Married To A Fierce CEO

Married To A Fierce CEO
Bagian 15 # Pesta di Kampus


__ADS_3

di kantor Dirgantara Leo sedang Melakukan meeting dengan Kelayennya Dan Tidak bisa di ganggu,Beberapa jam berlalu Meeting Sudah selesai Leo Sedang duduk di kursi sambil bersandar dan memejamkan mata.Jean Kemudian Datang Dan sepertinya akan Memberikan beberapa informasi untuk Leo.


"Bagaimana? apakah aily baik baik saja?" Tanyanya dengan nada tenang Jean Kemudian menghela nafas panjang.


"Tadi nona aily Mendapatkan sedikit masalah" Ucap jean, Leo kemudian mengerutkan kening dan Menatapnya dengan tajam.


"Apa maksud mu?" Tanya leo dengan tajam


"tadi nona aily berdebat Karena memperebutkan Siapa yang benar-benar Dapat teks presentasi perusahaan dirgantara" Ucap Jean,jean tahu bahwa Leo sangat marah karena Temannya mempersulit aily


"apa mata mereka buta? tidak bisa membedakan teks yang asli" Desis Leo dengan tajam


"Tapi tuan, untungnya Tuan Muda alfhio membantu nona aily" Ucap Jean yang membuat Leo semakin marah,Jean bisa melihat bahwa Leo cemburu dan marah.


"bagus" Desis Leo dengan nada dingin kemudian berjalan pergi dan di ikuti Jean dari belakang.di kelas dosen mengumumkan bahwa Nilai kelompok aily yang paling besar.Vina menatap Aily dengan Iri hati, tapi Vina Memiliki rencana untuk Menghancurkan aily dan mempermalukan nya.


"Wow nilai kita paling besar" Seru farzan dengan Senyuman


"Of course,Ini juga berkat Aily dan vania" Ucap aksara kemudian memejamkan mata.


"Eh ges ges gue mau ngasih informasi sama lo pada" Seru Marvin,Gavin Kemudian menoleh ke arahnya


"hah informasi Apaan?" tanya Gavin dengan penasaran


"Katanya Kampus kita Akan mengadakan pesta" Ucap marvin dengan tenang.


"Lo tau dari mana?" Tanya Vania dengan tenang


"Gue dengar tadi waktu Bu iyam ngomong kalo Gak salah Sama bawahnya CEO dirgantara" Ucap marvin Aily kemudian meneguk ludah Dan menatap Vania.


"Anjirr lo nguping pembicaraan bu iyam ya" ucap Marvel kemudian tertawa,Marvin menghela nafas kemudian Memutar kedua bola mata karena kesal.


"gak lah anyiing,Tadi gue Dengar percakapan mereka dan kebetulan gue lewat" Ucap Marvin dengan kesal,Gavin dan Marvel kemudian tertawa.

__ADS_1


"Bwahahaha, becanda doang vin" Ucap Marvel dengan cekikikan Marvin memutar kedua bola mata kemudian duduk di kursi.


"Tumben banget tu kampus kita ngadain pesta mana ngundang para pengusaha lain" Ucap Aksara sambil menyilangkan lengan di dadanya


"Tau tuh mamangnya ada Acara apaan sampai harus ngundang CEO dirgantara dan Pengusaha lainnya" Ucap Rafael kemudian Menyandarkan kepala di dinding.


"Oh kalau gak salah dengar Tadi Bawahnya CEO dirgantara Bilang Mau mengadakan pesta perusahaan,tapi maunya di kampus ini Gak tau bener enggaknya" Ucap marvin Vania memandang aily kemudian menghela nafas


"Bentar gue ke kamar mandi dulu" Ucap Vania kemudian menarik aily menjauh dari mereka.


"Ai lo tau tentang Pesta perusahaan yang suami lo adakan?" Tanya Vania dengan tenang


"Aku tahu,tapi soal pesta perusahaan yang akan di adakan di kampus aku kurang tahu nia,tahu tahu waktu Marvin bilang gitu" Ucapnya kemudian menghela nafas,Mereka berjalan menuju kamar mandi Dan kebetulan Jean baru keluar dari ruangan.


"Eh nona aily, Nona sudah tahu bahwa Tuan mau datang ke sini?" Tanya Jean dengan ramah, Aily kemudian menganggukkan kepala dan tersenyum.


"Jean kau tahu kenapa Leo Mau mengadakan pesta perusahaan di kampus?" Tanya Aily dengan senyuman,Jean kemudian menggelengkan kepala dan tersenyum.


"Kalau soal itu saya kurang tahu,Tapi nona Tuan Leo sudah mempersiapkan Gaun untuk nona aily" Ucap Jean dengan ramah kemudian berjalan pergi.


"apalagi aku nia banyak gak tahunya" Ucap Aily dengan senyuman.


...------------------...


Jam sudah menunjukkan pukul 8:25 Malam Semua tamu perusahaan sudah pada datang Begitupun mahasiswa yang datang ke acara Leo.


Leo Berjalan memasuki Ruangan dengan tatapan dingin dan Tajam,Leo menjadi pusat perhatian Mahasiswa Perempuan yang Berada di sana terlebih lagi Vina.


"Vin CEO dirgantara ganteng banget" Ucap lauren,Vina tersenyum kemudian meneguk segelas Bir.


"Gue tahu" Ucap Vina


"Tapi tatapan nya itu dingin" Ucap Laura dan di angguki Lauren

__ADS_1


"Menurut lo CEO itu udah punya istri?'Tanya Lauren Vina menoleh kemudian tersenyum.


" Sepertinya tidak,Kalaupun Punya istri seharusnya istrinya menemaninya bukan?, dan Kalaupun sudah menikah Pasti pernikahan CEO dirgantara akan menjadi pusat perhatian "Ucap Vina kemudian meneguk segelas bir lagi


" Kau benar Vina "Ucap Laura Dengan Senyuman.


"Soal Rencana yang kita Rencakan untuk aily, apa lo akan memanfaatkannya sekarang?" Tanya Lauren


"ya ini adalah kesempatan yang bagus" Ucap Vina kemudian berjalan Pergi dan di ikuti Lauren dan Laura.


Leo Duduk di sofa bersama sahabat nya yaitu, langit angkasa William dan Jeremy,Leo melirik ke segala penjuru tapi aily tidak ada di mana mana,Jeremy terkekeh saat melihat Leo mencari istrinya Dan meneguk segelas bir.


"Ada apa?Apa kau mencari istrimu?" Tanya Jeremy sambil tertawa,Leo memutar kedua bola mata dengan kesal


"Sabar Kakak ipar Sebentar lagi datang" Sambung wiliam menggodanya. tepatnya pukul 8:40 Aily Datang dengan gaun yang di pilihkan Leo yaitu gaun hitam,Aily berjalan menuruni anak tangga Dan ya Aily terlihat cantik dan elegan.


Leo melirik Ke arah aily dengan seringai di wajahnya, Jeremy tersenyum saat Melihat seringai terlukis Bibir Leo.


Pesta pun di mulai,Aily duduk di sofa sambil berbicara dengan Vania,Leo Tidak memperhatikan Aily karena sibuk Berbicara dengan Rekan perusahaan nya.


Beberapa saat kemudian aily Pergi Dan Berjalan ke arah kamar mandi,Leo melirik Aily dan Mulai berjalan mengikutinya dari belakang.


Akhirnya aily sampai di depan Kamar Mandi Saat Aily ingin menutup pintu Leo menerobos Kemudian Mengunci pintunya Dan menjepit Aily Ke Dinding.


Aily terkejut,Jantung aily Berdetak begitu kencang Posisi mereka Terlalu Dekat,Tangan Leo kemudian Mencengkam pinggangnya Dan semakin menariknya mendekat Bibir mereka hanya beberapa senti Dan mata leo Tertuju Dengan bibir indah Aily.


Tatapan leo Begitu lapar Seperti Binatang,Leo Sangat menginginkan Aily untuk menjadi miliknya,Leo Kemudian menghela nafas dan menyandarkan kepala di bahunya.


Leo Melingkar kan tangan pinggang nya Memeluknya Dan Memejamkan mata Berusaha menahan hasratnya untuk Aily,Aily tertegun Saat Leo memeluknya,Aily ragu ingin membalas pelukannya,Tapi Aily akhinya memeluknya Dan membuatnya sedikit tenang.


"Jangan pernah berbicara dengan pria lain, gadis" Bisiknya dengan lembut di telinga aily,Aily mengangguk pelan kemudian Melepaskan pelukannya.


...****************...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2