Masa Putih Biru

Masa Putih Biru
11


__ADS_3

🌹🌹🌹


AWAL


Siapa tau dibalik pertemuan yang tidak disangka sangka pasti ada perpisahan tidak akan terduga sama sekali.


(Vioni)


"Gue heran deh sya kenapa sih gue dipertemukan denggan orang yang seperti itu"Ucap Vioni kepada Tasya.


(Tasya)


"Mungkin loe jodoh kali sama Dia"Ucap Tasya yang hanya mendapatkan tatapan tajam langsung Vioni.


(Vioni)


"Enak aja loe bilang jodoh sama dia,,iih gue ngak mau punya pacar yang keling sok ganteng kayak gitu"Ucap Vioni sambil memasang muka yang seakan akan inggin muntah.


(Tasya)


"Ya loe sih pikiran nya ke Rizal mulu hingga lupa denggan seseorang yang ada didekat loe,coba deh loe bukak perasaan loe buat yang lain dan lupa kan Rizal yang ngak peka itu"Ucap Tasya yang mulai kesal denggan Vioni yang terus mengharapkan Rizal.


(Vioni)


"Mulut loe tuh enak bilang gituh lah gue boro boro mau melupakan nya tidak melihat dia seharian saja serasa dunia akan berhenti"


(Tasya)


"Yaelah Vio lebay amat loe,jampi jampi apa sih yang dikasih Rizal ke loe sampai Loe segitu sayang sama dia"Ucap Tasya yang sambil mengoyang goyangkan badan Vioni.


(Vioni)


"Iih apaan sih sya,udah akh loe sih yang ngak tau rasa nya jatuh cinta itu"Tasya yang mendenggar itu tidak terima.


(Tasya)


"Enak aja loe bilang ya jelas lah gue pernah jatuh Cinta"Vioni yang mendenggar itu langsung memulatkan bola mata nya yang mendenggar ucapan Tasya yang ngak percaya sama sekali.

__ADS_1


(Vioni)


"Kapan loe jatuh cinta dan sama siapa?"


(Tasya)


"Yaelah ngak perlu tampang loe kayak gitu amat kali,loe pikir gue ngak pernah jatuh cinta gue juga manusia kali loe pikir gue apa"Vioni yang mendenggar itu langsung tertawa terbahak bahak.


(Vioni)


"Hahahahaha siapa cowok yang buat loe jatuh cinta?"tanya nya disela sela tawa nya,Tasya yang mendenggar itu seketika langsung mencubit lenggan Vioni.


(Vioni)


"Aww sakit sya"Ucap Vioni yang langsung mengelus ngelus tanggan yang dicubit tadi.


(Tasya)


"Loe sih yang mulai duluan"Ucap nya sambil cemberut.


(Vioni)


(Vioni)


"Lah kenapa tuh bibir mintak dicium,cium sana tembok"ucap Vioni yang langsung menoleh ketembok.


(Tasya)


"iih loe mah,malas gue sama loe"kesal Tasya kepada Vioni yang terus becanda denggan Vioni.


(Vioni)


"siapa sih cowok yang loe naksir?"tanya nya denggan serius menatap Tasya.


(Tasya)


"Loe mau tau?"Ucap nya yang membalas tatapan Vioni denggan serius.

__ADS_1


(Vioni)


"Hati hati loe mandang gue kayak gitu ntar loe jatuh cinta sama gue"Tasya yang mendenggar itu langsung memalingkan pandangan nya.


(Tasya)


"Yaelah Vio,gue masih waras kali"Vioni yang mendenggar itu hanya menaiki bahunya dan tersenyum.


(Tasya)


"Ya jadi cowok yang gue naksir itu Dia"Ucap Tasya sambil menunjuk kearah cowok yang keling dan sok ganteng tersebut,Vioni yang melihat nya langsung terkejut.


(Vioni)


"WHAT??Loe ngak buta kan,yaallah Tasya loe perlu gue antar kerumah sakit jiwa"Ucap nya denggan nada terkejut.


(Tasya)


"Iih gue masih waras kali buktinya gue masih mencintai lawan jenis gue"Ucap nya sambil tersenyum melihat cowok tersebut.


(Vioni)


"Ngak benar nih,pasti ada kesalahan mata nih"Ucap nya sambil mengeleng gelengkan kepala.


(Tasya)


"Oh ya gue mau nanya sekali lagi loe benar benar ngak suka sama cowok tu kan"Ucap nya sambil menunjuk Cowok yang bagaikan tiang listrik.


(Vioni)


"Ya ngak lah,cowok kayak gitu gue ngak bakalan pernah suka,liat nya aja gue udah muak"Ucap Vioni denggan jujur.


(Vioni)


"Yaudah deh gue kekantin dulu ya hati hati tu bibir ntar dicium nyamuk"Ucap Vioni sambil berjalan.


(Tasya)

__ADS_1


"Enak aja mulut loe ngomong yang ada tuh mulut loe dicium Pak Tanjung"Ucap Tasya denggan sedikit teriak biar Vioni denggar,Vioni yang mendenggar itu hanya tertawa.


__ADS_2