
Asiana menggali lobang di taman, dan memasukan kotak, lalu menguburnya, lalu lari keluar dari taman, tiba-tiba ada mobil nabrak dia, disetengah sadar, dia melihat dua wanita keluar dari mobil,memakai jaket kulit hitam ada bros L di bagian dada, pakai masker dan topi, salah satu dari mereka berkata
"Cari bukti itu, cepat!!!"
Asiana pun sepenuhnya pingsan.
Asiana pun sadar di taman tersebut lagi, dia pun berdiri, tiba-tiba di depannya ada wanita sangat cantik, dan berambut panjang ikal,berkata
" Tolong, buat aku tenang, Asiana"
"Hanniii" teriak Asiana terbangun dari pingsannya,
Aliana yang tertidur di kursi, samping Asiana,terbangun karena mendengar tiriakan Asiana,
"Hanni siapa?" kata Aliana
"Enggak tahu," kata Asiana,
Asiana menceritakan mimpinya pada Aliana.
Pagi harinya, Asiana ketika ke luar dari toilet, ternyata dia berpapasan Gea dan Gina,
"Sombong" kata Gea
Asiana berhenti, lalu berpaling, lalu berkata
"Hai, lupa kamu, aku pindah kelas karena kalian yang bodoh." dengan wajah senyum sinis.
Gea dan Gina terdiam dan berpaling,
"Maaf" kata Gea spontan
bahunya Gea senggol oleh Gina,
"Gea ngapian minta maaf, dia yang salah," bisik Gina ke Gea
Gina mendekati Asiana, lalu berbisik
"ingat kami punya vidio kamu, bersama Radit"
Asiana terdiam sejenak lalu berbisik juga
"Vidio kalian juga ada pada ku, siap-siap polisi jemput kalian"
Gina dengan wajah ketakutan, berpaling langsung megajak Gea pergi meninggalkan Asiana.
Asiana tersenyum, teringat ketika di rumah membuka hp, ternyata ada rekaman Gea dan Gina lagi membully salah siswi, sampai siswi itu terluka, tapi dia lupa mengapa Gea dan Gina membully.
Waktu istirahat Aliana mau nyusul Asiana di Perputakaan, namun ketika melalui gudang dia terpeleset, badannya mau terjengkang namun ditahan, ketika melihat ke wajah yang menolong dia, Aliana terdiam, karena wajah pria itu baby face.
Pria yang masih merangkul Aliana, kagum melihat kecantikan Aliana, wanita tipe dia, namun dia terkejut ketika lengan Aliana ada yang menarik membuat Aliana jatuh kepelukan pria lainnya.
__ADS_1
Pria itu ternyata Roman, lalu melepas pelukan tersebut, dia memegang kedua tangan Aliana,
"Sayang, kamu baik-baik saja?" ucap Roman dengan wajah kewatir.
Aliana yang masih bingung, lalu medengar pria di belakangnya, berkata
"Roman,dia pacarmu,"
Roman memalingkan Aliana, lalu merangkul lalu berkata
"Ya, kenapa?" mata Roman penuh menyakinkan.
Pria itu tersenyum, lalu meninggalkan mereka berdua.
Aliana setelah melihat pria itu pergi, lalu melepasakan rangkulan Roman.
"apa maksud ini?" spontan ucap Aliana.
" ini ku lakukan, sesuai kesepakatan kita" bisik Roman
Roman pun menggandeng tangan Aliana lalu pergi bersama, Aliana merasa canggung, karena wanita berusia 45 tahun di gandeng pria berusia 17 tahun, juga tampan, tapi demi kesalamatan anaknya dia hanya bisa pasrah.
Di sebuah kantor, masuklah satu orang siswa dan dua orang siswi, ternyata mereka adalah Gina dan Gea juga siswa bertampang beby face, yang bernama Radit, dan yang duduk meja tertulis nama Tio ( Ketua Umum )
" Pak Tio, ada apa manggil kami" kata Radit.
" Apakah kalian mengakibatkan Asiana mengalami kecelakaan tersebut?" Kata Tio, dengan menatap tajam mereka bertiga.
"Bodoh!, bukan gitu caranya, dia hampir mati, akibat kecerobohan kalian," kata Pak Tio, sambil menahan marah.
"Maaf Pak" Kata Radit, Gea dan Gina bersamaan.
"Ini berbahaya, Asiana terancam juga dengan kolompok lain sekolah ini, karena Asiana memiliki rahasia mereka juga," kata Pak Tio.
"Asiana, kini telah kembali, tapi bukan seperti dulu,sifatnya beda jauh, Pak," ucap Gea sambil wajah cemberut.
"Kalian dekatin kembali Asiana, dan minta bukti data itu, jangan pakai kekerasan, karena kalian pasti kalah, dan ingat demi masa depan," Perintah Pak Tio
"Siap Pak" kata mereka bertiga.
mereka bertiga pergi meninggalkan kantor itu, Pak Tio berkata dalam hati
" Maafkah ayahmu ini, Asiana, dan Aliana mantan istriku, kalian harus semakin benci denganku, tapi aku semakin cinta dengan kalian."
Tio pun mengingat pingsanya Asiana kemarin
Tubuhnya Asiana tiba-tiba doyong kebelang, Roman orang terdekat dia, langsung menagkap punggung Asiana, Roman mendekap Asiana dalam keadaan pingsan, melihat itu Aliana berlari menghampiri,sambil secara spontan berkata
" Asiana anakku,"
Mendengar perkataan Aliana, Roman dan Pak Tio, kaget menatap Aliana.
__ADS_1
Aliana yang sadari bahwa mereka berdua kebingungan maksud dari perkataan dia, tapi tidak pedulikan itu, lalu berkata
" Tolong cari mobil,"
"bawa aja ke mobil ku" kata Pak Tio, sambil menunjuk sebuah mobil hitam.
tanpa banyak berpikir Roman dan Pak Tio mengakat Asiana, Aliana menyetir mobil Pak Tio, di ikuti oleh Roman dan Pak Tio yang memakai motor.
Kini Asiana di kamar, Pak Tio, dan Aliana di ruang tamu,
"Ku jelaskan, intinya aku ibunya Asiana, dan di sekolah Asiana banyak kejahatan yang mengicar Asiana, untuk melidungi dia menyamar jadi adiknya dan bersekolah kembali" kata Asiana
"Aliana, Asiana dia anak kita" kata Pak Tio
Pertanyaan membuat Aliana terdiam lalu berkata
"Ya, dia anak yang kamu tinggalkan selama 17 tahun," kata Asiana, dengan mata menatap tajam ke Pak Tio.
Tio terdiam, tak bicara, langsung berdiri mau berjalan keluar, tapi terhenti mendengar perkataan Aliana
"kamu, pergi aja seperti dulu, tapi tolong rahasiakan ini"
Pak Tio pergi tanpa berkata apa-apa, Roman hanya diam, tak mengerti apa yang terjadi, Roman berbicara
"Ku tak mengerti, ku akan rahasiakan ini, agar pemasalahan cepat selesai, tolong ikuti rencana saya"
Roman menjelaskan rencana dia, Aliana merasa rencana Roman bagus untuk Asiana kedepanya, lalu sepakat dengan Roman.
Tio yang masih di kantornya berkata dalam hati
"17 tahun, kalian ku tinggal, walaupun kini hadir kembali, ku hentikan kalian, karena ini bebahaya untuk kalian, maaf ku Asiana dan Aliana ku harus korban lagi kalian"
Mata Tio tajam melihat ke depan, lalu kembali berkata dalam hati
"Musuh kita adalah mafia sekolah."
Aliana dan Roman di duduk taman sekolah
"Siapa Hanni?" tanya Alina pada Roman.
"Bagaimana kamu tahu tentang Hanni?" Tanya Roman kembali
Aliana menceritakan mimpi Asiana kemarin malam, mendengar cerita Aliana, Roman terdiam sejenak lalu berkata
" Kami berlima dulunya sahabat, sejak awal sekolah dulu, aku si manusia cool, Radid si bacot, Asiana tuan putri, Gea si gadis lugu, Gina si wanita tangguh dan Hanni si pintar, kami terkenal dengan sebutan Geng Random, bagi ku Radit adalah penyebab kematian Hanni karena narkoba"
Aliana ,terdiam,tertegun mendengar bahwa Hanni meninggal karena narkoba disebabkan oleh Radit.
Roman pun menceritakan sebelum kecelakaan Asiana.
BERSAMBUNG.
__ADS_1