Married To A Fierce CEO

Married To A Fierce CEO
Bagian 7 #Zoom meeting


__ADS_3

Leo semakin menarik tubuh aily agar semakin dekat dengannya tubuh mereka saling menempel,tubuh Leo begitu hangat dan nyaman,Tangan leo Mulai menyelinap masuk ke dalam baju aily dan membelai perutnya Dengan Lembut, aily merasakan tangan hangat leo membelai perutnya dengan lembut,Tubuh aily bergidik merinding Karena sentuhan darinya yang sangat nyaman dan hangat, nafas aily semakin cepat Dan jatung aily berdegup begitu kencang


leo menatapnya dengan intens dan mendekat wajahnya ke arahnya bibir mereka hampir bersentuhan"Aku apa?"Tanya leo dengan suara serak sambil meniup belakang telinga aily


Aily bergidik merasakan nafasnya berhembus di telinganya" aku tidak apa apa"jawab aily dengan canggung Karena untuk pertama kali nya suaminya Bersikap romatis padahal tadi mereka baru saja bertengkar seakan-akan pertengkaran tadi tidak pernah ada.Tubuh aily menjadi gemetar Karena kedinginan Leo menyadari bahwa tubuh aily menggigil karena kedinginan dan ya leo khawatir namun tidak menunjukan nya tatapan leo tetap tegas dan Serius.


" Are you oke?"tanya leo dengan nada tenang tapi Sebenarnya leo sangat khawatir, aily melirik nya lalu tersenyum


"iya aku baik baik saja" jawab aily dengan suara gemetar karena kedinginan,Leo menyipitkan mata sedikit tidak senang dengan jawabannya kemudian mematikan shower. Leo kemudian Mengambil handuk dan melilitkan di tubuhnya.


leo memakai handuk lalu menggendong aily ala-ala pengantin,Aily terkesiap saat di gendong olehnya,Leo lalu berjalan Keluar dari kamar mandi Dengan wajah yang tegas dan dingin di wajahnya tidak pernah berubah. Aily menatap nya dari bawah dan tidak mengalihkan pandangan darinya karena Leo begitu tampan saat di lihat dari bawah


Leo kemudian menurunkan Aily dan mendudukkan nya atas kasur, Leo menatapnya dengan tegas dan Serius "Apa yang sedang anda lakukan di kamar saya?" tanya Leo dengan tenang dan menunggu jawabnya


"huh?! bukankah ini kamarku?, aku yang harusnya bertanya sedang apa kamu di kamar ku?"tanya aily dengan sedikit kesal


Leo kemudian menatapnya sambil mengerutkan kening"coba kamu lihat dengan Baik baik ini kamar siapa"ucap leo dengan kesal, aily kemudian memperhatikan kamar dengan baik baik,Mata aily melebar ternyata ini kamar leo sepertinya aily salah masuk kamar


"hm yaa sepertinya aku yang salah masuk kamar" ucap aily dengan cengengesan kemudian berdiri dan berjalan Keluar kamar nya,mata leo mengikuti aily saat berjalan pergi.leo hanya menggelengkan kepala kemudian menghela nafas dalam dalam


"aduh malu banget mana salah kamar lagi" gumam aily dan seburat merah terlukis di pipi aily, aily terus berjalan sambil menggerutu Dan tidak terasa aily sudah sampai di depan kamar,Aily menghela nafas kemudian membuka pintu dan masuk ke dalam,Aily Berjalan menuju lemari untuk mengganti Pakaian


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


beberapa menit Berlalu Aily Sudah Mengganti pakaian menjadi Pakaian yang lebih nyaman,Aily mengambil leptop kemudian Berjalan keluar dari kamar,aily menuruni anak tangga satu persatu Dan berjalan menuju Ruang tamu,Aily melihat suaminya sedang Bekerja dan hanya pokus dengan laptopnya


aily lalu duduk di sebelahnya dan Mulai Menyalakan leptop,Leo menyadari kehadiran aily di samping nya kemudian mengalihkan pandangan ke arahnya


"apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Leo dengan nada tenang,Aily kemudian melirik ke arahnya dan tersenyum


"aku mau melakukan zoom" ucap aily dengan senyuman lalu mengalihkan pandangan ke laptop, Leo kemudian mengangguk pelan dan Mengalihkan pandangan,Zoom pun dimulai,Aily melakukan zoom Bersama Vania,Marvel,Rafael,Gavin,Marvin,farzan,dan aksara itu adalah anggota kelompok Aily dan kebanyakan laki-laki


"Oke anak anak Zoom Akan di mulai jadi Kalian harus simak baik-baik" ucap Bu iyam wali kelas


"iyaa Buu" jawab mereka dengan kompak


"Oke anak anak Jadi tugas kalian adalah Membuat presentasi yang berkaitan dengan Perusahaan" Ucap bu iyam,Leo berhenti memperhatikan proyek karena mendengarkan Dosen yang sedang berbicara leo menoleh ke arah aily dan ikut mendengarkan percakapan zoom Mereka


"Buu Prensentrasi itu apa?" tanya farzan dengan penasaran,Marvel dan Marvin tertawa terbahak bahak karena mendengarkan pertanyaan farzan

__ADS_1


"Ahahaha,Farzan lo bego bet dah" ucap Marvin sambil tertawa terbahak bahak begitu juga Marvel mereka menertawakan farzan


"mungkin yang di maksud farzan itu Presentasi" ucap aily dengan ramah tapi Marvel dan Marvin masih tidak bisa berhenti tertawa


"ya itu maksud gue" ucap farzan dengan kesal


"PRESENTASI


Hal penting yang harus diperhatikan dalam presentasi adalah dapat menyampaikan pesan yang solid, yakni sesuai dengan kebutuhan audiens. Pastikan ada pesan utama yang ingin disampaikan. Umumnya presentasi dapat disajikan dengan media seperti power point, apa kalian mengerti?" tanya bu iyam dan diangguki mereka


"mengerti Buu" ucap mereka dengan kompak


"baiklah kalau begitu,apakah tidak ada yang di tanyakan? jika tidak ada Ibu pamit terimakasih" ucap bu iyam kemudian keluar dari zoom,sedangkan mereka Masih Belum mematikan zoom


"kita akan mempresentasikan perusahaan yang mana?" tanya Rafael dengan ramah


"kamu nanya?"ucap farzan


" kamu bertanya tanya?"sabung Marvel


"mang eak?"ucap Marvin Rafael hanya memutar kedua bola mata dengan malas


" capek gue kalo ngomong ama 3 monyet ini"ucap gavin dan di angguki Rafael


"eh iya lupa lagi gak nanya itu" ucap aily kemudian menghela nafas


"ya udah si wir, besok lo pada tanyain ke bu iyam" ucap farzan dengan santai dan di angguki Marvin dan Marvel


"yadah kita nyanyi dulu lah wir mumpung masih jam 8 malam" ucap Marvin dengan senyuman lalu di angguki merekah


"tarik sis" ucap Marvel


"Semongko" Sambung Farzan


"nungguin ya?"Sambung Gavin


"Mantan pacar ngajak balikan, katanya sudah terlanjur sayang aku bingung bingung bingung harus bagaimana?" Marvin mulai menyanyi


"harus bagaimana mana?" ucap Farzan


"Sebenarnya ku juga sayang tapi aku tak mau di kecewakan lagi lagi lagi lagi kau main gila di belakang" sambung Akasara

__ADS_1


"main gila di belakang" ucap Marvel


"katanya yang di sana kurang besar" sambung Gavin


"apanya?" ucap Vania


"pengorbanannyaaaa~" sambung Rafael


"perhatiannyaaaa~" sambung Marvel


"dan semua mua mua mua mua mua mua muaaaa~" sambung Gavin


"mungkin Dia bosan" sambung Marvin


"mungkin dia bosan" ucap farzan


"jarang di goyang"sambung Aksara


"jarang di goyang" ucap Rafael


"ajakin goyang say''sambung Gavin


" jangan di tahan "sambung Gavin


" wanjai keren cuuk"ucap farzan dan di angguki Marvel


"iyaa dong wir"ucap Marvin,aily hanya menghela nafas kemudian memutar kedua bola mata karena kerandoman teman temanya tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul setengah 9 malam sudah waktunya zoom berakhir


"gak ada yang di bahas lagi kan?" tanya Vania dengan Lelah


"seperti gak ada" ucap mereka kompak


"Kalau begitu zoom Kita akhir sampai di sini terimakasih"ucap aily kemudian mematikan zoom Dan menghela nafas


" sudah zoom nya?"tanya leo dengan tenang namun tatapannya masih tegas dan dingin,Aily kemudian melirik ke arahnya dan tersenyum


"emm iyaa" ucap aily dengan senyuman,leo kemudian mengalihkan pandangan dan Menatap ke arah leptop dan memperhatikan proyek yang akan bekerja sama dengan perusahaan dirgantara.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


......................


__ADS_2