MANISNYA KESABARAN

MANISNYA KESABARAN
part 10


__ADS_3

di dalam kelas Jihan merasa kesepian karena sahabat nya Dela sudah tidak kuliah lagi .


setelah jam istirahat Jihan hanya duduk seorang diri di dalam kelas , dengan kepala di rebahkan di meja duduk nya , kedua tangan yang di lipat sebagai bantal .


" Jihan kamu lagi sakit ya , ucap seorang dosen muda yang berjalan mendekati Jihan siapa lagi klo bukan Adam ."


" aku tidak apa - apa Rodi , ucap Jihan tanpa melihat orangnya ."


" Rudi , aku ka Adam han , ucap adam ."


" maaf pak , aku kira Rudi tadi ucap Jihan lalu mendongak kan kepalanya sambil tersenyum hingga kelihatan gigi rapi nya .


" Iya tidak apa - apa han , hemmm ... nanti setelah pulang bisa bicara berdua Han di ruangan saya ."


" bisa pak , ucap Jiha dengan tersenyum ."


Jam pulang pun tiba , dengan bergegas Jihan berjalan ke ruangan Dosen Adam .


Tok


Tok


Tok


" iya masuk ucap Adam dari dalam ruangan sambil merapikan buku yang agak berantakkan di atas mejanya .


" ada apa bapak menyuruh saya ke ruangan bapak , ucap Jihan yang masih berdiri di ambang pintu .


" saya mau ngomong serius sama kamu , dan ada yang ingin saya tanyakan juga , ucap Adam sambil memasang kaca matanya .


" apa tu pak ?....


" Jihan apa kamu baik - baik saja ? ...

__ADS_1


" Alhamdulillah baik ka ."


" kamu jangan bohong Han , ucap Adam menatap jihan dengan serius ."


" bapak lihat sendiri kan saya sehat dan baik baik saja , ucap Jihan dan melencengkan matanya ke arah lain ,agar tidak bertemu lgi dengan tatapan Adam ."


" jujur saja Han sama saya , tidak usah berbohong ."


" hmmm , apa aku kasih tau aja ya sama ka Adam kalo aku sebenarnya sakit ,ucap Jihan dalam hati ."


" kenapa bengong Han ?..


" ah tidak ka ."


" kamu tidak usah bohong sama saya ,saya sudah tau kamu sedang sakit kan , dan kamu menyembunyikan penyakit kamu ke semua orang . "


Jihan yang sedang minum pun tersedak uhuk ...


" da , dari mana ka Adam tau ?


" haduh aku harus jawab apa sekarang ,ucap Jihan dalam hati ."


" Han ko diyem ? ... jawab pertanyaan aku tadi ."


" iya ka , apa yang ka Adam bilang tadi benar , ucap Jihan dengan mata yang berbinar dan berusaha menahan air matanya ."


" kenapa ka....


belum sempat selesai Adam bicara ,jihan memotongnya .


" tapi ka Adam jangan bilang ke siapa - siapa termasuk orang tua aku . "


" iya Han ,kamu tenang saja saya tidak akan kasih tau ke siapa - siapa ."

__ADS_1


***


Elena mencari cari keberadaan Adam dan belum melihatnya sedari tadi .


" di mana ya Adam ?, gimana aku ke ruangannya saja ,ucap Elena dengan melangkahkan kaki menuju ruangan Adam .


Tok


Tok


Tok


" masuk "


" daaa , mm ucap Elena sedikit terbata , karena kaget melihat Jiha ada di ruangan Adam .


" iya ada apa kamu mencari saya ?


" kenapa Jihan ada di ruangan kamu , dan kalian sedang apa berduan di ruangan ini ?


" bukan urusanmu Elena ucap adam ketus .


" tentu ini urusan ku Dam , ucap Elena dengan wajah marahnya dan berjalan mendekati Jihan namun di tahan oleh Adam .


" kenapa kamu menghalangi ku dam , lepaskan tanganmu ucap Elena dengan lantang .


Adam pun melepaskan tangan Elena namun hal yang tidak di duga terjadi Elena berjalan mendekati Jihan dengan Amarah yang membara dan menampar Jihan dengan sangat keras .


" PLAK "


" Elena kamu gila ya , kenapa kamu menampar Jihan ,ucap Adam dengan menahan amarahnya .


" apa Dam , gila iya aku GILA KARENA KAMU DAM ucap Elena dengan suara yang keras .

__ADS_1


sedangkan Jihan hanya diam mematung , dia tidak menyangka buk Elena melakukan hal seperti tadi kepadanya .


__ADS_2