi selamat ulang tahun pak Bos... Maap nih kita-kita semua tidak bisa ngasih hadiah apa-apa... " kata Monika sambil tertawa khasnya memperlihatkan gigi kelincinya yang putih bersih.
"Waduuuhh ada-ada aja kalian ini pake ngasih kejutan segala... " kata Darwin terkekeh.
"Nggak apa-apa lah pak... Kita semua di sini kan keluarga" sahut Windi.
"Iya iya Terima kasih yaa kalian... Boleh ditiup nggak nih lilinnya??" tanya Darwin sambil tertawa.
"Wahh iya donk harus ditiup" jawab semua karyawan hampir serempak.
Dan akhirnya hari ini toko diliburkan oleh bos Darwin, karna hari ini bos Darwin mengajak semua karyawan untuk makan-makan di luar.
Darwin sangat bersyukur memiliki karyawan yang begitu baik kepadanya. Di usianya yang sudah menginjak 35tahun ini Darwin belum juga menemukan tambatan hatinya. Dulu dia sudah pernah bertunangan dengan kekasihnya tapi tiba-tiba kekasihnya itu pergi meninggalkannya tanpa sebab. Mungkin itulah yang membuatnya trauma dan belum ingin menikah terlebih dahulu. Darwin masih ingin mengembangkan usahanya membuka toko pakaian di berbagai tempat.
Teman-teman Monika sebenarnya ingin sekali menjodohkan Monika dengan bosnya itu, tapi sikap Monika biasa-biasa saja mendengar kelakar teman-teman yang ingin menjodohkan Monika dengan bos Darwin.
"Monik,emangnya kamu nggak tertarik yaa sama gantengnya bos kita itu? " tanya Nadia dalam candanya.
"Aduhh apaan sih nggak jelas kamu,bos Darwin itu sudah cukup baik sama kita-kita masa iya kita mau punya keinginan yang lebih lagi, jangan mimpi kamu Nad! " sahut Monika sambil menjitak jidat Nadia gemas.
"Yee kali aja gitu Mon..." kata Nadia sambil manyun.
"Yaa udah sih nggak usah mimpi terlalu tinggi nanti kesamber pesawat kapok kamu!! " Kata Monika sambil mengacak rambut pendeknya Nadia.
"Aduh sialan kamu!! "
__ADS_1
"Yaa lagian nih yaa seumpama aku jadi istrinya bos Darwin, aku bakalan jadi nyonya besar nggak bakalan lagi kerja bareng kamu di sini. Trus siapa donk yang mau jadi temen curhat kamu?? Udah siap kamu menjauh dari ku?? Hehee"
"Justru aku seneng donk kalo kamu jadi tajir,biar jadi langganan utang kalo aku butuh duit, gak utang ke abang-abang rentenir lagi!! Hahaa" sahut Nadia sambil terkekeh.
"Yaelah belum kaya raya aja kamu udah ngerepotin aku loh hahaa..." canda Monika.
"Ohh iya yaa... Hahaaa... Yaa biar aku makin ngerepotin kamu aja sih"
Begitulah keseharian mereka di tempat kerja. Selalu bercanda tawa. Bahkan mereka selalu akur tidak pernah sekalipun mereka bertengkar. Nadia dan Monika sudah seperti saudara kembar atau kakak beradik. Karena mereka sama-sana anak tunggal, mereka bersahabat sejak masih kecil. Jadi tak heran lagi jika hubungan mereka begitu dekat seperti saudara. Karena Nadia dan Monika sama-sama merasa kesepian tidak memiliki saudara kandung.
Mereka berharap akan bersama-sama terus meskipun masing-masing telah memiliki keluarga sendiri-sendiri.
***
Bos Darwin adalah pengusaha muda yang memiliki banyak cabang toko pakaian di beberapa tempat. Namun sampai di usianya yang ke-35 tahun Darwin belum juga terlihat menggandeng perempuan untuk dijadikan istrinya. Tepat 5tahun yang lalu, Darwin sudah meminang kekasihnya untuk dijadikan istrinya, Nirmala yang sudah 7tahun dipacarinya sejak Darwin lulus kuliah. Tapi ternyata nasib tak berpihak baik pada hubungan Darwin dan Nirmala, hubungan mereka tiba-tiba kandas di tengah jalan ketika persiapan pernikahan mereka sedang direncanakan. Nirmala lebih memilih pergi meninggalkan Darwin dan menikah dengan laki-laki lain. Darwin pun tak bisa berbuat apa-apa, dia lebih memilih melepaskan kekasihnya itu meskipun sakit hatinya.
"Maaf Darwin... Aku telah dengan sengaja menyakiti kamu,aku sudah tak pantas lagi denganmu... " kata Nirmala kalau itu mengungkapkan penyesalannya.
"Kenapa baru sekarang kamu begini Mala? Kenapa tak dari dulu saja kamu katakan kalau kamu tidak bisa hidup denganku?" ucapan Darwin kecewa.
"Aku takut mengungkapkan yang sebenarnya Darwin, aku tidak siap mengatakan kejujuran itu dulu... " lirih Nirmala dengan linangan airmata membasahi pipinya.
"Kamu bukan hanya menyakiti hati aku, tapi kamu sudah membuat orangtuaku kecewa... Kamu boleh menyakiti aku Mala!! Tapi bagaimana dengan orangtuaku?? Kamu tega melakukannya?? Padahal mereka sudah menganggap kamu seperti anak kandungnya sendiri!!! Kau tau itu??? Bahkan mereka lebih menyayangimu dibanding anak kandungnya sendiri!! Karna mereka percaya kamu perempuan baik-baik!! Bukan iblis pengkhianat seperti ini!! " Darwin teriak penuh emosi. Airmatanya pun menetes pedih dari sudut matanya. Dia benar-benar tidak menyangka kisah cintanya akan setragis ini.
"Cukup Darwin cukup!!! Aku tau aku salah!!! Aku tau itu Darwin... Sampaikan salam maafku pada orangtuamu... Aku tak sanggup bertemu mereka berdua... " Kata Nirmala terisak-isak.
"Perempuan picik,pengkhianat sepertimu tidak akan punya nyali lagi menemui orangtua yang sudah kamu sakiti!!! Kamu memang benar-benar sudah tidak punya hati!! "
"Iya Darwin... Aku memang terlalu jahat untuk mereka dan untukmu... Aku hanya ingin berpesan jaga mereka baik-baik yaa... Jaga dirimu juga semoga kamu mendapatkan yang lebih baik dari aku Darwin... Maafkan aku... " kata Nirmala terisak-isak sambil ingin meraih jemari tangan Darwin, tapi dengan cepat Darwin menghindar.
"Arrrrghhh...!!! Sudah pergilah!!! Aku muak melihatmu lama-lama di sini!!!"
"Iya Darwin aku mengerti koq kalau kamu benci banget sama aku... Tapi ku mohon maafkan aku yaa... kamu masih sayang kan sama aku Darwin?? "
"Jangan gila kamu Nirmala!!! Rasa cintaku sudah hilang begitu saja ketika aku tau kamu pengkhianat!! Sudah pergi sana atau aku akan membencimu selamanya!! "
"Tidak Darwin!! Aku tidak ingin pergi dulu jika kamu belum berkata yang sejujurnya apa kamu masih sayang kepadaku atau tidak?? "
"Sudah pergilah, jangan biarkan kekasihmu menunggu... "
"Aku butuh jawabanmu Darwin... Biar aku bisa pergi dengan tenang... " ucap Nirmala mengiba.
"Hahahaaa!!! Apa-apaan kamu?? seperti mau mati saja ingin pergi dengan tenang!!! Yang jelas kamu pergi dengan membawa kepuasan dan kebahagiaan!! Puas sudah menyakiti aku, bahagia sudah tercapai tujuannya dan bersama-sama dengan orang yang kamu cintai bukan???!"
"Tidak Darwin!! Aku masih mencintaimu meskipun aku harus pergi dengan orang lain... Maafkan aku... "
"Pengkhianat akan selalu berkata seperti itu untuk menutupi kebusukannya!! "
"Baik Darwin aku pergi, jaga dirimu baik-baik, semoga kita masih bisa bertemu kembali yaa, semoga kamu lebih bahagia nantinya... Terima kasih untuk kebaikanmu selama ini, salamku untuk kedua orang tuamu"
"Yaa... " jawab Darwin perih.
Entahlah rasa sakit itu tak bisa dibayangkan lagi. Di satu sisi dia masih mencintai Nirmala, tapi di sisi lain Darwin sangat kecewa dan sakit hati atas pengkhianatan yang telah Nirmala lakukan kepadanya dan keluarganya.
Darwin tidak menyangka, hubungan yang telah dia jalin selama 7tahun harus kandas di tengah jalan. Darwin telah sangat begitu percaya pada Nirmala, perempuan yang dia cintai selama ini. Selama ini tak ada tanda-tanda adanya orang ketiga dalam hubungan mereka. Tapi tiba-tiba hari ini Nirmala membuat pengakuan yang mengejutkan. Bahwa selama ini Nirmala telah berkhianat. Begitu rapi sekali dia menyembunyikan pengkhianatannya selama ini. Bertahun-tahun dia berbohong dan mendua. Bertahun-tahun Darwin menjadi manusia paling bodoh di dunia karena dengan mudah menaruh kepercayaannya kepada Nirmala, karena Darwin begitu mencintai Nirmala. Darwin tidak pernah mempunyai firasat jika akhirnya akan begini.
Seperti itulah kisah cinta Darwin 5 tahun yang lalu, yang masih menyisakan trauma pada hatinya. Darwin belum ingin mengenal cinta lagi, meskipun dia tau jika anak buahnya di toko ada saja yang ingin menjodohkan Monika dengannya. Tapi Darwin masih ingin sendiri dulu, meskipun sebenarnya dia sudah sedikit memantau Monika dari jauh. Darwin bisa menilai jika Monika memang perempuan baik-baik, karena selama bekerja di tokonya Darwin belum pernah melihat Monika berpasangan dengan laki-laki. Entah memang Monika masih sendiri atau memang tidak ingin ada yang tau jika sebenarnya Monika sudah memiliki kekasih.
__ADS_1
Hanya Tuhan yang Mengetahui...
***BERSAMBUNG***