Married To A Fierce CEO

Married To A Fierce CEO
Bagian 23 # Minta Cucu


__ADS_3

Mereka Akhirnya sampai di Ruang keluarga kemudian duduk di Sofa Keluarga ini Masih kurang lengkap Karena alfhio tidak ikut Ke mansion Dirgantara.Andrean menghela nafas kemudian mulai angkat bicara.


"Menurut ku Dalam masakan kalian berdua nilainya Seri"ucap Andrean kemudian di angguki Leo


" Hmm, ya aku setuju"Jawab Leo Clarissa dan Aily saling beradu pandangan kemudian tertawa


"Tentu saja Kami pandai dalam memasak" Jawab Aily Dengan senyuman Clarissa kemudian tertawa kecil dan menatap Aily.


"Menantu Besok Kita Pergi berbelanja" Ucap Clarissa dengan senyuman, Aily menatapnya dengan senyuman kemudian menganggukkan kepala.


"Iyaa boleh"ucap Aily dengan senyuman Clarissa kemudian menatap Leo Dengan senyuman


"Putraku,Kapan kamu akan memberikan Ibu cucu?" Tanya Clarissa yang membuat Aily Dan Leo Tersentak Dan terkejut.


"Uhh, ini.." Leo bingung harus menjawab apa,Sedangkan Selama dua bulan pernikahan dengan Aily Leo belum pernah menyentuh nya. Leo kemudian mulai angkat bicara.


"Bu, Aily belum siap untuk menjadi seorang Ibu" Ucap Leo mencari Alasan Aily kemudian menatapnya Dengan kesal Karena sejak kapan aily bilang tidak Siap untuk menjadi seorang ibu.


"hehehe, iya bu aku belum siap"Ucap Aily dengan kesal


Leo melihat bahwa Aily kesal padanya,tapi Leo tidak punya pilihan lain selain berbohong.Leo tersenyum Tertekan kemudian Memalingkan wajah Dan Telinga Leo Memerah karena malu Clarissa melihat bahwa Telinga Leo memerah karena pertanyaannya.

__ADS_1


"Ah.. apakah kalian tinggal satu kamar?" Tanya Clarissa dengan senyuman Leo kemudian berdeham Dan menyembunyikan wajah merahnya Dan Berharap Aily membantunya Menjawab pertanyaan ibunya


"Ini.. sayang alangkah baiknya kita tidak perlu bertanyabukankah ini adalah hal privasi bagi mereka?"ucap Andrean kemudian menghela nafas


"kamu benar" Jawab Clarissa aily kemudian Menatapnya dan menghela nafas Aily kemudian mulai berbicara jujur.


"kami tidak tidur satu kamar,baru kali ini kami mau tidur satu kamar"Ucap Aily dengan pipi yang memerah Clarissa kemudian menghela nafas Dan harus sedikit bertindak.


Clarissa Kemudian berdiri Dan berjalan ke arah dapur Andrean kemudian Mencengkram tangannya Dan menatapnya dengan senyuman.


" Sayang ku, kamu mau kemana?"Tanya Andrean,Clarissa Menoleh dan Tersenyum Manis.


"Aku mau mengambil minuman dan makan ringan" Ucap Clarissa dengan senyuman,Andrean kemudian Melepaskan cengkraman nya dan Menganggukkan kepala.


Beberapa menit menunggu Clarissa akhirnya datang Dan Berjalan Ke arah mereka dengan Membawa 2 teh 2 es jeruk Dan makanan ringan.


Clarissa kemudian Meletakkan Gelas dan makanan ringan di meja Clarissa duduk Di sofa Kemudian mulai Meneguk Es jeruk Begitu pula Aily dan Andrean,Leo Kemudian mengambil Gelas Dan mulai meneguk teh buatan Clarissa.


Clarissa melihat Leo Meneguk Teh Nya dan Senyuman terlukis di bibir Clarissa, Clarissa hanya perlu menunggu Beberapa Menit Agar efeknya bekerja.


Beberapa menit Berlalu Jam Sudah Menunjukkan pukul 9:45 Leo mulai meras tidak nyaman Dan tubuhnya terasa panas, Clarissa melihat bahwa efeknya sudah mulai bekerja Dan Clarissa tidak bisa menahan senyum.

__ADS_1


"Suamiku Aku sudah Mengantuk Ayo kita pergi untuk tidur" Ucap Clarissa sambil menguap,Andrean menatapnya dengan senyuman kemudian berdiri.


"Baiklah ayo" Ucap Andrean,Clarissa kemudian berdiri dan menatap Aily dengan senyuman.


"Selamat malam menantu" Ucap Clarissa dengan senyuman kemudian berjalan menuju kamar bersama Andrean.


Tubuh leo semakin panas,Leo tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh Aily,Tapi Leo masih berusaha untuk tidak kehilangan kendali.


"Leo Kamu tidak apa apa?" Tanya Aily dengan senyuman,Leo kemudian melirik Aily Dengan tatapan Penuh nafsu Dan Rasa Rasa lapar.


"Yes I'm okay" Ucap Leo Dengan suara serak Karena nafsu nya untuk Aily


"begitu,Kita harus tidur karena sudah malam" Ucap Aily dengan senyuman,Leo kemudian menatap Aily dengan Nafas yang Terengah-engah.


"Oh shitt,Adik junior ku sudah mulai tegang" Gumam leo dengan suara pelan Dan tidak di dengar oleh Aily.


"Kau duluan saja" Jawab Leo dengan Nafas yang Terengah-engah kemudian mulai menyilangkan kaki agar Aily tidak melihat Adik juniornya yang menengang.


"Baiklah" Jawab Aily kemudian berjalan menaiki tangga satu persatu berjalan Menuju Kamarnya.


...----------------...

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2