Married To A Fierce CEO

Married To A Fierce CEO
Bagian 8 #Di Kampus


__ADS_3

Leo mematikan leptop kemudian melirik nya dan menatapnya dengan Tajam"Tadi saat kamu Zoom Anggotanya laki-laki semua?"tanyanya dengan tenang namun ada kecemburuan di dalam suaranya,Aily kemudian melirik kearah nya dan mengangguk pelan


"ya anggotanya lebih banyak laki laki sedangkan perempuannya cuma aku dan vania" ucap Aily kemudian menyandarkan kepada di sofa, leo Menatapnya dengan dingin dan Tegas


"good,tapi kamu jangan terlalu dekat dengan Teman laki lakimu" Ucap Leo kemudian berdiri dan berjalan menuju kamarnya sendiri


...----------------...


......................


keesokan harinya Aily Sudah siap untuk berangkat kuliah,Aily menuruni anak tangga satu persatu dan Leo sudah menunggu aily di bawah,leo melirik aily saat menuruni anak tangga dan aily berjalan ke arahnya


"Baiklah ayo berangkat" ucap aily dengan ramah,Leo kemudian memperhatikan Pakaiannya dari atas ke bawah


"pergi sarapan"ucap leo dengan nada tenang namun tatapannya masih dingin sedingin es,aily menghela nafas kemudian Memakan Roti selai Yang penting perut aily tidak terlalu kosong, leo melirik nya dengan Tatapan sedikit melembut


"dia cantik" batin leo dan terus menatapnya leoo tidak pernah mengalihkan pandangan darinya,setelah beberapa menit aily sudah selesai memakan roti selai,dan tatapan Leo hanya tertuju Kepada aily


"ayo?" tanya aily dengan senyuman,Tapi leo tidak bisa mendengar suara nya,karena leo Terlalu pokus memperhatikan wajah aily


"hey" ucap aily sambil melambaikan tangan di depan wajahnya,Leo kemudian memejamkan mata untuk menenangkan diri


"leo sadar" batin leo,leo kemudian membuka mata dan berdiri

__ADS_1


"ayo" ucap leo dengan tenang kemudian berjalan menuju keluar dari Mansion,dan diikuti aily dari belakang,Merekapun memasuki mobil dan tentunya Jean bawahan Leo yang akan mengemudikan mobil.


"jalan" Ucap leo dengan nada tegas lalu di angguki Jean


"Baik tuan" ucap Jean lalu menyalakan mobil Dan mulai menjalankan nya dengan kecepatan di atas rata rata, suasana masih canggung terlebih lagi leo hanya pokus dengan leptop nya, Di dalam mobil begitu sunyi tidak ada sepatah kata keluar dari mereka


Beberapa menit kemudian Mobil Berhenti di depan gerbang,Aily keluar dari dalam mobil kemudian berjalan Memasuki Kampus,aily berjalan di koridor Menuju kelas,setelah sampai di depan Kelas aily masuk ke dalam dan Di kelas sudah ada vania,Marvel,Aksara, gavin,marvin,rafael,Farzan menunggu aily


"akhirnya lo sampai juga"Gerutu Marvel aily hanya tersenyum dan berjalan ke arah mereka


" aduh akhirnya ibu ketua datang"Canda Farzan dan di ikuti tawa marvin dan gavin


"bisa aja kamu" Ucap aily dengan senyuman kemudian duduk


"Hm jadi perusahaan yang mana yang akan kita presentasi kan?" tanya Gavin dan di angguki rafael


"Perusahaan Dirgantara" Usul Vania yang membuat aily mata aily melebar


"Perusahaan dirgantara?" Tanya Marvel, Dan Vania menganggukkan kepala


"Tapi Gue gak yakin" Ucap aksara dan di angguki Marvel


"Kenapa gak yakin coba?" Tanya Rafael

__ADS_1


"Eh lo tahu,gue denger dengar Perusahaan dirgantara selalu menolak bahkan Kaka kelas kita gak ada yang berhasil dapetin Kontrak dengan perusahaan dirgantara,Gue gak yakin Kita bisa Mempresentasikan perusahaan dirgantara"pekik Marvel dan di angguki Gavin


"Don't worry Gavin Ada aily,Aily yang akan berbicara dengan CEO Dirgantara" Ucap Vania yang membuat mata Aily melebar karena ucapan Vania


"Kok aku?gak mau!!" aily menolaknya


"iya tuh Vania kita cari perusahaan yang lain aja" Ucap Marvin Dan di angguki Marvel


"lo pengen nilai kita gede kan?!" tanya Vania dan di angguki mereka


"jadi Kita harus Mempresentasikan perusahaan dirgantara" sambung Vania


"iya udah deh kita setuju" Ucap mereka dengan kompak


"Jadi gimana menurut lo Ai?"Gavin bertanya,aily menoleh ke arah mereka kemudian menghela nafas


"Ya udah deh iya" Ucap Aily dengan pasrah,Mereka tersenyum bahagia mendengarkan jawaban setuju aily.


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2