MAKNAE Life Still Go On

MAKNAE Life Still Go On
Part 7


__ADS_3

Ceklek!! haeun masuk dengan senyuman,  yuta berdiri agar haeun bisa duduk dekat jisung.


"Apa kau sudah mau makan?" Tanya haeun Dan jisung mengangguk


"Noona senang sekali kau sudah mau makan,  kerena jwi sudah mau makan noona mau kasih hadiah buat jwi" kata haeun senang


"Apa aku akan bertemu keluargaku?" Tanya jisung


"Berhenti omong kosong jisungah, apa kamu tidak melihat orang orang di sekitar mu sedih mendengar itu hm?" kata haeun


"Aku hanya ingin keluargaku noona hiks, aku ingin bersama mereka hiks hiks" isak jisung


Haeun menghapus air mata jisung "noona mengerti jwi, tapi keluarga mu ingin kamu tetap berada di sini,  mereka ingin melihat jisung kesayangannya ini mencapai cita cita nya dan sukses, apa kau mau mereka terus terusan sedih melihat mu begini dari sana?"


"Jihwan hyung sudah berusaha menyelamatkan mu saeng, apa kau mau menyiakan usaha hyung mu?" tanya noona lagi


Jisung menggeleng


"Jwi dengar noona ya, jwi tidak sendiri di sini, jwi masih punya noona, punya hyung nct, dan banyak juga sijeuni yang sayang sama jwi" tutur noona


"Aku ingin hadiah ku noona" ucap jisung mengalihkan pembicaraan


Haeun menghela nafasnya "hmmm bisa kah kalian bertiga keluar dulu, aku ingin bicara pada adikku" kata haeun


"Baik, ayo jaemin, chenle" ajak yuta lalu mereka keluar


Ternyata di luar sudah ada semua member NCT full team,mereka sengaja di kumpulkan karna ini permintaan noona haeun selaku dokter psikolog jisung.


Di sana sudah di sediakan monitor besar dan terlihat ada jisung dan noona di sana.


"Untuk apa seperti ini?" tanya chenle heran


"Noona haeun bilang agar kita dapat memahami kondisi jisung, dan bisa tau mulai pengobatannya dari mana" jelas shotaro


"Oooooo"


Mereka pun kini fokus pada layar yang menampilkan jisung dan haeun di sana.


"Sebelum noona kasih hadiah untuk jwi, jwi harus jawab pertanyaan noona dulu ya..." ucap haeun


Jisung mengangguk


"Jwi sayang para hyung?" tanya noona


Jisung mengangguk "tapi hyung tidak sayang jwi...." jisung menunduk


"Kata siapa? Hmmm? Noona lihat mereka sangat menyayangi jwi kok" jelas haeun


Jisung terdiam sambil memainkan jarinya.


"Jwi...Kalo ada yang bicara harus liat orangnya sayang" kata haeun lembut


Jisung menatap noonanya "noona dimana hadiahku?"


"Nanti dulu, noona masih mau tanya jwi dulu baru hadiahnya noona kasih" kata noona


"Ish" sebal jisung


Para member yang melihat reaksi jisung jadi senyum, mereka merindukan ekspresi jisung yang tengah merajuk seperti itu.


"Menurut jwi kasih sayang itu apa sih?" tanya noona


"Akting?"


"Akting? Kok akting sih jwi" tanya noona "jawab yang bener dong sayang noona sudah bawa coklat nih"


"Mauuuu" binar jisung


"Yasudah jawab dulu yang benar sayang, nanti noona berikan semuanya untuk jwi" kata haeun


"Aku sudah menjawabnya dengan benar noona, kasih sayang itu sama Dengan akting! Apa yang salah dengan jawabanku!!" kesal jisung

__ADS_1


Melihat jisung yang tiba tiba marah dan menaikan nada bicaranya membuat para member kaget, ini pertama kalinya mereka melihat jisung seperti ini.


"Hey tidak perlu marah sayang, tenang yaa... Noona nanya kamu kan baik baik okeee, nih kamu makan coklatnya" haeun mengerti jisung akan temprament seperti ini maka dari itu dia ingin menunjukan pada member agar mereka tau batasan mereka saat menjaga jisung. Dia akan merasa senang, sedih, dan marah secara bersamaan dan tiba tiba, jadi harus sabar menghadapinya.


Jisung langsung semangat membuka coklatnya.


Para member melihat setiap perubahan jisung yang dari kesal, lalu tiba tiba senang seperti anak kecil merasa sedih, sekaligus merasa bersalah.


"Hyung, apa jisung sudah...


"Jangan bicara seperti itu!, jisung baik baik saja kau tau!" kesal jaemin


"Tap..


"Diam kalian berdua, fokus saja ke monitor!!" tegas taeyong


Mereka pun kembali fokus meski jaemin masih terlihat kesal sekaligus khawatir.


"Jadi kenapa hwi jawab kalo kasih sayang itu akting?" tanya haeun


"Coklat ini enak noona" jawab jisung makan dengan senang


"Iyaaa, noona akan berikan lagi lebih banyak jika jisung mau jawab semua pertanyaan noona" kata haeun membujuk jisung


"Janji?"


"Iyaa janji, jadi knapa?" tanya haeun


Jisung celingak celinguk "para hyung tidak ada di sini kan noona?" tanya jisung


Noona mengangguk


"Syukurlah, aku takut mereka mendengarnya dan akan marah pada dreamy hyung, noona jangan beri tahu ini ke siapa siapa ya noona, noona sudah janji kan" kata jisung


Noona mengangguk lagi


"Dulu Kalo ada ilichil hyung semua dreamy akan menyayangiku noona, tapi saat ilichil hyung/ hyung ku yang lain sudah pergi, mereka akan menganggap ku tidak ada, hahaha aku terkadang merasa seperti hantu di dorm noona, aku ada tapi tidak terlihat" cerita jisung sambil terus memakan coklatnya


"Noona tau, aku di dorm tidur sendiri selama 1 tahun ini, aku hebat kan noona?" ucap jisung senang


"Iyaa kau hebat jwi, sangat hebat"


Raut wajah jisung berubah sedih "tapi aku tidak sehebat itu noona, aku selalu ketakutan setiap malam hiks"


Jisung segera menepis air matanya lalu kembali tersenyum


"Tapi noona tau? aku menemukan cara agar aku tidak takut lagi noona, aku selalu mengambil catokan panas dan membuat seni di tubuhku, rasanya sakit sekali, tapi sakit nya membuat aku lupa dengan rasa takut ku" senang jisung


Noona dan para member yang mendengarnya merasa miris, apalagi dream, mereka sangat menyesal.


"Tapi saat tubuh ku sudah tidak bisa aku lukai, aku punya satu cara lagi noona, aku meminum pil yang bisa membuat stress ku hilang, jika pil itu tidak membuatku tenang aku akan meminumnya banyak dan itu berhasil, bahkan aku sering terlambat bangun karena pil itu hahahaha" tawa jisung


"Noona" pangil jisung


"Iya"


"Apa noona bisa belikan aku parfume yg sama persis seperti punya jaemin hyung" pinta jisung


"Parfume? Untuk apa? Dan kenapa juga kau meminta yang seperti jaemin?" tanya haeun


"Aroma tubuh jaemin hyung selalu seperti eomma noona, saat aku bangun tadi aku di peluk dia, aku merasa eomma memelukku noona" jawab jisung


"Kalo begitu, noona akan menyuruh jaemin agar selalu tidur bersamamu ya" kata haeun


Tapi Jisung langsung menggeleng cepat


"Loh kenapa? Kau senang bukan? Kau bisa tidur dengannya dan rasa rindumu pada eomma mu bisa terobati" ucap haeun


"Jangan noona, jaemin hyung akan marah nanti, aku juga tidak mau membuatnya terluka lagi noona" kata jisung


Jaemin yang melihat di layar kaca sudah menangis, dia tidak bisa menahan air matanya lagi, rasanya benar benar sesak, semua ini terjadi berawal darinya.

__ADS_1


"Jisung tau? Hyung mu sangat menyayangimu saeng, mereka sudah merawat mu dengan baik kan di sini?" ucap haeun


"Mereka akting noona, kan aku sudah bilang hahaha noona tertipu juga ternyata hahaha" kekeh jisung


"Jwii sayang.... Jwii harus liat ketulusan mereka, apa jwi tidak lihat mereka sangat menyesal sayang" kata noona


Jisung menggeleng "noona, noona pergi lah, aku tau kau hanya kasihan padaku, jihwan hyung sudah tidak ada, kau bisa pergi tidak perlu merasa terbebani oleh ku lagi"


"Jwi...


"Pergi noona.." lirih jisung


"Jwi... Noona..."


"Pergi noona!! Pergi!!!!! Kenapa kalian semua terus bersikap seperti ini kepadaku!!!" jisung mendorong noona hingga jatuh ke lantai


Jaemin yg melihat itu langsung pergi ke kamar, yang lain juga ikut menyusul.


"Pergi!!!! Pergi!!!" jisung melempar bantal, guling semua barang yang ada di samping nya, untung tidak ada barang berbahaya di kamar ini


"Jisung, noona apa kau tidak apa?" tanya jaemin membantu haeun berdiri


"Pergiii!! Pergiiii!!!" teriak jisung


"Jisungg saeng, ini hyung saeng ini bubu" kata taeyong medekat pada jisung


"Enggak!! Pergi!! eomaaaaaaaaaaa hiks appaaaa jwi tidak mau disiniii eomaaaa hiks hiks" teriak jisung histeris


"Sungie maaf kan hyung hiks, maaf nee jangan seperti ini hiks" kata jaemin hendak mendekat juga


"Jangan mendekat!!!" teriak jisung tapi jaemin terus saja mendekat


"JANGAN MENDEKAT KU BILANG!!!"


"Mianheeee..." lirih jaemin saat sudah di hadapan jisung


"Jangan mendekat ku mohon hiks hiks" tangis jisung memeluk dirinya sendiri


Jaemin perlahan memeluk jisung, tapi jisung berontak.


"Lepass!! Lepas!!! Lepaskan aku!!!"  berontak jisung


Jaemin lebih kuat lagi menahan jisung "johnny hyung bantu aku menahannya, noona ayo suntik dia" kata jaemin


Johnny dan haeun pun segera melakukan tugasnya.


"Aku tidak mau!!! Aku tidak mau!! Lepaskan aku!!!" teriak jisung


CUSSS jisung langsung lemas saat jarum suntik menusuk lengannya, matanya masih terbuka, tapi perlahan mulai memberat.


"Maaf kan hyung nee" kata jaemin menatap mata jisung


Jisung menatap mata jaemin balik, ia meneteskan air matanya.


"Aku tidak mau kau terluka lagi karena ku hyung" lirih jisung


"Jangan dekati pembawa sial sepertiku hiks"


"Tidak, kau malaikat hyung, kau bukan pembawa sial bagi hyung" kata jaemin lalu mengecup kening jisung


Perlahan mata jisung tertutup karena pengaruh obat penenang itu.


"Mianhe saeng" bisik jaemin lalu dia menidurkan jisung dengan benar.


*


*


*


Jangan lupa Like, comment dan follow 💚🥰

__ADS_1


Terimakasih 🙏


__ADS_2