MAKNAE Life Still Go On

MAKNAE Life Still Go On
Part 3


__ADS_3

KEESOKAN HARINYA


07:00 Jaehyun baru keluar dari kamarnya, dia melihat mark yang sudah rapih.


"Mark, apa kau mau ke dorm dream?" tanya jaehyun


"Iya hyung, kenapa? Apa kau ingin ikut?" tanya mark


"Tidak, aku hanya ingin mengatakan agar kau menyuruh manager dream untuk membenarkan saklar kamar jisung, mungkin karena terlalu sibuk jisung jadi tidak sempat mengatakannya dan lupa" jelas jaehyun


"Saklar kamar jisung belum juga di perbaiki hyung?" tanya haechan yang ikut nimbrung


"Eh kau tau?" tanya mark


"Tentu saja aku tau, saklar itu mati saat terakhir aku menginap di dorm dream dengannya, itu sudah lama sekali, sekitar 3 bulan yang lalu hyung" jelas haechan


Mark menampakan raut wajah khawatirnya.


"Jaehyun hyung apa semalam jisung tidur di kamar itu sendiri?" tanya mark


"Iya,Aku melihatnya tertidur setelah meminum obatnya" jawab jaehyun


"Obat? apa dia sakit?" tanya mark khawatir


"....." jaehyun diam dia lupa jika dia berjanji pada jisung untuk tidak akan memberi tahu kejadian semalam.


"Siapa yang sakit mark?" tanya yuta yang kebetulan lewat


"Jisung hyung" jawab mark dia segera menelpon jaemin untuk memastikan.


#VIA VIDCALL


"Hallo, Ada apa hyung, bukankah kau mau kesini? Apa ada masalah sampai kau menelpon dulu hyung?" tanya jaemin


"Jisung mana? Kenapa ponsel nya tidak aktif" tanya mark


"Emmm mungkin dia sedang mandi hyung" jawab jaemin


"Mungkin?" heran mark "jaemin ada apa sebenarnya? Kenapa kau terlihat aneh, kau tidak pernah berkata mungkin, kau selalu tau tentang jisung kan, apa kau tau saklar lampu di kamar tamu yang setiap aku menginap disana, dimana tempat aku dan jisung tidur itu mati?" tanya mark


Jaemin seperti kaget lalu melihat ke arah yang lainnya.


Mark yang melihat raut wajah jaemin semakin curiga, seperti ada hal yang aneh pada jaemin.


"Jaemin jgn bilang kalau kau..


"Hyung, siapa yang menelpon" itu suara jisung lalu dia menghampiri jaemin dan mengambil ponsel yang di pegang jaemin.


Jaemin menatap jisung diam.


"Oh mark hyung, mark hyung kapan kemari? Bukankah kita akan promosi sekali lagi? Hyung bilang akan cepat datang kemari, ayo cepat kemari aku merindukan hyung" ucap jisung merengek


Mark, yuta, dan haechan tersenyum, kecuali jaehyun dia masih merasa ada yg janggal disini.


"Jisung apa lampu saklar mu rusak? Jaehyun bilang lampu kamarmu mati,Kau tidak tidur di sana sendiri kan saeng?" tanya yuta


"Tentu tidak yuta hyung, kalian kan tau aku sangat takut gelap, semalam aku di pindahakan ke kamar jaemin hyung kok, iya kan hyung" kata jisung pada jaemin


"I iya" jawab jaemin gugup


"Hyung tidak perlu khawatir, aku disini kan bersama para hyung ku juga, mereka akan menjagaku dengan baik" kata jisung


"Kata jaehyun hyung kau semalam minum obat, apa kau sakit saeng" tanya haechan


Jisung menggeleng "tidak itu bukan obat hyung tapi vitamin yang selalu aku bawa, setelah minum itu aku baru bisa tenang hyung" jawab jisung


"Jaga kesehatan mu nee" kata yuta


"Eum" angguk jisung


"Yasudah, hyung akan siap siap kesana sekarang oke, hyung bawa bunggompang kesukaan mu" kata mark


"baiklah, terimakasih hyung" jawab jisung

__ADS_1


"sama sama aegy" ucap mark


#VC Off


"hufh Aku lega sekarang, dia baik baik saja ternyata" kata mark


"Kau awasi mereka dengan baik mark!  Aku menangkap ada yang janggal dari ekspresi jaemin tadi!" kata yuta dingin lalu pergi


"Yuta hyung pasti curiga seauatu, aku juga merasakan hal yang aneh pada anak anak dream" batin jaehyun


Sementara itu di dorm dream, semua orang menatap jisung.


"Ponselmu hyung" kata jisung memberikan ponsel jaemin padanya


Jaemin menerimanya, ia merasa tubuh jisung hangat saat tangannya tidak sengaja bersentuhan dengan jisung


tiba tiba jaemin teringat dimana jisung sangat ketakutan saat mati lampu waktu dulu, apa jisung selama ini tudur dalam keadaan gelap? Apa dia bisa tidur? Apa dia sudah tidak takut lagi? semua pertanyaan itu muncul di benak jaemin.


"Sejak kapan saklar kamarmu rusak?" tanya renjun


"Tidak lama, hanya sekitar 3 bulan lalu" jwb jisung lalu dia berjalan menuju kamar mandi.


"Apa kau bisa tdur dengan baik jisungah?" tanya jaemin langsung


"Menurutmu?" jawab jsung tanpa menatap jaemin sekalipun


"Apa begitu cara kau bicara pada hyung mu?" tukas jeno


Jisung membalikan badannya


"Sudah tidak ada hyung ilichil atau manager kan disini? CCTV juga aku putus, Itu artinya kita orang asing, seperti biasanya" jawab jisung lalu masuk ke kamar mandi begitu saja


"Jisung" gumam chenle tak percaya bahwa jisung akan mengatakan hal itu.


"3 bulan" batin jaemin, matanya sudah gusar dan berkaca kaca.


"Jaemin hyung apa kau menangis?" kaget chenle


"Bagaimana bisa dia tidur dengan lampu gelap selama 3 bulan ini chenle" kata jaemin parau


"maksud hyung?" tanya chenle bingung


"Aku akan memeriksa kamarnya" ucap jaemin segera ke kamar jisung


"Aku ikut" kata chenle, renjun dan jeno pun mengikuti mereka berdua.


Saat membuka kamar jisung. Sontak mereka kaget dengan kondisi kamarnya yang berantakan, kertas dimana mana dengan gambar yang terbilang aneh.


Renjun melihat gambar gambar yang ada di kertas itu, dia terkejut bukan karena gambar jisung bagus atau jelek, tapi karena makna yang ada di gambar tersebut.


Renjun ahli dalam melukis jadi dia tau pesan dan apa arti dari gambar yang jisung buat itu.


"Kenapa gambar yang di lukis jisung sangat menyeramkan dan aneh begini hyung" kata chenle


"ini tidak aneh chenle, tapi. . ." renjun tidak tau harus bagaimana mengatakannya.


"Ada apa renjun hyung?" tanya jeno melihat wajah renjun yg seperti ingin menangis


"Gambar ini me. . ." ucapan renjun terhenti saat jisung masuk ke kamarnya.


"Apa yang kalian lakukan di kamarku?!" tanya jisung dingin


"Kami tengah memeriksa saklar kamar mu" jawab jeno


Jisung melihat renjun yang tengah memegang gambar gambarnya langsung menghampiri renjun.


"Jangan sentuh barang barang ku!" jisung mengambil gambar yang di pegang renjun


"Jisung obat apa ini?" tanya jaemin saat menemukan obat yang tak asing baginya di laci


Jisung langsung menghampiri jaemin dan merampas obat itu.


"Sudah ku bilang Jangan sentuh barangku!" sentak jisung

__ADS_1


"Yak!! Kau tidak boleh berteriak seperti itu pada hyung mu!" marah jeno


"Obat apa itu?" tanya jaemin.


". . ."


"Itu obat apa jisung?" tanya jaemin sekali lagi


"Ini vitamin ku" jawab jisung


"Aku tidak pernah melihat vitamin seperti itu, kemarikan!!" pinta jaemin


"Tidak!! Ini punya ku!" tolak jisung langsung menyembunyikannya.


"Jisung kemarikan!!" kata jaemin ingin merebut


"Aku tidak mau kenapa kau memaksa ku! Jika kau mau kau beli saja!" kata jisung


"Jisung aku tau itu bukan vitamin!!" marah jaemin


"Lalu kenapa?! Kenapa jika ini bukan vitamin, Apa urusan mu dengan obat ku!" kesal jisung


"Jisung kemarikan!!" kata jaemin memaksa ingin merebutnya.


"Tidak mau! Lepas ini barang ku! Hanya ini yang bisa membuatku untuk tertidur! Kau tidak berhak merebutnya ini milikku!" tukas jisung terus mempertahankan nya.


"Jisungieee hyung datang" teriak haechan yg sudah sampai bersama mark


Mereka semua kaget, jisung yang mendengar suara haechan langsung pergi dari kamar, untuk menghampiri haechan dan mark.


"Hyung" senang jisung menghampiri mark


"Hey, apa kau baru mandi aegy?" tanya mark saat melihat rambut jisung masih basah


Jisung mengangguk "mana bunggompang ku" tagih jisung pada haechan


"Nih" kata haechan


"Gumawoo hyung" senyum jisung


Tak lama yang lain turun, wajah mereka benar benar seperti orang kaku, terutama renjun yang sepertinya masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya tadi.


"Renjun, kau kenapa? Apa ada masalah?" tanya mark


"Ah ti tidak apa hyung" jawab renjun lalu menatap jisung yang tengah di peluki haechan.


"Aishhh kau kurus sekaliiii, apa kau tidak makan dengan benar hemmm" kata haechan


"Aaaah aku gepeng karna hyung terus memeluk ku saat bertemu" jawab jisung sambil memakan bunggompangnya.


Jaemin memperhatikan jisung yang tengah di peluki haechan.


"Hyung, setelah promosi terakhir ini aku akan cuti dan tinggal bersama keluargaku ya" kata jisung pada mark


"Mwo? Nanti kau tidak ada di drom dong? Bagaimana jika hyung merindukan mu hmm" ujar haechan


"Hyung tidak perlu lebay, hyung kan bisa ke rumah ku kapan saja" jawab jisung


"Apa kau merindukan keluargamu?" Tanya mark


"Tentu saja hyung siapa yang tidak merindukan keluarganya" jawab jisung


"baiklah, tapi tidak untuk tinggal bersama mereka terus, kau tinggal dengan mereka saat libur saja, bisa kan?" ucap mark


jisung cuma diam tidak menjawab apapun.


*


*


*


JANGAN LUPA LIKE 💚 dan Comment 🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2