Married To A Fierce CEO

Married To A Fierce CEO
Bagian 16 #Ke Cemburuan


__ADS_3

Tangan Leo membelai Sudut bibir Aily,Leo tersenyum kemudian mencium pipinya.


"Kau sangat cantik" Ucap Leo dengan tulus kemudian Menyelipkan Sehelai rambut ke telinganya,Jantung aily berdegup kencang Saat Leo Memujinya dengan sebutan cantik,pipi aily memerah Merona Leo tersenyum kemudian Membelai pipinya.


"Ada apa Little girl?" Tanya Leo di telinganya dengan suara yang sangat serak dan membuat Aily merinding.


"Ah.. tidak apa apa" ucap Aily dengan pipi yang merah


"Pfftt my girl is so cute" Ucap Leo kemudian tertawa,Aily yang melihatnya tertawa Mengerutkan kening Karena kesal.


"Kenapa kamu Membuat pesta perusahaan di kampus?" Tanya aily dengan kesal


"i don't know,girl" Ucap Leo dengan nada tenang


"Huh?! Kenapa tidak tahu kau yang Membuat pesta ini kan?!" Tanya Aily dengan kesal Leo kemudian menganggukkan kepala dan menyeringai.


"Maybe,Aku hanya tidak ingin melihat Gadis kecilku Berbicara dengan pria lain" Ucap Leo kemudian berjalan pergi dari kamar mandi , Aily menghela nafas Dan sedikit bingung dengan sikapnya yang Sangat berbeda dari biasanya.


setelah beberapa menit aily melangkah ke luar kamar mandi Dan Berjalan kembali menuju Pesta,Aily melirik saat Leo Berbicara dengan seorang wanita yang ingin Mencari perhatian Leo.


Wajah Aily berubah manjadi masam saat melihat leo Berbicara Berbicara dengan wanita lain Aily di Bakar kecemburuan ,Aily duduk Kemudian meneguk Segelas bir Dan menatap Mereka yang sedang Bicara.


Meskipun Leo Tidak tertarik berbicara Dan tatapan nya dingin dan tajam kepada Wanita yang ingin mendapat perhatian Leo,Tapii Aily tetap saja cemburu.


Aily terus menerus meneguk Bir Jeremy yang melihat Aily sedang minum kemudian berjalan menghampiri nya


"Aily? are you okay?" Tanya Jeremy Kemudian duduk di sampingnya


"Yes I'm okay" Ucap Aily dengan tatapan kecemburuan dan terus meneguk bir


"Aily Berhenti minum" Ucap Jeremy kemudian Mengambil botol Bir dan menyembunyikan nya.

__ADS_1


"Kembalikan" Ucap Aily dengan suara berat karena terlalu mabuk Aily berusaha merebut botol bir darinya


"Aily kau mabuk" Ucap Jeremy menegaskan Aily menggelengkan kepala kemudian Berusaha Mengambil Botol yang Jeremy sembunyikan.


"Aku tidak mabuk, kembalikan" Rengek Aily,Jeremy memutar kedua bola mata kemudian berjalan pergi Untuk menyembunyikan Botol bir.


Aily berdiri Dan berjalan Pergi tanpa sepengetahuan Leo,Aily berjalan sempoyongan Melewati koridor Lauren Melihat aily yang sudah mabuk karena minum bir


"Vin Lihat Aily mabuk, bukankah itu waktu yang tepat, terlebih lagi Tidak ada siapapun Di Samping aily saat ini" Ucap lauren,Vina menoleh kemudian tersenyum


"Kau benar" Ucap Vina kemudian berjalan menghampiri aily yang sedang mabuk


"Aily apakah lo butuh Bantuan?" Tanya Vina dengan senyuman,Aily menoleh kemudian mengerutkan kening dan menunjuk wajahnya.


"Tidak perlu,Aku tidak ingin di bantu Oleh mu" Ucap aily dengan kesal berjalan pergi Sambil Berjalan sempoyongan,Vina menatapnya dan tidak akan menyerah.Lauren kemudian mengejar Aily Dan Memegang tangannya.


"Lepas!!" Ucap aily dengan keadaan yang sudah mabuk,Vina Mencengkram Dagu aily dan kemudian menampar pipinya dengan keras.


"Ayo kita pergi" Ucap Vina kemudian berjalan pergi Dan diikuti lauren dan Laura sambil Menyeret aily menuju parkiran,Dan kebetulan Saat itu Langit melihat aily di seret menuju parkiran.


langit berlari masuk ke Dalam mencari Leo,Langit melihat Jeremy Yang bingung Langit kemudian berjalan ke arah Jeremy.


"Ada apa sepertinya kau sedang bingung?" Tanya langit dengan tergesa-gesa Jeremy kemudian menoleh dan menghela nafas


"Tadi aku meninggalkan aily yang sudah mabuk berat di sini Tapi sekarang aily Entah pergi ke mana" Ucap Jeremy langit kemudian menatapnya


"Dimana leo?" Tanya Langit dengan Panik


"Dia sedang berbicara dengan Angkasa di sana, Memangnya ada apa?" Tanya Jeremy penasaran kenapa langit terlihat begitu panik


"Aily, Aily" Ucap Langit tak sempat kemudian berlari ke arah Leo Jeremy mengikuti nya dari belakang.

__ADS_1


"Leo, aily Leo" Ucap langit terengah-engah,Leo melirik kemudian menatapnya dengan tajam


"Aily kenapa? " Tanya nya dengan Dingin,langit menghela nafas dalam dalam kemudian berbicara.


"Aily mabuk, dan Tadi aku melihat Aily di bawa tiga orang wanita,sepertinya ketiga wanita itu tidak menyukai Aily" ucap Langit dengan Tergesa-gesa Angkasa Jeremy dan leo terkejut,Rahang Leo menengang karena marah,Dan hawa leo Menyeramkan seperti ingin membunuh.


"Jean!!'Desis Leo dengan dingin,Jean kemudian berjalan menghampiri nya


" Iya tuan?"Tanya Jean dengan ramah


"Ayo ikut Aku!!" Ucapnya dengan tajam, Leo berjalan Dan diikuti Jean dari belakang menuju parkiran.


Aily Dibawa masuk ke dalam hotel,Aily mencubit Dirinya sendiri Agar tetap sadar Lauren dan Laura meletakkan aily di atas kasur.


"Kau bisa melakukan apapun pada gadis itu" Ucap Vina dengan senyuman Burhan kemudian Melirik Aily yang sudah tergeletak di kasur dengan tatapan Penuh nafsu.


"Hehehe baiklah,Gadis Sekarang puaskan aku" Ucap nya sambil berjalan ke arah Aily,Laura Lauren dan Vina meninggalkan kamar dan hanya menyisakan mereka berdua.


"Tidak jangan mendekat" Ucap Aily Sambil menangis Karena tidak bisa Melawan, Burhan Mencondongkan tubuh ke Arah Aily Dan ingin membelai nya.


"Tenang rasanya tidak akan sakit Kita akan bersenang-senang malam ini, Aku sudah membelimu dengan harga yang mahal mana mungkin aku melepaskan mu begitu saja" Ucap Burhan di telinga Aily,Aily mencubit dirinya sendiri agar tetap sadar


"Tidak lepaskan aku!!"Ucap Aily dengan Suara yang berat karena mengantuk Aily berusaha Untuk Bangun tapi Burhan menghalangi Aily.


Burhan mencondongkan tubuh ke arah Aily dan ingin menciumnya, tapi pintu di buka secara paksa Burhan menoleh dengan kesal dan ternyata yang membuka pintu secara paksa adalah Leo dirgantara.


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2