MAKNAE Life Still Go On

MAKNAE Life Still Go On
Part 5


__ADS_3

1 MINGGU BERLALU...


Mereka sudah mencari jisung selama seminggu ini, tapi sampai saat ini mereka masih belum menemukan jisung sama sekali.


"Chenle kenapa kau mengajakku kemari?" tanya kun


"Aku merindukan jisung kun ge,  aku sangat merindukannya, dia selalu mengajakku kemari saat kami punya waktu luang." jawab chenle sambil berjalan jalan di pinggiran sungai han.


Kun mengelus rambut chenle


"Jisung pasti akan ketemu chenle, dia juga pasti sangat merindukan mu" kata kun


"Aku tidak yakin dia akan merindukan ku juga kun ge" ucap chenle


Saat masih berjalan menyelusuri sungai han,  tiba tiba ten menelpon kun.


Triling


Triling


"Sebentar, Ten menelpon" Ucap kun agar chenle berhenti berjalam dulu.


"Hallo Ada apa ten?" tanya kun


"Kau dimana, kita semua harus kumpul d dorm ilichil, ini menyangkut jisung" kata ten


"Ji..


"JISUNG!!" pekik chenle berteriak dan berlari ke jembatan


"Chenle kau mau kemana?" teriak kun saat chenle tiba tiba lari.


Tapi sedetik kemudian dia membulatkan matanya saat melihat jisung yang berada di jembatan seperti hendak melompat dari jembatan tersebut.


"JISUNGG!!" teriak kun dia juga ikut berlari secepat mungkin


"Halloo kun,  kun ada apa hallo hallooo" teriak ten di telepon tapi tidak ada jawaban sama sekali


"Aku akan menyusul kalian eomma,  appa , hyung hiks" jisung sudah siap melompat tapi tiba tiba ada yang menarik tangannya hingga dia terjatuh ke belakang


"Arghhh" ringisnya


"Kau gila jisung hah!! Apa yang kau lakukan!! " marah chenle


"Kun hallo kunn apa kau menemukan jisung? " tanya ten


"Jisung ada di sini ten,  jisung ada bersama ku" jawab kun


"Knpa kau melarang ku zhong chenle!!  Aku ingin bertemu eomma dan appa ku!! " teriak jisung


"Kau gila jisung!!" sentak chenle


Jisung tidak peduli, dia kembali naik ke jembatan tersebut.


"Jisung!!! " lagi lagi chenle menarik jisung


PLAK!! Chenle menampar jisung saking kesal nya.


"Sadar Jisung! Apa yang kau lakukan hah!!  Kau ingin mati hah!! " kesal chenle


"Ya!!!" jawab jisung


"Jisung kau tenang ya, kau tidak boleh seperti ini saeng, kau tidak boleh meninggalkan kami semua" ucap kun menenangkan


"Kenapa?! Kenapa aku tidak boleh seperti ini hah!! Kenapa aku tidak boleh meninggalkan kalian! Kalian saja meniggalkan ku! Kau juga zhong chenle!! Kalian semua meninggalkanku hiks bahkan sekarang keluargaku juga meninggalkan ku hiks hiks arghhhhhh kenapa semua orang meninggalkanku hiks kenapa chenle kenapa?!!" tangis jisung pun pecah


Ingat telpon kun masih tersambung, semua yang jisung bicarakan terdengar jelas oleh mereka karena ten meng loadspeaker kan ponsel nya disana.


"Mianhe jisungahh mianheee" chenle memeluk jisung


"Kenapa chenle hiks kenapa hiks, apa salahku hiks kenapa semua orang meninggalkan ku hikss, sudah cukup satu tahun aku kesepian chenle ya hiks, sudah cukup aku selalu merasa ketakutan setiap akan tidur hiks, sudah cukup chenle hikss hiks, kenapa sekarang keluarga ku juga meninggalkanku hiks hiks, kenapa chenle hiks hiks apa salahku hiks hiks" tangis jisung


Chenle terus memeluk jisung dia juga bahkan ikut menangis.


"Maafkan aku jisungahh hiks maafkan aku hiks hiks" isak chenle


"Kita pulang ya jisungie" kata kun yang mengelus punggung jisung


Jisung menggeleng dan melepaskan pelukan chenle "aku ingin bersama keluargaku hiks hiks"


"Semua keluargamu menunggumu sekarang di dorm, mereka terus mengkhawatirkanmu saeng" kata kun


"mereka bukan keluargaku!" tukas jisung

__ADS_1


"Jisung" panggil seorang wanita berlari ke arahnya.


"Noona hiks hiks" tangis jisung


Wanita itu menakup wajah jisung, "ada apa? Kau kenapa? Jangan menangis seperti ini okee" katanya lembut sambil menghapus air mata jisung


"Hiks hiks noona hiks hiks"


"Kau tidak melakukan hal aneh lagi kan? Kau sudah janji pada noona, lihat, noona sudah membelikan mu ice cream yang kau minta" kata wanita tersebut


"Aku ingin bersama keluargaku hiks hiks" isak jisung


"Mereka hyung mu kan? Mereka keluargamu" kata noona itu


Jisung menggeleng "mereka bukan keluargaku hiks, noona ayo kita pulang aku tidak ingin di sini, ayo noona" jisung berdiri langsung menarik noona itu


"Tunggu kau siapanya jisung?" tanya kun mencekal tangan noona itu


"Jangan sentuh noona ku!!" jisung menepis tangan kun dari noona nya


"Heiii, tidak boleh seperti itu jwi, itu tidak baik, jwi tunggu di sana noona akan segera menyusul jwi okeee" kata noona nya sambil mengusap pipi jisung lebut


"Chenle kau temani dia, aku tidak ingin dia tiba tiba melakukan hal aneh" kata noona itu


"Siapa kau menyuruhku!" sebal chenle karena wanita itu seperti sok dekat pada jisung


"Lakukan saja! Kau mau adikmu tiba tiba terjun dari sana!" tegas noonanya


Sikap nya pada jisung dan pada chenle sungguh berbeda, membuat chenle mendelik sebal.


"Chenle" kun mengisyarat kan agar chenle mengikuti perintah wanita itu.


Chenle pun menghampiri jisung, meski jisung terus saja mendiami nya.


"Kau pasti bingung aku ini siapa?" kata noona itu


"....."


"Perkenal kan aku haeun, aku kekasih jihwan, hyung nya jisung, saat kecelakaan terjadi kami tengah mengobrol bersama di VC, aku melihat jihwan mendorong jisung keluar mobil sehingga jisung bisa selamat dari kecelakaan itu, aku segera ke tempat kejadian dan melihat jisung yang tengah menangis histeris di sana.


Aku ini uisa, sekaligus ahli psikiater, keadaan jisung itu sangat rumit, dia sangat terpukul dan trauma, bahkan dia selalu mencoba untuk membunuh dirinya sendiri" jelas uisa tersebut


"Apaa?" kun tak percaya


"Lalu kenapa tadi kau meninggalkannya sendirian" tanya kun


"Aku harus apa? Tubuh ku hanya satu, dia memintaku membelikannya ice cream tapi dia tidak mau ikut membelinya, dan jika aku menolak untuk membelikannya dia mengancamku untuk terjun dari sini" kata uisa tersebut


"Kenapa kau tidak memberi tahu keberadaan jisung, kau pasti tau kan SM mencarinya?" ucap kun


"Aku tau, tapi aku bisa apa? Jisung terus mengancamku akan mengakhiri hidupnya jika aku memberi tahu kalian." jawab haeun


"Arghhhhhh" teriakan jisung membuat haeun dan kun segera menghampiri jisung


"Jisung kau knpa?" panik kun


"Arghhhh sakitt argjhhh" jisung terus meringis kesakitan.


Haeun segera mengeluarkan obat dan di minumkan pada jisung "minum jisungie"


Jisung segera menelannya setelahnya jisung mulai tenang dan tak lama dia tidak sadarkan diri


"Jisung, jisung kau kenapa?! Apa yang kau berikan pada adikku!!" marah chenle


"Itu obat penenang bodoh!, kun segera lah angkat jisung, kita bawa dia ke dorm kalian!" perintah haeun


"Apa kau yakin? Apa nanti saat jisung sadar dia tidak akan marah padamu" kata kun


"Aku akan mengatasinya, kau tidak ingin jisung terus seperti inikan? Aku juga sama halnya dengan kalian, aku tidak ingin jisung terus seperti ini, dia harus segera sembuh" kata haeun


"Baik" kun pun menggendong jisung dan membawa nya ke mobil.


DORM ilichil


Jisung sudah di tidurkan di kamar taeyong, dia juga sudah di periksa, kun sudah menceritakan semuanya.


"G


Bagaimana keadaan jisung uisa?" tanya taeyong


"Dia akan baik baik saja selama kalian menjaganya dengan benar, jangan biarkan dia sendiri walau hanya satu detik pun, dia sangat depresi bisa saja dia melakukan hal yang tidak tidak jika ada celah" jelas haeun


"Kenapa kau mempercayai kami lagi untuk menjaga jisung? Kau tau jisung seperti ini juga krna kelalaian kami yang..."

__ADS_1


"Aku tidak mempercai kalian, tapi bagaimana lagi, aku ini uisa aku harus terus berpergian ke rmah sakit, aku tidak bisa membiarkan jisung sendiri tanpa pengawasan, lengah sedikit saja nyawa jisung taruhannya, aku harap kalian bisa menjaga jisung dengan baik" kata haeun


Pran**k**!!


Terdengar suara keributan di kamar taeyong.


"Jisung tenang lah, ini hyung saeng" kata johny


"Aku ingin pulang!! Noonaaaaaaaaaaaaa, aku ingin pulang!!!" teriak jisung


Haeun dan semuanya masuk ke kamar taeyong, terlihat pecahan lampu dan gelas berserakan.


"Noonaa kenapa kau membawaku ke sini hiks hiks aku ingin pulangggg aku mau pulang hiks hiks" tangis jisung histeris


"Jwi ingat kesepakatan kita? Kau bilang saat noona belikan kau ice cream kau tidak akan melakukan hal aneh, tapi kau melakukannya kan? Dan saat kau melakukannya kita sudah sepakat bahwa kau akan ku pulangkan kesini" tutur haeun


Jisung menggeleng sambil menangis "noona aku tidak mau di sini hiks hiks bawa aku pulang hiks, aku janji tidak akan nakal lagi noona hiks"


"Jis..


"Jangan menyentuh ku!" jisung menghindar saat teyong hendak mengusap kepalanya.


"Noona ayo pulang noona hiks aku tidak mau di sinii hiks hiks" isak jisung lagi sambil menggoyangkan lengan haeun.


"Hey ini rumah mu saeng, lihat mereka semua hyung mu" kata haeun


"Mereka tidak menyayangiku noona, ayo noona pulang aku ingin pulang hiks hiks" tangis jisung


"Jisung hiks mianheee" isak jaemin


Jisung menatap jaemin lalu dia memeluk haeun "noona aku mohon aku tidak mau di sini noona hiks aku mohon hiks hikss"


"Jwi sayang dengar noona, jwi tau kan noona sayang sama jwi, noona tidak mau kehilangann jwi, noona sudah kehilangan jihwan oppa jadi noona tidak mau kamu pergi juga, saat noona pergi untuk bekerja noona tau jwi melakukan apa saja pada tubuh jwi, noona sakit melihat jwi melakukan itu semua jwi hiks" isak haeun


Jisung mematung, ternyata noona nya tau bahwa dia selalu menyakiti dirinya sendiri, entah itu menggoreskan benda tajam ke badannya ataupun catokan panas ke tubuhnya.


"Noona tau?" tanya jisung dia melepaskan pelukannya.


Haeun menangguk sambil menangis.


"Apa aku sudah gila noona?" tanya jisung


Haeun menggeleng "tidak, kau tidak gila saeng, noona akan menyembuhkan mu, kau akan segera sembuh" kata haeun


Jisung membuka bajunya, yang lain hanya memperhatikan apa yang dilakukan jisung hingga mereka semua kaget melihat luka luka yang ada di tubuh jisung.


Jaemin, renjun, jeno menutup mulutnya kaget mereka sudah menahan tangisnya sesak.


Jisung tersenyum pada noona nya


"Ini aku buat saat pertama kali aku tidur sendirian noona" tunjuk jisung pada lukanya


"Jisung kenapa kau melakukan itu?" tanya yuta kaget


Jisung tidak mengubrisnya dia hanya tersenyum tapi matanya terus mengeluarkan air mata.


"Yang 3 ini aku buat saat pertama kali aku tidur dalam kegelapan noona, indah bukan?" tanya jisung


Noona mengusap pipi jisung


"Jangan lakukan lagi nee"


"Noona kapan aku bisa bertemu eomma appa dan hyung ku? Aku sangat merindukannya" kata jisung


"...."


"Noona apa kau mau meninggalkanku juga? Makanya noona bawa aku kesini kan?" tanya jisung


"Apa kau ingin noona melakukan itu?" tanya haeun


Jisung menggeleng, "aku lelah noona, aku akan tidur" ucap jisung langsung berbaring lalu menutup dirinya dengan selimut.


Jaemin sudah tidak kuat lagi, dia keluar dari kamar itu lalu menangis di balkon.


"Semuanya salah ku hiks, jisung begini karena salah ku hiks hiks, mian jisungah miannn" isak jaemin


*


*


*


Jangan lupa like dan comment 💚🙏

__ADS_1


__ADS_2