MANISNYA KESABARAN

MANISNYA KESABARAN
part 7


__ADS_3

ketika di perjalanan menuju rumah sakit , Jihan sadarkan diri dari pingsannya .


Adam yang begitu hawatir , sekarang sedikit lega dan senang karena Jihan sudah sadar .


karena Jihan memutuskan untuk langsung pulang ke rumah saja , maka Adampun mengantarkan Jihan pulang .


ketika sudah sampai di depan rumah Jihan , Adam pun langsung pulang tanpa mampir dulu ke dalam rumah Jihan , padahal Jihan menyuruh Adam mampir dulu untuk ketemu orang tuanya .


tapi karna Adam kasihan dengan Jihan kelihatannya capek dan butuh istirahat , maka Adam menolak tawaran Jihan dan memutuskan langsung ke rumah sakit .


di perjalanan menuju rumah sakit , Adam masih kepikiran dengan Jihan , dan Adam semakin ingin tau sebenarnya Jihan sakit apa ?


Adam pun tersadar dari lamunannya , dan memukul - mukul kepalanya agar tidak ngelamun lagi dan fokus menyetir mobilnya .


" di rumah Jihan "


Jihan mengucapkan salam dan masuk kedalam rumah namun tidak ada sahutan dari dalam rumah , karena Jihan pulang Jam dua sore , dan biasannya kalo sore Ayah Jihan mengajar dan Ibuknya ke pengajian di kampung sebelah .


Jihan pun langsung ke kamarnya memutuskan untuk langsung istirahat , tanpa makan dulu ,karena Jihan tidak selera untuk makan .


tepat jam delapan malam di rumah Adam .


ada seorang gadis cantik yang bertamu , siapa kah dia ?..


dia adalah Elena , tujuan Elena ke rumah Adam untuk lebih akrab lagi dengan kedua orang tua Adam , karena pikirnya kalo sekarang belum bisa mengmbil hatinya Adam ,hati orangtuanya dulu pun jadi .

__ADS_1


karena kedua orang tuanya Adam adalah orang tua yang baik kepada siapapun , maka Elena di samput dengan baik oleh mereka .


Elena pun ikut makan malam bareng dan berbincang banyak hal kepada kedua orang tua Adam .


di tengah tengah mereka berbincang , tiba tiba di kejutkan dengan ketukkan pintu .


" tante biyar Elena saja yang buka pintunya "


" tidak usah Nak Elena biyar saya saja " ucap Ayahnya Adam dan tersenyum pada Elena .


" baik lah om "


Ayahnya Adam pun membuka pintu , dan ternyata itu adalah Adam yang pulang dari rumah sakit , kelihatan dari wajahnya sangat capek dan tadinya seragam dokter yang terpakai sekarang sudah terlepas dan di tenteng di tanganya , mata yang kelihatan sayup menahan rasa ngantuk .


" Waalaikumsalam nak " kamu baik - baik saja kan .


" Adam baik - baik saja Yah , cuman badan tersa capek sekali hari ini , kepala juga sedikit pusing .


" ya sudah kamu makan dulu , itu di meja makan ada tamu katanya temen kamu sama - sama ngajar di kampus tempat kamu ngajar .


" siapa Yah namanya ? ...


" Elena namanya Nak , lebih baik kamu temui dia sebentar kalo emang kamu gak mau ikut makan malam .


ucap Ayah Adam sambil berjalan ke arah ruang makan dan di ikuti Adam dari belakang .

__ADS_1


" syukurlah kamu sudah pulang nak , gimana hari ini pekerjaan kamu lancar semuanya .


" Alhamdulillah Buk , tapi Adam capek sekali hari ini Adam langsung istirahat kekamar aja ya mau mandi juga .


" Elena maaf saya tinggal ke kamar , soalnya mau langsung istirahat .


" eh iya Dam tidak apa - apa , ucap Elena dengan sopan dan berusaha senyum di bibirnya , depan kedua orangtua nya Adam .


" ya sudah Yah , Buk , Adam ke kamar "


" iya nak , ucap Ayah Adam .


" Nak Elena silahkan di lanjutkan makannya "


" iya Buk makasih , tapi sepertinya Elena mau langsung pulang saja , udah malam soalnya Elena pamit ya Pak , Buk Assalamualaikum .


" Waalaikumsalam , ya sudah kami antarkan kamu sampe depan ya .


" iya Pak boleh "


menempuh beberapa menit perjalanan Elena pun sampai ke rumahnya , dan langsung masuk ke kamarnya , di dalam kamar Elena sangat kesal karena tidak bisa mengobrol banyak dengan Adam tadi .


Tapi Elena senag karena dia bisa di terima baik oleh kedua orangtuanya Adam dan pikirnya mereka suka pada nya dan mendapatkan lampu hijau dari kedua orang tua Adam .


" Adam , akan ku pastikan sebentar lagi kamu akan Jadi milikku ucap Elena sambil memandangi foto Adam .

__ADS_1


__ADS_2