
di rumah dosen Adam .
Assalamualaikum buk ,Adam pulang ,waalaikumsalam nak Alhamdulillah kamu udah pulang Ibuk mau minta anterin ibuk ke kamu ke pengajian kampung sebelah Dam ,kamu bisa gak .
bisa ko buk ,tapi Adam mandi dulu ya , iya nak sebelum mandi makan dulu gih , sholat zuhur juga ,acaranya abis zuhur ko nak .
Oh ...
iya buk adam mandi aja dulu ,baru makan ya ...
iya nak keserah kamu aja , hehe iya buk , eh Ayah belum pulang dari rumah sakit buk ?
belum nak ,Ayahmu bilang nanti setelah isya baru pulang , oh kasian ya Ayah buk harus capek - capek kerja padahalkan usia Ayah udah senja buk .
Iya nak ,makanya kamu kalo bisa , bantuin Ayah kamu kerja di rumah sakit jadi Ayah kamu bisa istirahat kerjanya .
Iya buk nanti Adam atur waktunya , kapan adam mengajar di kampus ,dan kapan Adam kerja bantu Ayah bertugas di rumah sakit .
ya udah buk Adam ke kamar dulu ,
iya nak ...
di dalam kamar adam di sibukkan dengan leptopnya , tiba tiba Adam teringat dengan Jihan .
Astagfirullah , ada apa ini kenapa aku teringan gadis di kampus tadi sih .
tapi , cantik juga ,adem lagi di liat , eh Adam sadar - sadar .
tapi kenapa diri ini masih penasaran sama gadis itu , hmmm.
Adam , sudah jangan lagi ingat - ingat gadis itu , fokus sama tujuan kamu Dam .
Di kediaman Jihan .
Assalamualaikum buk , waalaikumsalam nak , kemana aja habis zuhur baru pulang , biasa buk abis dari perpus tadi , sama ke toko buku sekalian Jihan beli novel juga .
nak ...
iya buk , kamu bisa gak anterin Ibuk ke pengajian sebelah .
bisa ko bu , ya sudah ibuk ambil tas dulu ya bentar , iya buk Jihan tunggu di teras ya.
sepuluh menit kemudian , Jihan dan Ibuknya sampai di lokasi pengajian yaitu di mesjid Attakwa , yang di isi Ustadzzah Halimah Alaydrus .
di akhir penghujung ceramah , Ustadzzah Halimah Alaydrus sedikit berkisah .
Apa kisahnya ?..
__ADS_1
yok kita dengar seksama .
Alumni pondok pesantren yang masyhur di Indonesia ,Ngajar Fikih 4 mazhab di Tarim , Yaman , menikah dengan seorang suami yang gak pernah mondok sama sekali .
nah anak muda yang gadis - gadi dan bujang bujang yang hadir di pengajian ini , Idealisme boleh tapi harus tetap realistis . Dan sering kenyataan hidup ini tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan .
Terlalu Idealis , akhirnya gak Nikah - nikah .
dan ingat dengan bertambahnya usia bukan berarti bertambah muda , sebab bukan hanya kamu saja yang berhak memilih . Calon suami mu juga berhak milih. Semakin berumur maka semakin sedikit yang akan memilihmu , Naudzzubillah .
Ada orang punya angan - angan kalo menilah dengan si B mah enak , bisa di jadikan imam yang baik , Tahfidz Qur'an , ngajar majlis Ta, lim di mana - mana .
Ketika di jalani ,kenyataan hidut tidak sesua dengan yang di angan - anagan , sang suami yang dia anggab bisa jadi imam ,ternyata baik dengan orang lain saja .
Kepada keluarga ternyata sangat tidak baik , tidak memberi nafkah ,ringan tangan dll.
Dalam memilih jodoh jangan terlalu percaya dengan pandangan mata kita , sebab mata kita itu terbatas dan sering menipu , dalam memilih calon pendaping yang utama adalah Istikhoroh , selanjutnya pasrahkan kepada Allah ....
Ibuk - buk , Bapak - Bapak , bujang ,gadis semuanya anak - anak, cuku sampai di sini ya pengajian kita , soalnya udah mau masuk Asar , kurang lebihnya mohon maaf ,akhir kata wabillahi taufik walhidayah sumassalam Assalmualaikum warahmatullahi wabarkatuh .
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarkatuh , semua jamaah menjawab salam dari ustadzzah .
di tempat parkirran , jihan duduk di motornya sedang menunggu Ibuknya yang sedang ke toko sekitaran mesjid .
tanpa sengaja dosen Adam melihatnya dari teras mesjid , ternyata ibuk Adam dan Ibuk Jihan berangkat ke pengajian yang sama yaitu di Mesjid Attakwa , dan kebetulan juga Adam yang mengantarnya , hehe begitulah hidup kadang penuh dengan kebetullan bukan .
sepertinnya aku kenal dengan gadis itu , itu Jihan bukan ?
ketika dosen Adam melangkahkan kaki untuk menghampiri Jihan , tiba tiba ...
di panggil sama Ibuknya , Dam mau kemana ayok kita pulang keburu sore entar .
gak ada buk , ayo buk kita pulang
ayok nak..
sedangkan Jihan masih menunggu Ibuknya , yang menurutnya lama , dan Jihan mengambil buku novelnya dari tasnya dan membacanya , yang berjudul Suami Idamanku .
seru juga , apa yang seru , hah ibuk bikin kaget aja gak ada buk .
ayo nak kita pulang .
iya buk ...
di tempat lain yakni di bandara Sokarno , ada sorang gadi yang cantik , tinggi , rambut yang sangat lurus terurai yang menambah kecantikanya , sedang menunggu jemputan dari Ayahnya .
dia adalah Elena , yang baru pulang dari luar kota , karena mengambil pendidikan di sana ,sekarang dia pulang untuk bekerja sebagai pengajar di salah satu kampus di Jakarta .
__ADS_1
lima belas menit , Elena menunggu akhirnya Ayahnya sampai di tempat .
Ayah Elena rindu , sama nak Ayah juga rindu sama kamu nak , kamu baik - baik aja kan .
Iya yah Elena baik , eh Ibuk mana Yah , Ibuk mu menunggu di rumah nak ,soalnya Ayah tadi dari kantor terus ke sini jemput kamu ,gak dari rumah makanya Ibuk kamu gak ikut nak .
Oh..
ayo yah kita pulang Elena udah gak sabar ketemu Ibuk dan Juga rindu rumah Yah , ya udah ayo nak kita pulang.
akhirnya Elena dan Ayahnya sampai di rumah ,dan di sambut bahagia oleh ibuknya .
di teras Rumah Elena sedang duduk di kursi dan sambil menikmati segelas susu hangat .
besok hari pertama aku mengajar di kampus itu , yakni di kampus di mana dosen Adam mengajar .
apa kabar ya dia sekarang , sudah sekian lama kita tidak bertemu Dam , aku rindu kamu .
kejadian empat tahun yang lalu ,di mana kamu menolak cintaku dan kamu pergi ke luar kota untuk kuliah , Dam kejadian itu tidak pernah aku lupakan seumur hidupku , baru kamu orang yang pernah menolak cintaku .
makaku pastikan sekarang , kamu akan jadi milikku selamanya , aku akan bikin kamu tergila - gila dengan aku Dam .
Hahaha ,apa lagi sekarang aku lebih cantik dari Elena yang dulu .
dan aku tidak rela ada orang lain memilikimu dam , di dalam hidup Elena apa yang Elena inginkan harus dapat heh .
di perjalanan Jihan pulang , tiba tiba Ibuknya menanyakan sesuatu , yang bikin Jihan bingubg menjawabnya.
nak ...
iya buk , kamu kapan menikah nak , hah apa buk ?
kamu jangan pura - pura tidak mendengar gitu ya Jihan .
Habisnya ibuk kenapa tiba - tiba nanya kaya gitu buk , jangan bilang karena pengajian tadi .
salah satunya karna itu nak , dan juga ibuk pengen melihat kamu hidup bahagia dengan suamimu nanti nak , kamu tau sendiri kan Ayah dan Ibukmu sudah tidak muda lagi nak .
Ya Allah , mengapa aku begitu sedih ketika mendengar pertanyaan ibuk tadi , Ya Allah apa aku sempat membahagiakan Ayah dan ibuk dan apa aku sempat juga menggunakan gaun pengantin ya Allah , sedangkan dokter bilang tiga hari yang lalu , penyakit aku semakin parah .
Jihan , ko kamu menangis nak .
eh buk , Jihan hanya terharu buk , dengan pertannyaan ibuk .
Oh , kirain kenapa tadi , tidak kenapa napa buk .
andai Ibuk tau , kalo anaknya ini sekarang tidak baik - baik saja ya Allah , mungkin Ibuk tidak kepikiran ke sana , dan Ibuk hanya fokus dengan kesembuhan penyakit yangku derita sekarang .
__ADS_1
Ayah Ibuk maafkan Jihan ya , selama ini Jihan merahasiakan soal penyakit Jihan .
nak , bawa motornya jangan ngelamun bahaya , iya buk gak ko .