
di dalam kelas Jihan merasa kesepian karena sahabat nya Dela sudah tidak kuliah lagi .
setelah jam istirahat Jihan hanya duduk seorang diri di dalam kelas , dengan kepala di rebahkan di meja duduk nya , kedua tangan yang di lipat sebagai bantal .
" Jihan kamu lagi sakit ya , ucap seorang dosen muda yang berjalan mendekati Jihan siapa lagi klo bukan Adam ."
" aku tidak apa - apa Rodi , ucap Jihan tanpa melihat orangnya ."
" Rudi , aku ka Adam han , ucap adam ."
" maaf pak , aku kira Rudi tadi ucap Jihan lalu mendongak kan kepalanya sambil tersenyum hingga kelihatan gigi rapi nya .
" Iya tidak apa - apa han , hemmm ... nanti setelah pulang bisa bicara berdua Han di ruangan saya ."
" bisa pak , ucap Jiha dengan tersenyum ."
Jam pulang pun tiba , dengan bergegas Jihan berjalan ke ruangan Dosen Adam .
Tok
Tok
Tok
" iya masuk ucap Adam dari dalam ruangan sambil merapikan buku yang agak berantakkan di atas mejanya .
" ada apa bapak menyuruh saya ke ruangan bapak , ucap Jihan yang masih berdiri di ambang pintu .
" saya mau ngomong serius sama kamu , dan ada yang ingin saya tanyakan juga , ucap Adam sambil memasang kaca matanya .
" apa tu pak ?....
" Jihan apa kamu baik - baik saja ? ...
__ADS_1
" Alhamdulillah baik ka ."
" kamu jangan bohong Han , ucap Adam menatap jihan dengan serius ."
" bapak lihat sendiri kan saya sehat dan baik baik saja , ucap Jihan dan melencengkan matanya ke arah lain ,agar tidak bertemu lgi dengan tatapan Adam ."
" jujur saja Han sama saya , tidak usah berbohong ."
" hmmm , apa aku kasih tau aja ya sama ka Adam kalo aku sebenarnya sakit ,ucap Jihan dalam hati ."
" kenapa bengong Han ?..
" ah tidak ka ."
" kamu tidak usah bohong sama saya ,saya sudah tau kamu sedang sakit kan , dan kamu menyembunyikan penyakit kamu ke semua orang . "
Jihan yang sedang minum pun tersedak uhuk ...
" da , dari mana ka Adam tau ?
" haduh aku harus jawab apa sekarang ,ucap Jihan dalam hati ."
" Han ko diyem ? ... jawab pertanyaan aku tadi ."
" iya ka , apa yang ka Adam bilang tadi benar , ucap Jihan dengan mata yang berbinar dan berusaha menahan air matanya ."
" kenapa ka....
belum sempat selesai Adam bicara ,jihan memotongnya .
" tapi ka Adam jangan bilang ke siapa - siapa termasuk orang tua aku . "
" iya Han ,kamu tenang saja saya tidak akan kasih tau ke siapa - siapa ."
__ADS_1
***
Elena mencari cari keberadaan Adam dan belum melihatnya sedari tadi .
" di mana ya Adam ?, gimana aku ke ruangannya saja ,ucap Elena dengan melangkahkan kaki menuju ruangan Adam .
Tok
Tok
Tok
" masuk "
" daaa , mm ucap Elena sedikit terbata , karena kaget melihat Jiha ada di ruangan Adam .
" iya ada apa kamu mencari saya ?
" kenapa Jihan ada di ruangan kamu , dan kalian sedang apa berduan di ruangan ini ?
" bukan urusanmu Elena ucap adam ketus .
" tentu ini urusan ku Dam , ucap Elena dengan wajah marahnya dan berjalan mendekati Jihan namun di tahan oleh Adam .
" kenapa kamu menghalangi ku dam , lepaskan tanganmu ucap Elena dengan lantang .
Adam pun melepaskan tangan Elena namun hal yang tidak di duga terjadi Elena berjalan mendekati Jihan dengan Amarah yang membara dan menampar Jihan dengan sangat keras .
" PLAK "
" Elena kamu gila ya , kenapa kamu menampar Jihan ,ucap Adam dengan menahan amarahnya .
" apa Dam , gila iya aku GILA KARENA KAMU DAM ucap Elena dengan suara yang keras .
__ADS_1
sedangkan Jihan hanya diam mematung , dia tidak menyangka buk Elena melakukan hal seperti tadi kepadanya .